Momen Prabowo Bantu Quraish Shihab Turun Panggung, Simbol Penghormatan Tinggi

Table of Contents
Momen Prabowo Bantu Quraish Shihab Turun dari Panggung Usai Ceramah
Momen Prabowo Bantu Quraish Shihab Turun Panggung, Simbol Penghormatan Tinggi

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Presiden terpilih Prabowo Subianto menunjukkan sikap hormat mendalam kepada ulama senior Prof. Dr. Quraish Shihab dalam acara Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta. Prabowo terlihat sigap membantu mantan Menteri Agama tersebut turun dari panggung usai menyampaikan ceramahnya pada Selasa (10/3/2026) malam.

Momen penuh kepedulian ini terekam jelas dan langsung menarik perhatian publik luas. Interaksi tersebut menjadi perbincangan hangat, menekankan pentingnya adab dan penghargaan terhadap tokoh agama di Indonesia.

Sikap Hormat di Acara Nuzulul Quran

Acara peringatan Nuzulul Quran berlangsung khidmat, dengan Prof. Dr. Quraish Shihab sebagai penceramah utama. Beliau menyampaikan tausiyah mendalam di hadapan para hadirin, termasuk Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Setelah selesai berceramah, Quraish Shihab tampak dibantu dua panitia untuk menuruni tangga panggung. Namun, Prabowo dengan cepat berdiri dari kursinya dan menghampiri Quraish Shihab untuk turut membantu.

Sikap Hormat di Acara Nuzulul Quran

Prabowo dengan sigap membantu Quraish Shihab menuruni anak tangga panggung, bahkan sempat berbincang singkat dengannya. Prabowo terlihat menunduk saksama mendengarkan, lalu memberikan gestur namaste dan ucapan terima kasih sebelum membantu Quraish Shihab kembali ke kursi.

Doa Khusus untuk Kepemimpinan Prabowo

Dalam ceramahnya, Quraish Shihab secara khusus memanjatkan doa bagi Prabowo Subianto agar senantiasa mendapat pertolongan Allah SWT. Doa tersebut berisi permohonan kekuatan bagi Prabowo dalam menjalankan amanah kepemimpinan, terutama untuk menegakkan perdamaian dan keadilan.

"Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden," ujar Quraish Shihab, mengutip gurunya Syekh Mutawalli Sya'rawi. "Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan, baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan," katanya.

Ia melanjutkan doanya yang relevan dengan tugas memimpin bangsa: "Kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat, dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat, maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak." Quraish Shihab menutup doanya dengan harapan agar Prabowo selalu dibantu Tuhan dalam menegakkan keadilan dan perdamaian, serta rakyat dapat ikut membantu.



Ditulis oleh: Rudi Hartono

Baca Juga

Loading...