BATAM HUKUM NASIONAL PERISTIWA

Intel Kejagung RI Tangkap Mindo Tampubolon Pelaku Pembunuhan Istrinya Setelah Jadi Buronan Selama 6 Tahun

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Akhirnya pelarian mantan perwira menengah (pamen) Polda Kepri, AKBP Mindo Tampubolon, yang melakukan pembunuhan terhadap istrinya terungkap. Perwira polisi Polda Kepri ini ditangkap oleh Tim Intel Kejaksaan Agung RI bersama dengan Tim Kejaksaan Negeri Batam setelah menjadi buronan selama 6 tahun.

Mindo Tampubolon terbukti menghabisi istrinya sendiri Putri Mega Umboh bersama dua orang lainnya Ujang dan Rosma. Peristiwa tragis itu juga disaksikan anaknya yang masih kategori balita.

Dari informasi, terpidana Mindo Tampubolon ditangkap pihak Kejaksaan Agung RI di Desa Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung pada hari Selasa, (25/6/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Hariyadi saat dihubungi wartawan membenarkan kabar tersebut.”Iya, Mindo Tampubolon telah diamankan Tim Intel Kejagung RI bersama dengan Tim Kejari Batam, Selasa (25/6/2019) pukul 21.30,” kata Dedie.

Dia menjelaskan, penangkapan tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1691K/PID/ 2012 tanggal 12 september 2013 tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana yang dilakukan secara bersama sama.”Terpidana dijatuhi hukuman pidana selama seumur hidup,” tegasnya.

Sebelumnya Mahkamah Agung menyebutkan Mindo Tampubolon terbukti bersalah pada 2013. Ia dinyatakan terlibat atas pembunuhan istrinya sendiri yang terjadi pada tahun 2011.

Mindo Tampubolon diduga dengan tega melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Putri Mega Umboh.  Putri Mega Umboh ditemukan di hutan Punggur dalam kondisi leher tergorok. Pembunuhan ini diduga melibatkan dua orang lainnya.

Mindo dituding ikut dibantu Ujang, pacar dari pembantu Mindo. Pembantu Mindo, Rosma, juga terbukti terlibat. Pada saat kejadian Mindo masih berdinas aktif di Polda Kepri. Ujang dan Rosma telah divonis di Pengadilan Negeri Batam beberapa tahun silam.

Ujang divonis penjara 20 tahun, dan Rosma divonis penjara 15 tahun. Sedangkan Mindo sempat divonis bebas. Namun jaksa kasasi, Mahkamah Agung memutuskan Mindo bersalah.

Ia kemudian divonis seumur hidup. Setelah putusah Mahkamah Agung itu Mindo lantas menghilang dia diduga bersembunyi di sejumlah tempat. Ia juga pernah diduga bersembunyi di Pekanbaru. Mengenai status Mindo saat ini belum diketahui, apakah tersangka masih aktif sebagai anggota polisi ataukah sudah dipecat.

Penulis : Rudi Hartono

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Survei Celebes: Prabowo – Sandi Unggul di Segmen Pengusaha

pimred pimred

Aparat Kepolisian Tutup Mata : Ada Judi Bola Beromset Ratusan Juta di Pesona

Riski perdana

Calo Tiket Berkeliaran di Bandara Hang Nadim Batam

Gunawan ramadhan