Rudal Iran Paksa Warga Israel Kembali ke Bunker Darurat

Table of Contents
Iran missile strikes force Israelis into shelters again | AP News
Rudal Iran Paksa Warga Israel Kembali ke Bunker Darurat

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Serangan rudal besar-besaran dari Iran memaksa penduduk di wilayah tengah Israel untuk berulang kali masuk ke bunker perlindungan pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Eskalasi ini terjadi menyusul serangan udara besar yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran sebelumnya pada hari yang sama.

Layanan penyelamatan Magen David Adom melaporkan seorang wanita di daerah Tel Aviv tewas akibat luka-luka yang diderita selama serangan tersebut. Selain itu, setidaknya 90 orang dirawat karena luka ringan dan satu pria mengalami luka serius di berbagai lokasi serangan.

Dampak Serangan di Tel Aviv dan Sekitarnya

Sirene serangan udara meraung-raung di kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Ramat Gan saat sistem pertahanan udara berusaha mencegat proyektil yang datang. Hingga Sabtu malam, militer Israel mengonfirmasi bahwa puluhan rudal balistik telah diluncurkan oleh pihak Teheran ke arah wilayah mereka.

Di lingkungan campuran Arab-Yahudi di Jaffa, lebih dari 100 orang berdesakan di perlindungan publik bawah tanah sebuah taman kota untuk mencari keamanan. Warga yang terdiri dari keluarga Muslim dengan anak-anak kecil serta penganut Yahudi religius harus berbagi ruang sempit di tengah situasi genting tersebut.

Umat Muslim yang berada di tempat perlindungan terpaksa berbuka puasa atau iftar di dalam bunker karena serangan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Sementara itu, warga Yahudi tetap menjalankan ibadah meski berada di bawah ancaman konstan serangan udara yang tidak kunjung berhenti.

Kesaksian Warga di Tengah Konflik

Dampak Serangan di Tel Aviv dan Sekitarnya

"Tentu saja kami sudah menduga hal ini, meski kami sebenarnya tidak ingin ini benar-benar terjadi," ujar Idit Cohen, seorang warga yang berlindung di dekat taman. Ia menambahkan bahwa momen mencekam ini justru memperlihatkan bagaimana komunitas lokal bisa saling bersatu untuk bertahan hidup bersama.

Anak laki-laki Cohen menerima panggilan darurat untuk tugas cadangan militer dan dibantu oleh seorang asing yang bersedia mengantarnya ke pangkalan. Padahal, pengemudi tersebut adalah seorang Yahudi religius yang biasanya tidak mengemudi pada hari Sabat sesuai dengan tradisi agamanya.

Igor Libenson, seorang pekerja konstruksi dan ayah dari dua anak, menyatakan bahwa keluarganya mulai merasa lelah dengan rutinitas berpindah ke bunker. Ia menyebutkan bahwa anak-anaknya yang berusia 4 dan 7 tahun sudah mulai terbiasa karena situasi serupa pernah terjadi pada Juni lalu.

Krisis Fasilitas Perlindungan Warga

Maya Tutian, warga Tel Aviv lainnya, menekankan bahwa rezim Iran bukan hanya ancaman bagi mereka yang tinggal di Israel saat ini. Menurutnya, konflik ini berdampak luas dan menjadi ancaman serius bagi keamanan seluruh dunia dalam jangka waktu yang panjang.

Masalah akses bunker masih menjadi isu krusial di wilayah miskin dan pedesaan, terutama di komunitas Arab serta Bedouin yang minim fasilitas. Laporan dari Forum Koeksistensi Negev menyebutkan bahwa dua pertiga minoritas Bedouin sama sekali tidak memiliki akses ke fasilitas perlindungan yang memadai.

Akibat kurangnya fasilitas resmi, banyak keluarga Bedouin terpaksa membangun tempat perlindungan mandiri dari bahan bekas seperti kontainer baja atau truk yang dikubur. Langkah ini diambil sebagai upaya terakhir untuk melindungi diri dari hantaman rudal balistik Iran yang memiliki daya ledak sangat tinggi.

Pemerintah Israel telah mengeluarkan peringatan nasional dan menetapkan status siaga tinggi dengan membatalkan seluruh kegiatan sekolah di seluruh negeri. Polisi dan tim medis tetap disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi adanya serangan susulan yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan serangan rudal Iran ke Israel terjadi?

Serangan terjadi pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai balasan atas serangan gabungan AS dan Israel.

Berapa jumlah korban dalam serangan rudal tersebut?

Satu wanita di Tel Aviv dilaporkan tewas, satu pria luka serius, dan setidaknya 90 orang mengalami luka ringan.

Bagaimana kondisi warga di tempat perlindungan?

Warga berdesakan di bunker bawah tanah, termasuk umat Muslim yang terpaksa berbuka puasa (iftar) di dalam tempat perlindungan karena situasi darurat.

Wilayah mana yang paling terdampak krisis fasilitas perlindungan?

Wilayah miskin, kota-kota Arab, dan komunitas Bedouin di Negev dilaporkan sangat kekurangan akses ke bunker perlindungan standar.



Ditulis oleh: Rizky Ramadhan

Baca Juga

Loading...