Satu Visi Membangun Indramayu: Kunci Sinergi Infrastruktur dan Ekonomi
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - INDRAMAYU – Semangat kolaborasi untuk membawa Kabupaten Indramayu ke arah yang lebih sejahtera terus diperkuat melalui aksi nyata dan koordinasi strategis antar lembaga. Berbagai elemen, mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu hingga pemerintah desa, berkomitmen menyelaraskan program kerja demi kepentingan masyarakat luas.
Gerakan ini mengusung tema “Sinergitas Berkarya dalam Pembangunan untuk Indramayu Lebih Maju”, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap upaya pembangunan berdampak langsung dan positif bagi kesejahteraan warga Indramayu.
Peran Legislatif dalam Pembangunan Infrastruktur Desa
Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Dapil Indramayu II, H. Ibnu Risman Syah, menegaskan bahwa pembangunan di wilayah desa tidak dapat berjalan sendirian. Dapil Indramayu II sendiri mencakup empat kecamatan yaitu Juntinyuat, Krangkeng, Karangampel, dan Kedokanbunder.
Dalam kunjungan resesnya baru-baru ini, H. Ibnu Risman Syah secara langsung mengawal pembangunan jalan desa yang rusak di wilayah Indramayu. Upaya ini merupakan realisasi nyata untuk mengoptimalkan penyerapan aspirasi di sektor infrastruktur jalan desa, jembatan, dan irigasi.
“Sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa adalah kunci,” ujar Ibnu Risman Syah, menekankan urgensi kerjasama antar tingkatan pemerintahan. Keterlibatan aktif legislatif di lapangan memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
Sinkronisasi Program Infrastruktur dengan Kebutuhan Masyarakat
Sejalan dengan penguatan sinergitas pemerintah daerah dan desa, aspek infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam memastikan Indramayu yang lebih maju. Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu baru-baru ini menggelar rapat kerja intensif bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA).
Rapat tersebut menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan infrastruktur agar selaras dengan rencana tata ruang dan kebutuhan mendesak masyarakat. Perbaikan akses jalan dan sistem irigasi, yang merupakan urat nadi pertanian Indramayu, menjadi prioritas utama.
Tiga Pilar Sinergitas Pembangunan Indramayu
Pembangunan yang berkelanjutan di Indramayu ditopang oleh tiga pilar sinergitas yang menjadi panduan utama. Pilar pertama adalah Penguatan Ekonomi Mikro, melalui pengawalan akses permodalan bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM agar mereka dapat mandiri secara ekonomi.
Pilar kedua adalah Pembangunan Infrastruktur Terukur, yang memastikan setiap rupiah pembangunan fisik yang dikelola PUPR dan BAPPEDA berdampak langsung pada produktivitas warga. Infrastruktur yang efektif dan efisien menjadi fondasi penting bagi kemajuan ekonomi lokal.
Pilar ketiga, Penyerapan Aspirasi Berkelanjutan, menjadikan masa reses dan rapat kerja sebagai wadah krusial untuk mendengar suara akar rumput. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Indramayu yang lebih maju hanya bisa dicapai jika kita semua ‘Berkarya dalam Sinergi’,” tambah H. Ibnu Risman Syah dalam kesempatan kunjungannya. Ia menegaskan tidak boleh ada ego sektoral antara legislatif dan eksekutif, maupun antara pusat dan daerah.
Dengan satu visi untuk kesejahteraan masyarakat Indramayu, kolaborasi yang solid ini diharapkan mampu mendorong transformasi daerah. Indramayu diharapkan dapat bertransformasi menjadi daerah yang unggul dalam sektor agraris dan maritim, sekaligus memiliki ketahanan ekonomi nasional yang kuat melalui sinergi pembangunan yang berkelanjutan.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni
