Integrasi Fiqih dan Keuangan Syariah Jadi Fokus Utama Halaqah Ma'had Aly

Table of Contents
Integrasi Fiqih dan Keuangan Syariah Jadi Fokus Halaqah Ma'had Aly di Krapyak
Integrasi Fiqih dan Keuangan Syariah Jadi Fokus Utama Halaqah Ma'had Aly

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - NU Online Institute secara resmi menjalin kerja sama dengan Ma'had Aly Krapyak Ali Maksum, Yogyakarta untuk menggelar Halaqah Penguatan Kurikulum Ma'had Aly pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi institusi pendidikan pesantren untuk merespons dinamika ekonomi yang berkembang pesat di Indonesia.

Menjawab Tantangan Ekonomi Syariah Modern

Kegiatan ini secara spesifik mengusung tema Integrasi Fiqih dan Ekosistem Keuangan Syariah Modern sebagai poin utama diskusi. Forum ini dirancang untuk memperkuat peran Ma'had Aly dalam menjawab berbagai tantangan kompleks yang muncul dalam perkembangan ekonomi syariah saat ini.

Ma'had Aly dituntut untuk hadir sebagai pusat otoritas keilmuan yang kompeten dalam arus ekonomi syariah, bukan sekadar menjadi komentator pasif. Lulusannya harus mampu terlibat aktif karena telah memiliki modal dasar yang kuat melalui penguasaan fiqih, ushul fiqih, serta kedalaman turats yang mumpuni.

Ketua Umum Asosiasi Ma'had Aly (Amaly), KH Nur Salikin, menekankan pentingnya langkah-langkah yang lebih aplikatif dalam pengembangan kurikulum. Ia menyatakan bahwa ikhtiar pendidikan harus semakin hadir untuk menjawab kebutuhan nyata umat di tengah masyarakat.

Membangun Jembatan antara Kurikulum dan Praktik

Menjawab Tantangan Ekonomi Syariah Modern

Mudir Ma'had Aly Krapyak, KH Afif Muhammad, menyampaikan optimisme bahwa halaqah ini dapat memberikan arah bagi tantangan masa depan di sektor ekonomi syariah. Ia berharap kegiatan ini mampu menghasilkan gagasan konkret untuk penguatan kurikulum yang relevan di lingkungan pesantren.

Kiai Afif secara terbuka menyoroti adanya kesenjangan yang nyata antara teori dalam kurikulum dengan praktik pelaksanaan di lapangan dalam sektor ekonomi syariah. Oleh karena itu, majelis ini dinilai sangat bermanfaat untuk mengupayakan terbukanya peluang baru dalam sistem pendidikan Islam.

Ia menambahkan bahwa lulusan Ma'had Aly diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dan lebih bermanfaat dalam sistem ekonomi syariah di masa mendatang. Harapan ini menjadi pendorong utama bagi para mudir dan pengelola Ma'had Aly untuk segera melakukan pembaruan kurikulum.

Sinergi Lintas Sektor dan Kelembagaan

Kegiatan ini mendapatkan perhatian luas karena dihadiri oleh berbagai pihak strategis yang kompeten di bidang keuangan nasional. Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), H Ahmad Zaky, serta Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Setiawan Budi Utomo, turut hadir memberikan pandangan mereka.

Selain para pemangku kebijakan, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama NU Online, H Hamzah Sahal, dan Direktur NU Online Institute, Ahmad Mundzir. Sinergi ini juga melibatkan para mudir dari berbagai Ma'had Aly yang tersebar di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Hadirnya berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum menunjukkan keseriusan untuk mengintegrasikan keilmuan pesantren dengan kebutuhan industri keuangan modern. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam teologi, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan ekonomi global.

Baca Juga

Loading...