INTERNASIONAL MALAYSIA

Polisi Masih Belum Menemukan Potongan Tubuh Jenazah Nur Aisyah

LANGKAWI, RAKYAT MEDIA.CO.ID – Polisi Langkawi terus mencari potongan tubuh jenazah Nur Aisyah Aleya, bocah tiga tahun asal Indonesia yang dibunuh di Malaysia.

Nur Aisyah Aleya diduga dibunuh oleh pasangan sumi istri di mess rumah sakit Langkawi tempat mereka tinggal, 16 Februari 2019 lalu.

Namun, kasus ini baru dilaporkan oleh ibunya, Rosmaliah, pada Hari Minggu (3/3/2019).

Hingga saat ini, polisi masih terus mencari bukti-bukti terkait pembunuhan Nur Isyah tersebut.

Polisi juga telah membawa pasangan suami istri, Ramlan Abdul Rashid (37) dan Wan Rosalina Wan Jusoh (40), Jumat (8/3/2019) sore, untuk mencari bukti-bukti pembunuhan.

Polisi menyita dua gantungan baju dan pakaian tersangka laki-laki dari rumah dinas atau Kuarters RS Langkawi.

Selain itu, polisi juga membawa kain yang terkena bercak darah.

Kepala Kepolisian Daerah Langkawi, Superintendan Mohd Iqbal Ibrahim, mengatakan, barang bukti tersebut disita setelah kedua tersangka dibawa kembali ke rumah dinas tersebut.

Pasangan ini tinggal di rumah dinas RS Langkawi karena Rosalina (ada media yang menyebut Roslinah) bekerja sebagai perawat di rumah sakit tersebut.

“Dua gantungan baju yang dirampas itu dipercaya digunakan oleh tersangka laki-laki untuk mendera korban,” kata Iqbal, seperti dilansir dari Berita Harian, Jumat (8/3/2019) sore.

Kendati demikian, Kepolisian sulit menemukan potongan mayat Nur Aishay lainnya di hutan lembang di kawasan Jalan Gunung Raya. Namun Polisi masih terus menyisir kawasan hutan tersebut.

Hingga saat ini, polisi baru menemukan tengkorak, tiga gumpalan rambut dan dua batang gigi di hutan tersebut.

Sementara, bagian tubuh lain belum ditemukan, dipercaya sudah dimangsa oleh binatang liar di hutan tersebut karena hutan yang berbentuk cekungan lembah itu banyak ditemukan biawak.

Meskipun hasil penelitian forensik belum diumumkan oleh polisi, namun potongan tubuh itu sudah diyakini adalah bagian tubuh Nur Aisyah.

Potongan tubuh yang tercerai-berai dalam jarak 200 hingga 500 meter di tengah hutan itu ditemukan oleh anjing pelacak atak K-9.

Potongan tubuh itu ditemukan dalam pencarian sepanjang Rabu hingga Kamis (7/3/2019) pagi.

Potongan tubuh Nur Aisyah Aleya Abdullah ditemukan setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 3 Maret lalu.

Polisi sempat menyebarkan poster Nur Aisyah untuk meminta bantuan warga mencari gadis itu.

Hingga saat ini, polisi baru menemukan tengkorak, tiga gumpalan rambut dan dua batang gigi di hutan tersebut.

Sementara, bagian tubuh lain belum ditemukan, dipercaya sudah dimangsa oleh binatang liar di hutan tersebut karena hutan yang berbentuk cekungan lembah itu banyak ditemukan biawak.

Meskipun hasil penelitian forensik belum diumumkan oleh polisi, namun potongan tubuh itu sudah diyakini adalah bagian tubuh Nur Aisyah.(rm/rdh/trb)

Editor :ekokoman

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Imigrasi Indonesia-Singapura Gelar Pertandingan Olahraga

Riski perdana

Penampakan Benda Diduga Meteor Muncul di Las Vegas

rakyatme

Atase KBRI Singapura ARM Jadi Tersangka Suap Asuransi Perlindungan Pekerja Migran

pimred pimred