BATAM PERISTIWA

Selama Tiga Tahun Mangkrak Tidak Dirawat Kapal KPLP Milik BP Batam Senilai Rp23 Miliar Tenggelam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Selama tiga tahun dibiarkan mangkrak dan tidak pernah mendapat perawatan oleh BP Batam. Akhirnya Kapal Patroli (KP), 325 milik BP Batam, itu rusak dan tenggelam Sabtu (05/10/2019) lalu, di samping ponton Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), akibat bocor disisi haluan sebelah kiri.

Dikhawatirkan tenggelamnya kapal milik BP Batam yang dibeli menggunakan dana APBN tersebut menimbulkan pencemaran lingkungan diperairan pantai akibat tumpahan minyak dan oli kapal tersebut.

Komandan Pos Kesahbandaran PD Sekupang, Parsaoran Samosir mengatakan, terkait tenggelamnya kapal patroli tersebut, sudah di laporkan ke pihak Satuan Kerja (Satker), BP di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS).

“KP 325 milik BP Batam ini, memang sudah tenggelam. Tetapi apa yang menjadi penyebab tenggelamnya, hingga saat ini belum dapat kita ketahui. Karena kapal ini milik BP Batam,” kata Parsaoran, kepada wartawan ketika dikonfirmasi Sabtu

Terkait tenggelamnya kapal patroli canggih itu, ungkap Parsaoran, telah disampaikan ke pihak Satker BP Batam di Lantai 2 PDS tersebut. Dan kami belum mengetahui apa tindakan mereka.

“Sebagai mitra kerja di PDS, kita telah laporkan kepada Satker BP Batam. Tetapi, apa tindakan mereka terhadap tenggelamnya KP 325 belum kami ketahui. Untuk lebih jelas, silahkan tanya ke pihak Satker BP Batam di Lantai 2. Mungkin mereka yang lebih tau,” papar Parsaoran.

Suprianto, Nahkoda KP 325 milik BP Batam itu, tak bersedia untuk menjawab pertanyan wartawan, terkait penyebab tenggelamnya kapal patroli tersebut.“Maaf pak, saya no komen. Dan tidak bersedia untuk menjawab, lantaran bukan kewenangan saya. Sehingga saya takut, nanti salah jawab,” ungkap Suprianto.

Pria yang mengaku sebagai nahkoda pada KP 325 membenarkan kalau kapal patroli tersebut sudah lama tidak beroperasi. Sehingga tak terawat lagi, sebagaimana mestinya.“Masuk saja ke dalam kapal, nanti bapak bisa melihat serta tau bagaimana kondisinya. Tapi, kenapa bisa demikian, silahkan tanya ke pihak BP Batam,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Satker BP Batam PDS, Herman mengatakan hal yang sama, kalau ia tidak dapat menjawab pertanyaan wartawan.“Benar, kapal Patroli 325 itu sudah tenggelam tadi pagi, diduga karena ada kebocoran serta kerusakan. Namun, tak ada pencemaran atas lingkungan dan perairan. Karena, kapal sudah tak memiliki bahan bakar lagi,” sebut Herman.

Untuk jelasnya, lanjutnya, silahkan ke BP Batam agar mendapatkan keterangan yang lebih akurat.

Berdasarkan informasi lapangan, kapal patroli 325 tersebut sudah lama tidak beroperasi dan terurus, lantaran kekurangan ABK dan tenaga ahli untuk mengurus kapal itu dengan baik.

“Namun sangat disayangkan, kapal patroli ini harga sangat mahal yang di beli dengan uang negara. Tetapi faktanya dimiliki dengan sia sia, sehingga kapal canggih dengan seharga Rp 23 miliar sudah dibiarkan terlantar dan mangkrak, hingga tenggelam,” papar Edi, seorang warga yang menyaksikan.***

Editor : Mawardi

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Polsek Sagulung Buru Penjahat Gembos Ban Mobil

Riski perdana

Wawako Berharap Kepala BP Batam Yang Baru Bawa Perubahan

Riski perdana

Penumpang Kapal Kelud Mulai Alami lonjakan

Gunawan ramadhan