Respons Pelatih Persib Usai 11 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, akhirnya memberikan tanggapan resmi setelah sebelas pemain andalannya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Championship 2026. Pemanggilan massal ini menjadi tantangan besar bagi klub berjuluk Maung Bandung tersebut dalam mempersiapkan tim menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Turnamen bergengsi Piala AFF atau ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Guna menghadapi kompetisi Asia Tenggara ini, Skuad Garuda telah memulai pemusatan latihan (TC) di Bali yang berlangsung pada 5 hingga 11 Juli.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herman, sebelumnya telah merilis daftar 50 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan tersebut. Dari puluhan nama yang dipanggil oleh juru taktik asal Kanada itu, Persib Bandung tercatat menyumbangkan delegasi terbanyak dengan total sebelas pemain.
Dominasi Persib Bandung sebagai penyumbang pemain terbanyak tidak lepas dari langkah agresif manajemen dalam merekrut pemain berlabel tim nasional selama dua musim terakhir. Langkah strategis ini memperkuat kedalaman skuad Maung Bandung sekaligus menjadikannya sebagai tulang penggawa utama tim nasional Indonesia.
Daftar Pemain Persib Bandung yang Dipanggil Timnas Indonesia
Dua rekrutan anyar untuk musim 2026/2027, yakni Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar panggil tersebut. Kehadiran kedua pemain naturalisasi ini semakin menambah daftar panjang penggawa Persib yang harus merapat ke pemusatan latihan di Bali.
Selain Ragnar dan Sandy, nama-nama beken lain seperti Teja Paku Alam, Saddil Ramdani, Dion Markx, dan Kakang Rudianto juga turut dipanggil oleh John Herman. Skuad ini semakin lengkap dengan masuknya Marc Klok, Thom Haye, Adam Alis, Eliano Reijnders, serta gelandang muda potensial Beckham Putra Nugraha.
Kehilangan sebelas pemain utama dalam waktu yang bersamaan diakui sangat memengaruhi program latihan persiapan pra-musim Persib Bandung. Igor Tolic harus memutar otak demi menjaga kestabilan tim yang juga tengah bersiap menghadapi kompetisi domestik dan Asia.
Akibat pemanggilan ini, Maung Bandung dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Kendala ini memaksa tim pelatih untuk merancang ulang komposisi skuad dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersisa.
Dampak Pemanggilan terhadap Persiapan Maung Bandung
Igor Tolic menjelaskan bahwa situasi tahun ini sangat khusus karena fokus utama beberapa pemain pilar terbagi dengan agenda penting tim nasional. Kendati demikian, juru taktik asal Kroasia tersebut menegaskan komitmen penuh klub untuk mendukung kemajuan sepak bola Indonesia.
"Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk kompetisi mereka," ujar Igor Tolic sebagaimana dikutip dari situs resmi klub Persib Bandung. "Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional, dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional," tambahnya.
Untuk mengatasi ketimpangan skuad, Tolic saat ini terus menjalin komunikasi intensif dengan jajaran staf kepelatihan Timnas Indonesia. Komunikasi ini bertujuan untuk mencari jalan tengah terkait ketersediaan beberapa pemain kunci yang mungkin bisa memperkuat klub di laga-laga tertentu.
"Jadi, kami mencoba berkomunikasi dengan mereka juga untuk beberapa pemain agar tersedia bagi kami," ungkap mantan pelatih tersebut menjelaskan upayanya. "Mereka (Timnas) akan membuat pilihan, dan kami perlu tahu siapa saja yang kami miliki untuk pertandingan nanti," sambung Tolic.
Strategi Igor Tolic dan Fokus Menuju AFC Champions League Two
Ketidakpastian jumlah pemain yang bisa dimainkan membuat Persib Bandung akan mengombinasikan pemain asing dan talenta muda di turnamen pramusim mendatang. Tolic juga menegaskan bahwa manajemen tidak mematok target tinggi atau ekspektasi berlebih dalam gelaran Piala Presiden 2026.
"Jadi kami sebenarnya masih belum tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki," tutur Tolic mengenai kondisi ketidakpastian skuadnya saat ini. "Kami akan menjadi kombinasi dari para pemain asing dan pemain-pemain muda, jadi kita tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden," tegasnya.
Alih-alih memburu gelar juara, Tolic akan memanfaatkan ajang Piala Presiden 2026 murni sebagai sarana uji coba dan pemanasan taktis. Turnamen pra-musim ini dianggap sebagai persiapan krusial sebelum mereka mengarungi ketatnya kompetisi Super League dan AFC Champions League Two.
