Menlu Iran Araghchi Bantah Kabar Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Table of Contents
Menlu Iran Araghchi Tegaskan Khamenei Masih Hidup - Harianjogja.com
Menlu Iran Araghchi Bantah Kabar Kematian Ayatollah Ali Khamenei

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi membantah laporan mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam pernyataan resminya pada Minggu (1/3/2026), Araghchi menegaskan bahwa seluruh pucuk pimpinan negara berada dalam kondisi selamat.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meredam spekulasi liar yang berkembang di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang kian memanas. Araghchi memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di Teheran meskipun tekanan militer dari pihak asing terus meningkat secara signifikan.

"Saya tahu mereka tetap hidup, begitu pula Kepala Peradilan dan Ketua Parlemen," ujar Araghchi dalam sebuah rekaman pernyataan terbaru. Ia menambahkan bahwa seluruh pejabat tinggi tetap menjalankan fungsinya masing-masing dari posko keamanan yang telah ditentukan oleh otoritas negara.

Araghchi juga menekankan bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional tetap bekerja aktif guna menangani dinamika pertahanan yang terjadi. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban resmi atas rumor ketidakstabilan pemerintahan yang sempat mengguncang sentimen pasar internasional dan kawasan.

Latar Belakang Rumor Kematian Khamenei

Sebelumnya, kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei yang kini berusia 86 tahun sempat dilaporkan secara luas oleh berbagai media Barat. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Sabtu waktu setempat mengeklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran tersebut telah tewas dalam sebuah operasi militer.

Laporan dari kantor berita Reuters juga mengutip pernyataan pejabat senior Israel yang menyebutkan jasad Khamenei ditemukan pascaserangan udara gabungan. Serangan udara masif yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menyasar titik-titik strategis di pusat kota Teheran dan sekitarnya.

Latar Belakang Rumor Kematian Khamenei

Citra satelit yang beredar menunjukkan tingkat kerusakan yang signifikan pada kompleks kediaman resmi pemimpin tertinggi di ibu kota Iran tersebut. Hal inilah yang memicu spekulasi awal bahwa serangan tersebut berhasil mengenai target utama di jantung kekuasaan Republik Islam Iran.

Meski demikian, Araghchi bersikeras bahwa sistem pemerintahan tetap solid dan mampu menangani dampak dari kampanye pengeboman tersebut. Ia meminta masyarakat internasional untuk tidak terprovokasi oleh propaganda yang sengaja disebarkan oleh pihak lawan selama masa konflik berlangsung.

Kondisi Terkini di Teheran dan Dampak Kawasan

Pemerintah Iran mengklaim bahwa dinamika keamanan nasional saat ini masih berada di bawah kendali penuh militer dan Garda Revolusi (IRGC). "Semua orang sekarang berada di posisinya dan kami sedang menangani situasi ini dengan sangat baik," tegas Menlu Araghchi menutup pernyataannya.

Dampak dari eskalasi ini mulai terasa secara global, di mana seluruh penerbangan menuju Timur Tengah dari Bandara Soekarno-Hatta dilaporkan telah dibatalkan. Ribuan jemaah umrah asal Indonesia juga dikabarkan masih tertahan di Arab Saudi menunggu situasi wilayah udara kembali dinyatakan aman.

Situasi di Teheran sendiri dilaporkan tetap kondusif meski kewaspadaan tinggi tetap diberlakukan oleh otoritas keamanan di setiap sudut kota. Masyarakat diminta tetap tenang sembari menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait langkah-langkah pertahanan nasional berikutnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak Gedung Putih maupun Tel Aviv mengenai bantahan yang disampaikan oleh Abbas Araghchi. Ketegangan di kawasan diperkirakan masih akan berlanjut mengingat klaim IRGC yang mengancam akan menutup Selat Hormuz sebagai bentuk balasan.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa yang membantah kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei?

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi membantah kabar tersebut dan memastikan Khamenei masih hidup.

Mengapa sempat muncul rumor kematian pemimpin tertinggi Iran?

Rumor muncul setelah Presiden AS Donald Trump memberikan klaim pada Sabtu waktu setempat dan adanya serangan udara gabungan AS-Israel ke Teheran.

Bagaimana kondisi pejabat tinggi Iran lainnya menurut Araghchi?

Abbas Araghchi menegaskan bahwa Kepala Peradilan, Ketua Parlemen, dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional semuanya dalam kondisi selamat.

Kapan pernyataan resmi ini disampaikan?

Pernyataan tersebut dirilis pada hari Minggu, 1 Maret 2026, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah.



Ditulis oleh: Rizky Ramadhan

Baca Juga

Loading...