Kuwu Terpilih Wafat Sebelum Dilantik, Suasana Haru Selimuti Pendopo Indramayu
/data/photo/2026/02/12/698db5c9c7aa9.jpeg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Suasana pelantikan kuwu serentak di Pendopo Indramayu yang semula berlangsung khidmat mendadak berubah menjadi penuh haru pada Kamis (12/2/2026). Momentum ini terjadi saat perwakilan keluarga Hj Tarsitem, kuwu terpilih Desa Sukasari, hadir membawa bingkai foto almarhumah ke tengah prosesi.
Hj Tarsitem merupakan pemenang Pemilihan Kuwu (Pilwu) di Kecamatan Arahan yang tutup usia sebelum sempat mengucap sumpah jabatan. Kehadiran pihak keluarga menjadi simbol penghormatan atas mandat yang telah diberikan oleh masyarakat desa setempat.
Penghormatan Khusus dari Bupati Lucky Hakim
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, secara khusus mengundang keluarga almarhumah untuk maju ke depan panggung utama saat acara berlangsung. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi tinggi terhadap dedikasi serta perjuangan almarhumah selama masa pemilihan.
Bupati Lucky Hakim juga mengajak seluruh tamu undangan dan kuwu yang dilantik untuk mengheningkan cipta sejenak. Doa bersama dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Ibu Hj Tarsitem telah dipanggil ke Rahmatullah pada 2 Januari 2026 sebelum mengikuti pelantikan resmi hari ini," ujar Lucky Hakim dengan nada rendah. Beliau menegaskan bahwa meskipun raga almarhumah telah tiada, semangat pengabdiannya harus tetap dikenang oleh masyarakat.
Isak Tangis Keluarga di Tengah Prosesi
Rahma, putri dari almarhumah Hj Tarsitem, tampak tak kuasa menahan air mata saat mendekap erat bingkai foto ibunya di kursi undangan. Ia terus tertunduk lesu sembari ditenangkan oleh kerabat yang mendampinginya selama acara berlangsung.
Suami almarhumah yang turut hadir mencoba bersikap lebih tegar meski raut kesedihan mendalam terpancar jelas dari wajahnya. Kehadiran mereka menarik simpati dari ratusan pasang mata yang memadati area Pendopo Indramayu pagi itu.
Ditemui seusai acara, Rahma menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. "Terima kasih sudah mengapresiasi dan menghargai perjuangan ibu saya selama ini," ungkapnya lirih.
Harapan untuk Masa Depan Desa Sukasari
Meskipun ibunya telah tiada, Rahma berharap visi dan misi pembangunan desa yang telah disusun almarhumah tetap dapat direalisasikan. Ia menitipkan pesan mendalam kepada Penjabat (Pj) Kuwu yang nantinya akan ditunjuk memimpin Desa Sukasari.
"Semoga siapa pun yang menjadi PJ nanti bisa menjalankan amanah ibu saya dengan baik demi kemajuan desa," harap Rahma. Almarhumah diketahui memiliki keinginan besar untuk menyejahterakan warga dan memajukan infrastruktur desa melalui program-programnya.
Pelantikan kali ini sedianya diikuti oleh 139 kuwu terpilih, namun hanya 138 orang yang akhirnya resmi diambil sumpahnya. Terkait kekosongan jabatan di Desa Sukasari, pemerintah daerah akan segera menunjuk Pj Kepala Desa dari unsur kecamatan.
Langkah penunjukan Pj ini bertujuan agar roda pemerintahan dan pelayanan publik di Desa Sukasari tetap berjalan tanpa hambatan. Pemerintah menjamin aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas utama meski pemimpin pilihan mereka telah berpulang.
Ditulis oleh: Agus Pratama