KEPRI MERANTI

Lurah Selatpanjang Selatan Upayakan Atasi Masalah Sampah

SELATPANJANG RAKYAT MEDIA Pihak Kelurahan Selatpanjang Selatan tengah berupaya mengatasi masalah sampah yang sering menjadi sorotan publik. Upaya itu belum sepenuhnya didukung masyarakat, karena masih ada saja oknum yang sengaja membuang sampah sembarangan.

Hal tersebut diakui langsung oleh Lurah Selatpanjang Selatan, Said Muelegi Z,

Kata Said Muelegi, di beberapa titik kota (di Jalan Protokol) banyak ditemukan sampah yang dibuang masyarakat. Padahal, di sana bukan tempat pembuangan sampah. Kondisi ini tentu merusak pemandangan dan keindahan Kota Selatpanjang.

Untuk itu, bersama LPM Kelurahan, RT, RW dan masyarakat Selatpanjang Selatan, Said Muelegi telah menggalakkan gotong royong di beberapa titik. Mereka juga menghias dinding-dinding ruko yang ada di Jalan Protokol.

“Gotong-royong itu dalam rangka menanggulangi permasalahan sampah di Kota Selatpanjang. Sekaligus memperindah kota yang selama ini marak dijadikan tempat pembuangan sampah,” ujar Said Muelegi.

Namun, upaya mengatasi sampah ‘liar’ sepertinya belum didukung oleh semua masyarakat. Diakui Said Muelegi, masih saja ada oknum masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya. Padahal lokasi yang dulu dijadikan tempat membuang sampah telah dibersihkan dan ada imbauan di sana.

“Kita masih saja kecolongan, oknum masyarakat membuang sampah subuh hari,” kata Said Muelegi.

Said juga meminta kepada masyarakat khusunya masyarakat Selatpanjang Selatan untuk sama-sama menjaga apa yang sudah baik ini. Selain itu, juga ditugaskan beberapa orang untuk memantau lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat membuang sampah.

“Kita kirim anggota untuk mengawasi serta menegur oknum masyarakat yang masih membandel, yang tetap membuang sampah di sana,” ujarnya(rm/G.riau)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

BP Batam Tunda Pemberlakuan Tarif Baru Airport Tax Bandara Hang Nadim

Riski perdana

Koran Rakyat Media Lolos Verifikasi Administrasi dan Faktual di Dewan Pers

pimred pimred

Patroli Bea Cukai Kepri Diserang Puluhan Orang

Riski perdana