Serangan AS dan Israel ke Iran: Fakta Operasi Epic Fury

Table of Contents
What to Know About the U.S. Attacks on Iran - The New York Times
Serangan AS dan Israel ke Iran: Fakta Operasi Epic Fury

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada hari Sabtu waktu setempat. Presiden Donald Trump menggambarkan aksi ini sebagai upaya strategis untuk mendorong perubahan rezim di Teheran.

Serangan udara terkoordinasi ini merupakan puncak dari ketegangan selama berminggu-minggu terkait program nuklir Iran. Langkah militer diambil setelah negosiasi terakhir antara pejabat Amerika dan Iran pada hari Kamis berakhir tanpa kesepakatan.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat secara resmi menamai operasi tempur ini dengan sebutan "Operasi Epic Fury". Presiden Trump mengumumkan bahwa operasi tempur utama sedang berlangsung untuk merespons ketidakinginan kepemimpinan Iran memenuhi tuntutan AS.

Latar Belakang dan Tujuan Operasi

Ketegangan terbaru ini bermula pada Januari lalu saat Trump berjanji membantu pengunjuk rasa di Iran. Pemerintah Iran dituduh menggunakan kekuatan mematikan untuk menekan kerusuhan publik yang terjadi di dalam negeri.

Dalam rekaman pernyataannya, Trump mendesak rakyat Iran untuk segera mengambil alih pemerintahan setelah aksi militer berakhir. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah peluang bagi generasi mendatang untuk mendapatkan bantuan Amerika yang selama ini dinantikan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa keterlibatan Israel bertujuan untuk menghapus ancaman eksistensial di Timur Tengah. Netanyahu berharap serangan gabungan ini menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk menentukan nasib mereka sendiri secara bebas.

Latar Belakang dan Tujuan Operasi

Target Serangan dan Lokasi Ledakan

Laporan dari kantor berita Fars menyebutkan ledakan hebat terjadi di beberapa kota seperti Qom, Kermanshah, Isfahan, dan Karaj. Di Teheran, asap tebal terlihat menyelimuti langit di dekat kediaman pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Video yang diverifikasi menunjukkan serangan menghantam area sensitif yang menampung Istana Kepresidenan dan Dewan Keamanan Nasional. Selain itu, fasilitas penting seperti Kementerian Intelijen juga dilaporkan menjadi target utama dalam serangan gelombang pertama.

Pejabat keamanan Israel mengungkapkan bahwa fokus utama serangan adalah melumpuhkan sebanyak mungkin pemimpin militer Iran. Angkatan Udara Israel juga melakukan pengeboman luas terhadap berbagai target militer strategis di wilayah Iran bagian barat.

Respons Iran dan Dampak Regional

Korps Garda Revolusi Iran segera membalas dengan meluncurkan rentetan rudal dan drone ke arah wilayah Israel. Serangan balasan ini juga menyasar pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Teluk.

Pangkalan yang menjadi target meliputi Al Udeid di Qatar, Ali Al Salem di Kuwait, serta Al Dhafra di UEA. Markas besar Armada Kelima AS di Bahrain juga dilaporkan menjadi sasaran rudal balasan dari pihak Iran.

Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi bahwa mereka berhasil menggagalkan sejumlah serangan yang mengarah ke wilayah kedaulatan mereka. Para pakar memperingatkan bahwa konflik ini dapat meluas mengingat banyaknya aset militer Amerika di negara-negara teluk.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu Operasi Epic Fury?

Operasi Epic Fury adalah nama kode yang diberikan oleh Departemen Pertahanan AS untuk serangan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada hari Sabtu.

Kota mana saja di Iran yang menjadi target serangan?

Beberapa kota yang dilaporkan mengalami ledakan antara lain Teheran, Qom, Kermanshah, Isfahan, dan Karaj.

Mengapa Amerika Serikat menyerang Iran?

Serangan dipicu oleh kebuntuan negosiasi program nuklir, penindasan terhadap pengunjuk rasa di Iran, dan tujuan politik untuk mendorong perubahan rezim.

Bagaimana reaksi Iran terhadap serangan tersebut?

Iran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke Israel serta menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain.



Ditulis oleh: Agus Pratama

Baca Juga

Loading...