Guru Jateng Unggul Ciptakan Materi Digital via AI NotebookLM
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - SEMARANG - Ribuan guru dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah kini dibekali kemampuan canggih untuk mengembangkan materi pembelajaran digital berkat pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) bekerja sama dengan Universitas Semarang (USM). Kegiatan yang bertajuk "Terampil Mengelola Sumber Belajar Berbasis AI dengan NotebookLM" ini berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan inovasi pembelajaran.
Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang (PC) Pergunu, Kelompok Kerja Guru (KKG), serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Jawa Tengah.
Kolaborasi strategis antara PP Pergunu dan USM ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan menciptakan sumber belajar yang tidak hanya kreatif dan efektif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan belajar siswa di era digital.
Inisiatif Strategis PP Pergunu dalam Era Digitalisasi Pendidikan
Ketua Tim Sumber Daya Manusia (SDM) PP Pergunu, HM Faojin, menjelaskan bahwa program pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan total beban 36 jam pelajaran (JPL). Rangkaian kegiatan meliputi sesi pelatihan utama yang berlangsung selama 8 JPL pada tanggal 24 Oktober, dilanjutkan dengan sesi coaching clinic pada 25-26 Oktober selama 16 JPL. Peserta juga akan mengerjakan tugas mandiri pada 27 Oktober sebanyak 6 JPL, dan diakhiri dengan sesi diseminasi pada 31 Oktober yang juga mencakup 6 JPL.
Faojin menekankan bahwa tujuan utama pelatihan ini tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga menuntut peserta untuk mampu mengaplikasikan dan menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan pendidik lainnya.
"Peserta tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga harus mampu membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada guru lainnya," ujar Faojin.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini berfokus pada peningkatan kemampuan guru dalam mengelola sumber belajar berbasis AI menggunakan NotebookLM, menghasilkan karya yang dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar, serta menyebarluaskan praktik baik kepada sesama pendidik.
Peluang dan Tantangan AI dalam Dunia Pendidikan
Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, H Zainuddin, yang dalam sambutannya menyoroti dualisme perkembangan AI dalam dunia pendidikan.
Zainuddin mengakui bahwa AI menawarkan kemudahan signifikan bagi proses belajar mengajar, baik bagi guru maupun siswa.
Namun, ia juga mengingatkan akan pentingnya sikap kritis dalam pemanfaatan teknologi ini agar tidak menimbulkan ketergantungan yang berlebihan dan kemalasan berpikir.
"AI memberikan banyak kemudahan dalam proses pembelajaran.
Akan tetapi, kita juga harus mewaspadai dampak negatifnya, salah satunya membuat seseorang menjadi malas berpikir.
Tantangan lainnya adalah guru harus terus beradaptasi dan belajar secara aktif agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi," tegas Zainuddin.
Ia menekankan bahwa adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan merupakan kunci bagi para pendidik untuk tetap relevan di tengah arus perubahan teknologi yang pesat.
NotebookLM: Alat Canggih untuk Kreativitas Guru
Dalam sesi pemaparan materi, Direktur Kemahasiswaan USM sekaligus Direktur USM TV, Saiful Hadi, menekankan bahwa AI sejatinya adalah alat bantu yang memerlukan kontrol penuh dari manusia.
"AI hanyalah alat bantu.
Kita yang harus mengendalikan karena manusia memiliki kemampuan berpikir, menilai, dan mengambil keputusan.
Hasil yang diberikan AI harus kita koreksi terlebih dahulu, jangan langsung digunakan tanpa pemeriksaan," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kebijaksanaan guru dalam memanfaatkan teknologi adalah kunci agar AI benar-benar menjadi pendukung proses pembelajaran.
Trainer nasional sumber belajar berbasis AI NotebookLM, Ahmad Taufik, kemudian mendemonstrasikan kemampuan platform ini dalam mengolah berbagai sumber referensi menjadi produk pembelajaran yang lebih kaya dan bervariasi.
Salah satu keunggulan utama NotebookLM yang disorot adalah kemampuannya menghasilkan materi seperti presentasi dan infografis berdasarkan sumber yang dimasukkan pengguna.
"Keunggulan NotebookLM adalah hasil keluarannya dapat merujuk pada sumber yang kita masukkan.
Hal ini membantu guru mengembangkan materi pembelajaran berdasarkan referensi yang telah dipilih dan diperiksa," jelas Taufik.
Praktik Langsung dan Apresiasi Peserta
Sesi praktik menjadi puncak dari pelatihan ini, di mana para guru diajak untuk secara langsung menggunakan NotebookLM.
Berbagai fitur canggih diperkenalkan, mulai dari pembuatan slide presentasi interaktif, infografis informatif, kartu tanya-jawab, peta pikiran (mind map), hingga ringkasan audio dan video.
Peserta juga mendapatkan wawasan tambahan mengenai pembuatan kuis melalui Padlet Arcade dan simulasi penyusunan urutan tampilan peserta didik menggunakan permainan Duckrace.
Melalui sesi praktik ini, guru-guru mendapatkan pengalaman berharga dalam mengubah sumber referensi menjadi media pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik.
Suasana pelatihan semakin hidup dengan adanya sesi ice breaking dan forum tanya jawab yang aktif. Para peserta antusias berbagi kendala yang dihadapi dalam implementasi teknologi, sementara narasumber memberikan solusi praktis. Salah seorang perwakilan peserta mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pelatihan yang dinilai tepat waktu, nyaman, dan mudah diikuti berkat panduan praktik bertahap. "Materi yang banyak menjadi lebih mudah dipahami, bahkan mengikuti kegiatan dari pagi sampai sore pun tidak terasa melelahkan," ungkapnya. Dengan bekal keterampilan baru ini, PP Pergunu berharap para guru di Jawa Tengah semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan berkualitas.