KH Muhammad Adnan: Jejak Sang Ulama Nahdlatul Ulama Dikenang di Semarang
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Semarang berduka atas berpulangnya KH Muhammad Adnan, sosok yang dihormati di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 20.48 WIB di ruang ICU Rumah Sakit Samsoe Hidajat. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar NU, santri, serta masyarakat luas yang mengenal jejak pengabdiannya.
KH Muhammad Adnan dikenal luas atas perannya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah selama periode 1999 hingga 2013.
Selama 14 tahun memimpin, beliau mendedikasikan diri untuk membesarkan organisasi Islam terbesar di Indonesia di tingkat provinsi.
Selain itu, beliau juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang, sebuah institusi pendidikan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup dan dakwahnya.
Jejak Kepemimpinan dan Organisasi
Rekam jejak KH Muhammad Adnan tidak hanya terbatas pada kepemimpinannya di PWNU Jawa Tengah.
Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Tengah dan Korwil (Koordinator Wilayah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Tengah.
Pengalaman organisasi di berbagai tingkatan ini menunjukkan keluasan jejaring dan komitmennya dalam membina generasi muda dan kaderisasi di lingkungan NU.
Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang, yang berlokasi di Jalan Mulawarman Timur RT 03/RW 02, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, menjadi saksi bisu perjalanan dakwah dan pendidikan KH Muhammad Adnan.
Pesantren ini bukan sekadar tempat tinggal dan belajar bagi para santri, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang dipimpin oleh almarhum.
Keberadaannya menjadi warisan berharga yang akan terus hidup dan berkembang.
Prosesi Pemakaman dan Kehadiran Tokoh
Setelah disemayamkan di Kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan, jenazah KH Muhammad Adnan dijadwalkan untuk dimakamkan pada hari ini, Kamis, 8 Oktober 2026, tepat pukul 10.00 WIB.
Keputusan untuk menyemayamkan jenazah di pesantren yang diasuhnya mencerminkan kedekatan almarhum dengan santri dan lingkungan pendidikan yang telah dibinanya.
Sejak kabar wafatnya tersiar, RS Samsoe Hidajat, tempat almarhum dirawat, telah dipenuhi oleh para pelayat.
Berdasarkan pantauan NU Online, sejumlah tokoh penting telah hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Di antaranya adalah Wakil Wali Kota Semarang, H Iswar Aminuddin, yang turut merasakan kehilangan atas berpulangnya tokoh masyarakat.
Turut hadir pula Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, KH Hanief Ismail, serta mantan Sekretaris PWNU Jawa Tengah, KH Arja' Imroni.
Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan betapa luas pengaruh dan rasa hormat yang diberikan kepada almarhum.
Sejumlah mantan pengurus PWNU Jawa Tengah lainnya juga terlihat memberikan penghormatan, termasuk mantan Wakil Ketua Prof KH Najahan Musyafa', serta berbagai tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi keagamaan lainnya.
Kehadiran mereka menegaskan peran sentral KH Muhammad Adnan dalam dinamika keagamaan dan sosial di Jawa Tengah.
Ajakan Bertakziah
Bagi warga Nahdliyin dan masyarakat luas yang ingin memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum, dapat langsung mendatangi Kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan.
Alamat lengkap pesantren ini adalah di Jalan Mulawarman Timur RT 03/RW 02, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Kabar duka ini pertama kali diterima oleh NU Online pada pukul 20.48 WIB dari Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anashom.
Wafatnya KH Muhammad Adnan merupakan kehilangan besar bagi NU dan umat Islam di Indonesia, namun warisan pemikiran, pengabdian, dan nilai-nilai yang telah beliau tanamkan akan terus hidup dan menginspirasi.
Tanya Jawab Seputar KH Muhammad Adnan
Pertanyaan: Kapan dan di mana KH Muhammad Adnan dimakamkan?
Jawaban: Jenazah KH Muhammad Adnan dimakamkan pada Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB di Kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang.
Pertanyaan: Apa saja jabatan penting yang pernah diemban KH Muhammad Adnan?
Jawaban: KH Muhammad Adnan pernah menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Tengah (1999-2013), Pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang, mantan Wakil Ketua IPNU Jawa Tengah, dan mantan Korwil PMII Jawa Tengah.
Pertanyaan: Di mana jenazah KH Muhammad Adnan disemayamkan sebelum dimakamkan?
Jawaban: Jenazah disemayamkan di Kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang, di Jalan Mulawarman Timur RT 03/RW 02, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.