Buntut Serangan AS ke Iran: Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan

Table of Contents
Buntut Serangan AS ke Iran, Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan
Buntut Serangan AS ke Iran: Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) telah memicu gangguan besar pada sektor penerbangan di kawasan Timur Tengah. Maskapai raksasa seperti Qatar Airways dan Turkish Airlines secara resmi mengonfirmasi penangguhan jadwal penerbangan mereka demi alasan keamanan.

Qatar Airways mengumumkan penghentian operasional sementara di hub utama mereka yang berlokasi di Doha, Qatar. Kebijakan ini diambil menyusul adanya penutupan wilayah udara secara mendadak di beberapa negara kawasan Teluk akibat meningkatnya tensi konflik.

Pihak maskapai milik pemerintah Qatar tersebut menyatakan sedang bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menangani penumpang yang terdampak. Namun, manajemen Qatar Airways belum bisa memprediksi kapan jadwal penerbangan akan kembali normal karena situasi yang masih fluktuatif.

Sebagai salah satu maskapai terbesar di dunia, Qatar Airways melayani puluhan juta penumpang dengan rute jarak jauh ke enam benua melalui Doha. Gangguan ini diprediksi akan berdampak signifikan pada konektivitas udara internasional yang melintasi wilayah Timur Tengah.

Kebijakan Penangguhan Rute oleh Turkish Airlines

Selain Qatar Airways, Turkish Airlines juga merilis daftar negara yang masuk dalam zona penangguhan penerbangan sementara. Berdasarkan laporan The Associated Press, pembatalan ini mencakup rute-rute strategis menuju Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania.

Pejabat resmi Turki melalui platform X menyatakan bahwa penangguhan ke negara-negara tersebut akan berlaku setidaknya hingga 2 Maret 2026. Sementara itu, penerbangan menuju Qatar, Kuwait, Bahrain, UEA, dan Oman ditangguhkan hingga batas waktu 28 Februari.

Kebijakan Penangguhan Rute oleh Turkish Airlines

Otoritas penerbangan Turki menegaskan bahwa perkembangan mengenai pembatalan atau pembukaan kembali rute akan diumumkan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko terhadap keselamatan awak kabin dan penumpang sipil di zona konflik.

Eskalasi Serangan Militer di Wilayah Teheran

Serangan gabungan AS dan Israel dilaporkan menyasar titik-titik vital, termasuk lokasi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Media setempat melaporkan kepulan asap hitam terlihat di ibu kota Teheran setelah ledakan keras mengguncang berbagai wilayah di negara itu.

Presiden AS Donald Trump menyatakan dalam sebuah video di media sosial bahwa operasi tempur besar-besaran ini telah dimulai. Ia mengeklaim tindakan militer tersebut merupakan respons atas pengembangan program nuklir dan rudal balistik Iran yang dianggap mengancam keamanan AS.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran merespons serangan tersebut dengan memulai operasi balasan yang tegas terhadap posisi militer agresor. Pemerintah Iran juga memberikan peringatan kepada warga sipil untuk menjauhi zona-zona berbahaya yang berpotensi menjadi sasaran serangan lanjutan.

Sebagai langkah antisipasi keamanan dalam negeri, pemerintah Iran telah memerintahkan penutupan sementara seluruh sekolah dan universitas di berbagai provinsi. Meski demikian, fasilitas publik seperti bank tetap diinstruksikan untuk beroperasi guna memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan ragu untuk membela kedaulatan tanah air dari agresi militer pihak luar. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan pertahanan militer di setiap waktu guna menghadapi musuh.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Maskapai mana saja yang menangguhkan penerbangan?

Hingga saat ini, Qatar Airways dan Turkish Airlines telah mengonfirmasi penangguhan penerbangan di wilayah Timur Tengah.

Sampai kapan penangguhan penerbangan Turkish Airlines berlaku?

Penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania ditangguhkan hingga 2 Maret, sementara ke Qatar dan negara Teluk lainnya hingga 28 Februari.

Apa penyebab utama penangguhan penerbangan ini?

Penangguhan dilakukan akibat adanya serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta penutupan wilayah udara di kawasan tersebut.



Ditulis oleh: Doni Saputra

Baca Juga

Loading...