BATAM HUKUM KEPRI KORUPSI

Senin, KPK Akan Memeriksa 24 Kepala Dinas di Kepri Terkait Kasus Grantifikasi Gubernur Nonaktif Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIAPERS.CO.ID-Senin (19/8/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan memeriksa 24 pejabat Kepala Dinas di jajarran Pemerintah Provinsi Kepri sebagai saksi terkait kasus gratifikasi Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun.

Informasi akan diperiksanya 24 Kepala OPD di Pemprov Kepri, terungkap dari keterangan Kepala Dinas Lingkungan hidup Nilwan, kepada wartawan usai menghadiri upacara HUT Kemerdekaan RI di gedung daerah Tanjungpinang, Sabtu (17/8/2019).

Mmenurut Nelwan, pemeriksaan sebanyak 24 kepala OPD dijadwalkan mulai Senin hingga Kamis pecan depan.”Senin ada tujuh kepala OPD yang diperiksa, begitu juga Selasa hingga kamis,” kata Nelwan.

Hanya Nelwan tidak bersedia menyebutkan nama-nama Kepala Dinas yang akan diperiksa sebagai saksi oleh KPK. Nelwan tak mau menduga-duga materi pemeriksaan terhadap mereka terkait kasus apa. Nelwan mmengaku dirinya tidak terlibat dalam kasus gratifikasi pemberian izin prinsif reklamsi. Nelwan mengaku dirinya diperiksa oleh KPK pada hari Kamis bersama enam kepala dinas lainnya, ujarnya.

Dikatakan Nelwan, ia sudah pernah diperiksa oleh KPK karena berada di gedung daerah saat Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun ditangkap. Padahal saat itu ia hanya membawa durian yang tersimpan dalam kardus. Nurdin ditangkap KPK dirumah dinas Gedung Daerah Tanjungpinang.

”Saya tidak  trauma berada di Gedung daerah, karena saya tidak bersalah. Apa yang dilakukan KPK merupakan momentum bagi masyarakat Kepri untuk kemajuan daerah,” ujar Nelwan.(rm/red)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo Mangkir Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Suap

pimred pimred

Jefridin Jabat Sekretaris Daerah Kota Batam

Riski perdana

Jabatan Asintel Kejati Kepri Diserahterimakan dari Martono ke Agustian

pimred pimred