Ketua Dewan Pers M Nuh
JAKARTA PUSAT KESEHATAN NASIONAL

Ketua Dewan Pers Minta Media Edukasi Publik soal Covid-19 agar Tak Panik

JAKARTA, RAKYATMEDIA-Ketua Dewan Pers M Nuh meminta kepada seluruh media cetak, TV, online, dan sebagainya untuk memberikan edukasi kepada publik perihal informasi Covid-19 atau wabah virus corona. Namun, juga harus berlandaskan dengan Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Media harus bisa melakukan ajakan kepada masyarakat dalam bentuk penyebaran informasi yang benar tentang corona itu sendiri, tentang penyebaran corona dan dampak-dampak dari corona itu,” kata M. Nuh di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Mantan Menteri Pendidikan ini mengatakan edukasi yang diberikan kepada masyarakat merupakan hal penting agar tak terjadi kepanikan dan tetap waspada meskipun virus corona telah masuk ke dalam Indonesia. Sebab, menurutnya, yang membunuh manusia saat ini bukan dari virus itu sendiri, melainkan dari rasa kepanikan yang terjadi. “Kalau masyarakat sudah tahu persis duduk perkaranya, maka tidak panik. Karena itu yang kita hindari jangan sampai panik. Kalau sampai panik menjadikan responsnya kacau,” ucapnya.

Muhammad Nuh mengimbau agar media juga tak boleh menutup-nutupi sejumlah kasus yang berdasarkan fakta yang ada. Dia meminta agar pemerintah dan semua lembaga transparan terhadap jumlah korban maupun segala hal terkait virus Corona. “Sampaikan dengan baik belajar dari negara lain seperti apa, sehingga masyarakat aware. Sesuatu kalau sudah siap, itu nyaman. Sama dengan kalau kita ujian, kalau kita sudah siap dikasih soal apapun bisa jawab,” terangnya.

Dia mengatakan, pasien yang terkonfirmasi virus corona COVID-19, pada Senin (9/3/2020) melonjak drastis menjadi 19 orang. Artinya jumlah pasien positif corona COVID-19 bertambah 13 orang dari sebelumnya hanya enam orang.

Sumber : tirto.id

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Breaking News : KPK Tangkap Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Beserta Barang Bukti Duit 6.000 Dolar Singapura

pimred pimred

“The New Prabowo” Semakin Diterima Masyarakat

pimred pimred

Jaksa Agung HM Prasetyo : Pecat 60 Jaksa Karena Melanggar Hukum

Trianto