Jeb Bush dan UANI Puji Serangan AS-Israel ke Iran: 'Era Teror Berakhir'
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Mantan Gubernur Florida, Jeb Bush, bersama organisasi pengawas United Against a Nuclear Iran (UANI), secara resmi menyatakan dukungan penuh atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada hari Sabtu. Operasi militer yang diberi sandi "Operation Epic Fury" ini diperintahkan langsung oleh Presiden Donald Trump sebagai respons atas ancaman nuklir dan terorisme yang terus berlanjut dari Teheran.
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menegaskan dalam sesi darurat PBB bahwa tindakan tersebut merupakan langkah hukum untuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Menurutnya, langkah ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan global yang terancam oleh aktivitas agresif rezim Iran selama beberapa dekade terakhir.
Dukungan dari Tokoh Republik dan UANI
Kelompok kebijakan publik UANI, yang dipimpin oleh Bush dan Duta Besar Mark Wallace, memberikan apresiasi atas keberanian tentara AS dan Israel yang terlibat dalam misi bersejarah ini. Mereka menyatakan bahwa Presiden Trump telah mengambil keputusan berani setelah upaya diplomasi selama bertahun-tahun gagal membuahkan hasil damai.
"Kami memuji Presiden Trump atas keputusan beraninya meluncurkan operasi militer ini," ujar Bush dan Wallace kepada Fox News Digital. Mereka menambahkan bahwa selama 47 tahun, rezim Iran telah menyebarkan kekerasan dan kesengsaraan bagi rakyatnya sendiri serta seluruh wilayah Timur Tengah.
Bush dan Wallace menekankan bahwa tanggung jawab atas eskalasi ini sepenuhnya berada di tangan Ayatollah Khamenei. Laporan dari berbagai sumber Israel pada Sabtu sore menyebutkan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang berusia 86 tahun tersebut telah dinyatakan tewas pasca serangan berlangsung.
Fokus Serangan pada Kapabilitas Militer
Pihak UANI mengklarifikasi bahwa operasi gabungan ini tidak ditujukan kepada rakyat sipil Iran, melainkan kepada kapabilitas mematikan milik rezim Khamenei. Pernyataan tersebut menekankan harapan agar rakyat Iran dapat segera mengambil kembali kendali atas negara mereka menuju masa depan yang lebih makmur.
"Sang Jagal Teheran telah mati," tambah Bush dan Wallace dalam pernyataan publik terpisah. Mereka menggambarkan momen ini sebagai titik balik bagi rakyat Iran yang telah lama menderita di bawah tekanan rezim represif yang sering melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
Dukungan dari Jeb Bush ini juga menarik perhatian karena menunjukkan hubungan yang mulai membaik dengan Donald Trump pasca persaingan sengit di primari 2016. Bush memuji langkah pemerintahan Trump sebagai peluang transformasional dalam menjaga keamanan nasional dan kepentingan sekutu Amerika Serikat di luar negeri.
Dampak Strategis Operation Epic Fury
Operasi militer ini menandai babak baru dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Timur Tengah. Dengan tewasnya tokoh kunci rezim, konstelasi politik di kawasan tersebut diprediksi akan mengalami perubahan drastis dalam waktu dekat.
UANI terus berkomitmen untuk memberikan saran kepada pembuat kebijakan mengenai risiko hukum dan finansial dalam menjalin hubungan komersial dengan Iran. Fokus utama organisasi ini tetap pada pencegahan pengembangan senjata pemusnah massal oleh rezim yang dianggap sebagai sponsor utama terorisme global.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu Operation Epic Fury?
Operation Epic Fury adalah nama sandi untuk serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sasaran strategis dan militer di Iran yang dilakukan atas perintah Presiden Donald Trump.
Siapa yang memimpin organisasi United Against a Nuclear Iran (UANI)?
UANI dipimpin bersama oleh mantan Gubernur Florida Jeb Bush dan Duta Besar Mark Wallace.
Apa status Ayatollah Khamenei setelah serangan tersebut?
Berdasarkan laporan dari sumber-sumber Israel, Ayatollah Khamenei dinyatakan tewas pada Sabtu sore pasca serangan militer berlangsung.
Mengapa serangan ini dianggap sah oleh Amerika Serikat?
Duta Besar AS Mike Waltz menyatakan bahwa serangan tersebut adalah tindakan sah berdasarkan hukum internasional demi mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan menjaga keamanan global.
Ditulis oleh: Maya Sari
