INTERNASIONAL INVESTASI KEAUANGAN SINGAPURA

Jungle Ventures Raih Dana Investasi $ 240 Juta Untuk Ditanamkan pada Pimpinan Sektor Teknologi di Asia Tenggara

SINGAPURA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Jungle Ventures, salah satu pemodal ventura terbesar di Asia Tenggara yang berinvestasi pada tahap awal (early stage venture capital), hari ini menuntaskan babak ketiga dari penggalangan dana investasinya, Jungle Ventures III. Perusahaan meraih $ 240 juta, termasuk $ 40 juta yang diperoleh secara terpisah dalam komitmen akun kelolaan (managed account). Dana tersebut akan diinvestasikan pada berbagai perusahaan berteknologi inovatif dan bisnis digital di Asia Tenggara.

Demikian rilis yang dikirim ke redaksi www,rakyatmediapers.co.id, rilis tersebut menyatakan Jungle menghimpun lebih dari dua kali lipat dari dana investasi sebelumnya, Jungle Ventures II (2016), hampir 60% komitmen modal berasal dari luar Asia. Lebih dari 90% komitmen modal tersebar di Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Jumlah investor baru mengambil porsi hampir 70% dari penggalangan dana investasi ini, dan sisanya merupakan investor lama.

Kalangan investor tersebut berasal dari sektor dana abadi (endowment), funds of funds, dan lembaga keuangan untuk program pembangunan hingga pengelola aset keluarga yang strategis (strategic family office) dan pelaku sektor teknologi yang ternama. Sejumlah investor ini termasuk IFC, bagian dari Bank Dunia; Bualuang Ventures, pemodal ventura di sektor korporat milik Bangkok Bank; bank pembangunan asal Belanda FMO; Cisco Investments; dan Temasek dari Singapura, termasuk di antaranya.

“Tim kami mendapat kehormatan atas dukungan antusias yang diberikan para investor,” kata Amit Anand, Salah Satu Pendiri dan Mitra Pelaksana Jungle Ventures. “Pemahaman kami tentang besarnya permintaan konsumen di Asia Tenggara menjadi daya saing luar biasa, saat kami menanamkan investasi berbentuk modal kerja pada sejumlah perusahaan dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar.”

“Anggapan yang lazim tentang Asia Tenggara ialah wilayah yang terbagi-bagi atas berbagai negara dengan perbedaan yang lebih banyak ketimbang kemiripan,” jelas Anand. “Berkat naiknya penetrasi internet, perubahan demografis, dan penggunaan teknologi seluler dalam dekade terakhir, Asia Tenggara kini menjadi pasar yang agak homogen dan lebih terjangkau, mencakup lebih dari 250 juta kawula muda yang melek Internet, dengan profil yang serupa dengan negara ‘maju’ mana pun. Kami menyaksikan adanya perubahan pasar dan kami mengutamakan sejumlah perusahaan yang mulai menjadi pemimpin di satu pasar,” lanjutnya.

“Lalu, kami mendukung perusahaan-perusahaan ini dengan permodalan, keahlian, dan sumber daya agar mereka bisa menjadi pemimpin regional di sektornya.”

 

Jungle Ventures menjadi investor institusi yang paling awal bagi beberapa pemimpin sektor di Asia Tenggara, termasuk: usaha rintisan di sektor pariwisata dan perhotelan RedDoorz yang mengumumkan pendanaan Seri C senilai $ 70 juta pada Agustus lalu; peritel mode Pomelo Fashion yang meraih pendanaan Seri C senilai $ 52 juta pada September; serta Kredivo, platform daring untuk penyaluran pinjaman konsumer dan pembayaran yang terbesar di Indonesia, meraih pendanaan Seri B senilai $ 30 juta pada tahun lalu. Jungle juga menerima penghargaan “AVCJ 2018 Deal of the Year” untuk usaha teknologi di tahap awal, yakni memimpin investasi $ 60 juta pada Deskera. Jungle Ventures III telah berinvestasi pada Sociolla, KiotVietWareSixSweetEscape dan Engineer.ai. “Kami bangga atas rekam jejak Jungle dalam menemukan, berinvestasi, dan mendukung sejumlah perusahaan pontesial di Asia Tenggara,” ujar Salah Satu Pendiri dan Mitra Pelaksana Jungle Ventures Anurag Srivastava.

“Tujuh dari sejumlah investasi tahap awal pada dana investasi kedua kami, Jungle Ventures II, telah tumbuh menjadi lebih dari $ 2 miliar dalam bentuk valuasi portofolio, naik 10 kali lipat lebih dalam empat tahun terakhir. Ini menjadi pencapaian penting sebab kami hanya melakukan 10-15 investasi utama pada setiap dana investasi, dan bukan satu perusahaan saja yang berperan untuk memberikan pertumbuhan yang luar biasa ini,” tambah Srivastava.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Jungle Ventures III dan pendekatan Jungle Ventures dalam menghasilkan kesuksesan modal ventura di Asia Tenggara, silahkan mengecek artikel blog kami di sini.

Tentang Jungle Ventures

 

Jungle Ventures ialah salah satu pemodal ventura terbesar di Asia Tenggara yang berinvestasi pada tahap awal (early stage venture capital). Kami ingin menjadi tim pertama yang berambisi untuk membangun berbagai perusahaan yang awet dan berdampak positif di kawasan tersebut. Portofolio investasi kami meliputi tiga pasar vertikal: merek-merek konsumer untuk generasi digital; platform digital untuk mengubah usaha kecil dan menengah; pemimpin sektor teknologi yang terbentuk di Asia.***

Editor : Mawardi

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Manchester City Vs Chelsea, The Citizens Menang dan Geser The Blues

pimred pimred

DPRD Lingga Sahkan APBD-P 2018 Sebesar Rp 839,8 Milyar

pimred pimred

BP Batam dan Bintang 99 Persada Bangun Pelabuhan Batuampar

pimred pimred