Peternak Kuningan Sambut Program Sapi Perah Makan Bergizi Gratis
![]()
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Peternak sapi perah di Kabupaten Kuningan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah membangun peternakan sapi perah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dinilai sebagai peluang besar guna memacu peningkatan produksi susu daerah secara signifikan.
Program nasional tersebut diprediksi akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para peternak di tingkat lokal. Para pelaku usaha berharap implementasi kebijakan ini tetap memprioritaskan keterlibatan aktif dari para peternak rakyat kecil.
Dukungan Koperasi dan Harapan Distribusi Merata
Ketua I Koperasi Produsen Karya Nugraha Jaya Kuningan, Udir Sudirja, menilai tambahan populasi sapi perah sangat krusial untuk memperkuat basis produksi. Menurutnya, distribusi sapi harus dilakukan secara transparan agar manfaatnya dapat dirasakan merata oleh seluruh anggota koperasi.
“Kami menyambut baik program pemerintah, harapannya sapi impor bisa disalurkan kepada peternak lokal,” ujarnya kepada RRI pada Jumat, 13 Februari 2026. Hal ini ditekankan untuk memastikan bahwa peternak di daerah tidak hanya menjadi penonton dalam kebijakan besar tersebut.
Selain distribusi ternak, skema pembiayaan juga menjadi poin penting yang disoroti oleh para pelaku usaha di Kuningan. Udir Sudirja menyebutkan bahwa mekanisme cicilan dengan dukungan penuh pemerintah akan sangat membantu keberlanjutan operasional peternak.
Skema tersebut dinilai mampu meringankan beban modal usaha yang selama ini menjadi kendala utama bagi peternak mandiri. Kehadiran intervensi pemerintah dalam bentuk subsidi atau kemudahan kredit diharapkan dapat mempercepat akselerasi populasi sapi perah di wilayah Jawa Barat.
Pemulihan Pasca Wabah PMK dan Peluang Pasar Baru
Sektor peternakan di Kuningan saat ini dilaporkan mulai bangkit kembali setelah sempat terpuruk akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Volume produksi harian mulai menunjukkan tren positif dan meningkat secara bertahap seiring membaiknya kesehatan ternak.
Kehadiran program MBG dianggap hadir di waktu yang tepat untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi peternak lokal tersebut. Dengan adanya kepastian serapan hasil produksi, peternak merasa lebih optimistis dalam mengembangkan kapasitas bisnis mereka di masa depan.
“Program MBG sangat membantu karena membuka peluang pasar baru bagi susu peternak,” ucap Udir dalam wawancara resminya. Sinergi antara pemerintah pusat dan peternak lokal menjadi kunci utama agar kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri.
Para peternak di Kuningan kini berharap kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. Sinergi yang harmonis dinilai sangat penting demi menjaga keberlangsungan usaha serta mewujudkan kemandirian susu nasional di tahun-tahun mendatang.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tanggapan peternak Kuningan terhadap program sapi perah MBG?
Peternak di Kuningan menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu meningkatkan produksi susu daerah dan membuka peluang pasar baru.
Siapa tokoh yang memberikan keterangan terkait program ini di Kuningan?
Keterangan diberikan oleh Udir Sudirja, selaku Ketua I Koperasi Produsen Karya Nugraha Jaya Kuningan pada 13 Februari 2026.
Bagaimana kondisi produksi susu di Kuningan saat ini?
Produksi susu di Kuningan dilaporkan mulai pulih dan volume harian meningkat secara bertahap setelah sebelumnya terdampak wabah PMK.
Apa harapan peternak terkait distribusi sapi impor?
Peternak berharap sapi impor dapat disalurkan langsung kepada peternak lokal dengan skema cicilan yang didukung pemerintah untuk meringankan modal.
Ditulis oleh: Rina Wulandari