INTERNASIONAL KORUPSI SINGAPURA

Atase KBRI Singapura ARM Jadi Tersangka Suap Asuransi Perlindungan Pekerja Migran

JAKARTA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Bareskrim Polri menetapkan pejabat KBRI di Singapura berinisial ARM sebagai tersangka suap, gratifikasi dan pencucian uang. Suap tersebut diduga terkait pemberian akreditasi dalam pelaksanaan skema asuransi perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di Singapura pada 2018.

“Tersangka atas nama saudara ARM selaku mantan atase tenaga kerja KBRI di Singapura. Yang bersangkutan diduga menerima suap dan gratifikasi senilai 300 ribu dolar Singapura,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Penyidikan kasus tersebut didasarkan pada laporan ke polisian nomor LP/A/0001/I/2019/Bareskrim tanggal 1 Januari 2019. Penetapan tersangka sendiri dilakukan setelah gelar perkara yang dilaksanakan pada 21 Februari 2019. Meski begitu, polisi belum menahan tersangka.

Polisi belum bisa menjelaskan secara rinci terkait tindak pidana tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan bukti, termasuk untuk mencari pihak pemberi suap. “Kami akan koordinasi dengan PPATK terkait pembuktian TPPU-nya. Kemudian juga memanggil beberapa saksi dari staf KBRI akan menyita beberapa dokumen terkait terkait perkara tersebut dan berkoordinasi dengan otoritas Singapura untuk memeriksa beberapa saksi WN Singapura dalam rangka penguatan pemberkasan,” ucap Dedi.

Dedi menuturkan, ARM masih menjabat sebagai atase tenaga kerja di KBRI Singapura saat pemberian suap itu terjadi. Namun saat ini dia telah diberhentikan dari jabatannya tersebut. Dalam kasus ini, ARM disangka melanggar Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11, 12 a, 12 b UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber : Detik.com

Editor : Mawardi

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

TKI Keluhkan Pelayanan Paspor KJRI Johor Baru

pimred pimred

Korupsi di Indonesia Sudah Merupakan Penyakit Akut

pimred pimred

Proyek Jalan Dinas PUPR Kepri Diduga Sarat Korupsi : Angggaran Yang Dikucurkan Cukup Besar, Realisasi Pengerjaannya Dinilai Tak Sebanding Dengan Biaya Proyek Yang Dikucurkan

pimred pimred