Kronologi Dugaan Perselingkuhan Oknum Polisi dan Pegawai Kejari Baubau yang Viral
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Sebuah video viral menggemparkan media sosial setelah menampilkan aksi konfrontasi emosional antara seorang wanita yang mengaku sebagai mertua dengan oknum anggota kepolisian di Baubau, Sulawesi Tenggara. Kejadian tersebut menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota Polres Buton berinisial SSR (30) dengan seorang wanita berinisial FMS yang disebut sebagai pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau.
Peristiwa ini pertama kali mencuat ke publik setelah rekaman video diunggah melalui akun Instagram @infobutonraya pada Rabu, 8 Juli 2026. Video tersebut dengan cepat tersebar luas dan memicu berbagai reaksi dari warganet yang menyayangkan perilaku oknum yang bersangkutan.
Detik-Detik Kejadian di Jalan Poros Baubau-Batauga
Insiden konfrontasi tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Poros Baubau–Batauga, tepatnya berlokasi di wilayah Kelurahan Lakaumba, Kecamatan Batauga, pada waktu malam hari. Lokasi yang berada di jalan umum tersebut membuat kejadian itu menarik perhatian masyarakat sekitar yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah mobil berhenti di pinggir jalan dengan kondisi situasi yang cukup tegang di sekitarnya. Mertua dari SSR terlihat sangat emosional dan secara langsung mendatangi menantunya yang saat itu sedang berada di dalam mobil bersama wanita lain.
Situasi sempat memanas ketika sang mertua meminta orang di sekitarnya untuk mendokumentasikan wajah wanita yang berada di dalam mobil bersama menantunya. Sambil menunjukkan kemarahan, ia terdengar melontarkan kalimat bernada kekecewaan, "Rekam wanita itu, teganya kamu selingkuh di belakang anak saya."
Pria berinisial SSR yang berada di dalam mobil berusaha menanggapi situasi tersebut dengan memberikan penjelasan kepada mertuanya di tengah kerumunan. Namun, sang pria hanya terdengar menjawab singkat, "Saya bisa jelaskan, Bu," di tengah emosi yang masih meluap-luap dari pihak mertuanya.
Identitas Pihak Terlibat dan Keterangan Awal
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria berinisial SSR diketahui merupakan anggota aktif di Polres Buton yang kini berusia 30 tahun. Di sisi lain, wanita yang berada bersamanya dalam mobil diidentifikasi berinisial FMS, yang dikabarkan bekerja di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau.
Meskipun identitas keduanya telah menyebar luas di media sosial, hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari instansi terkait yang membenarkan adanya pelanggaran hukum. Pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan yang menyimpulkan adanya hubungan terlarang atau sanksi disiplin bagi oknum yang bersangkutan.
Dugaan ini sendiri bermula dari keterangan istri SSR yang berinisial P, yang sebelumnya telah menaruh curiga. P memperoleh informasi mengenai keberadaan suaminya bersama seorang perempuan lain, yang kemudian memicu aksi pelacakan hingga berujung pada konfrontasi di pinggir jalan tersebut.
Dampak Viralnya Video di Media Sosial
Kehadiran video ini di media sosial menyebabkan arus kendaraan di sekitar lokasi kejadian sempat melambat karena banyaknya warga yang penasaran. Masyarakat yang berada di tempat kejadian tampak menyaksikan adu argumen tersebut, yang kemudian menciptakan suasana riuh dan perhatian publik yang besar.
Kejadian ini menambah panjang daftar kasus serupa yang viral di media sosial, di mana masyarakat kerap menggunakan platform digital sebagai alat untuk meluapkan kekecewaan atau mencari keadilan. Hingga kini, belum ada tindak lanjut resmi dari pihak Polres Buton maupun Kejari Baubau mengenai sanksi bagi oknum yang terlibat.
Publik kini menantikan transparansi mengenai kelanjutan kasus ini, terutama terkait verifikasi kebenaran dugaan perselingkuhan tersebut. Kasus ini diharapkan dapat diselesaikan dengan prosedur internal masing-masing instansi terkait guna menjaga integritas institusi aparat penegak hukum dan pegawai publik di wilayah tersebut.
