Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad, terjerat kasus korupsi
BENGKALIS HUKUM KORUPSI NUSANTARA RIAU

Tiga Kali Mangkir Dari Panggilan Penyidik, Plt Bupati Bengkalis Jadi Buronan Polda Riau

BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Setelah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad, akhirnya Polda Riau menetapkan Plt Bupati Bengkalis ini dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini polisi terus memburu yang bersangkutan. Muhammad merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada tahun 2013.

Dalam perkara tersebut, Muhammad telah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik, dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, penetapan status buron itu dilakukan karena Muhammad yang juga menjabat Plt Bupati Bengkalis itu tidak koorperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya.

Atas hal itu, pihaknya harus mengambil langkah hukum lanjutan. “Yang bersangkutan (Muhammad,red) sudah ditetapkan DPO. Karena tidak koorperatif dipanggil penyidik,” ujar perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu.

Dikatakannya, penetapan DPO terhadap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah telah dilakukan sejak Senin (2/3) kemarin. Penetapan DPO itu dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Nomor : DPO/10/2020/Reskrimsus. Surat itu langsung ditandatangani oleh sang direktur, Kombes Pol Andri Sudarmadi.***

Redaksi

 

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Warga Protes Hotel Taman Kelapa Karimun Dijadikan Penampungan TKI Dari Malaysia

pimred pimred

Kolonel Inf. H Ruslan dan dr.Herly Sunawan Ambil Formulir Calon Bupati dan Wakil Bupati Oku Timur Periode 2021-2025 di DPC Demokrat.

pimred pimred

LSM BPN-ICI Riau Surati Mahkamah Agung RI Terkait Keputusan Hakim PTUN Riau

pimred pimred