BATAM KORUPSI NUSANTARA

Terungkap Dugaan Penyelewengan Anggaran Pemeliharaan Kenderaan di Pemko Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID- Bagian Umum Pemerintah Kota Batam yang dipimpin Agus Bandri belakangan ini menjadi sorotan public. Pasalnya tak hanya tudingan menumpuk harta yang dialamatkan kepada oknum AB. Tapi belakangan ini berkembang isu dugaan penyelewengan dana pemeliharaan kenderaan di Pemko Batam.

Hal tersebut diketahui dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kepri atas laporan Keuangan Pemko Batam Nomor : 10.B/LHP/XVIII.TJP/05/2019 tanggal 20 Mei 2019, BPK menemukan anggaran pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kendaraan pada Sekretariat Daerah Sekda) Kota Batam tidak sesuai ketentuan

Dimana pada tahun 2018, Pemerintah Kota Batam melaporkan realisasi  anggaran sebesar Rp919.993.813.124,13 dengan realisasi sebesar Rp850.235.081.538,77 atau sebesar 92,42%. Dari realisasi tersebut sebesar Rp850.235.081.538, sebesar Rp1.499.392.817,00 merupakan anggaran pemeliharaan kenderaan dinas di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Batam.

Namun dalam pelaksanaannya, anggaran yang cukup besar dikeluarkan Pemerintah Kota Batam setiap tahun tersebut bukan hanya untuk kepentingan pemeliharaan kenderaan dinas Pemko Batam saja. Tetapi temuan BPK ada tujuh kenderaan yang bukan milik Pemerintah Kota Batam, biaya pemeliharaannya mencapai ratusan juta dimasukan dalam anggaran biaya pemerintah Kota Batam. Ketujuh kenderaan tersebut tidak tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) Pemko Batam.

Kenderaan yang tidak tercatat dalam KIB adalah BP 2148 C, sedangkan enam unit kendaraan lainnya, selain tidak tercatat dalam KIB, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor(BPKB) kendaraan tidak diketahui dimana keberadaannya. BPK menilai pengelolaan anggaran untuk pemeliharaan kenderaan dinas dan bengkel di Bagian Umum Pemko Batam dinilai sangat buruk.

Sumber media ini di internal Pemko Batam mengungkap, sejak AB menjabat kepala Bagian Umum Sekretariat Pemerintah Kota Batam, kabarnya AB memiliki sejumlah rumah dan sejumlah mobil mewah.”Beliau itu kan Kepala Bagian Umum Pemko Batam, semua urusan jika ada acara baik konsumsi maupun berbagai keperluan itu urusan bagian umum, jadi disitu banyak permainan. Bahkan sampai urusan servis dan perbaikan mobil dinas itu urusan beliau, mungkin dari situ permainan untuk mendapatkan uang sampingan, selain gaji,”ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini.

Kepala Bagian Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agus Bandri, sampai berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Awak media ini beberapa kali mencoba untuk konfirmasi terkait kabar tersebut selalu tidak berhasil karena yang bersangkutan selalu tidak berada ditempat. Demikian juga ketika dihubungi melalui ponselnya tidak aktif.(rm/mwd).

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Gubernur Kepri Tandatangani RPP Tentang KEK

Riski perdana

Sebanyak 931 Napi Lapas Batam Terima Resmisi HUT Kemerdekaan RI ke-74

pimred pimred

Terumbu Karang di Pulau Pengalap,pulau Abang Dikeruk dan Dirusak

eko man