Bangunan parmanen yang dilengkapi rumah makan. Bahkan didirikan dapur tempat masak
BATAM BISNIS KEPRI UMUM

Didesak Satpol PP Bongkar Car Wash Milik Oknum PNS di Lahan Jalur Hijau Depan Ruko Cikitsu

BATAM, RAKYAT MEDIA-Lahan Fasilitas Umum (Fasum) depan rumah toko (Ruko) Cikitsu, Batam Centre, akhir-akhir ini menjadi sorotan warga. Pasalnya, fasum atau jalur hijau yang semestinya bebas dari bangunan saat ini sudah berubah fungsi dan dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis oknum PNS Pemko Batam.

Lahan fasum atau jalur hijau tersebut saat ini sudah berfungsi menjadi tempat pencucian mobil (car wash) dan bangunan parmanen yang dilengkapi rumah makan. Bahkan didirikan dapur tempat masak. Disebut-sebut tempat pencucian mobil dan rumah makan yang ada diatas fasum tersebut milik oknum PNS Pemko Batam berinisial Z.MD.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril Koto, kepada RakyatMedia mengatakan, ia heran kepada Kepala Satpol PP beraninya menggusur bangunan yang menyimpang kepada pedagang kecil. Apa benar kata dia, bangunan yang menyimpang didirikan diatas lahan fasum atau jalur hijau hanya dibolehkan karena pemiliknya oknum PNS Pemko Batam??, kata Yusril.

Rumah makan didirikan beserta dapur tempat masak

Yusril yang juga aktivis dan orang yang paling getol menyoroti berbagai tindak penyimpangan di Pemerintahan ini lebih lanjut menjelaskan, saat ini ia menunggu tindakan tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Salim, sebagai instansi penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam, Satpol PP harus berani membongkar bangunan milik oknum PNS yang berada di lahan fasum tersebut,” Kalau kasat Pol PP tidak bernyali menindak tegas membongkar bangunan tersebut, ia minta Walikota Batam copot baju Kasatpol PP Batam Salim, ganti dengan baju badut,”tegas Yusril.

Dikatakan Yusril, sesuai perintah Perda Batam, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan Ketentuan lainnya tentang bangunan gedung,” Saya minta Walikotta Batam, Kasatpol PP, Camat Batam Kota dan Kelurahan Belian untuk membongkar bangunan milik oknum PNS Pemko Batam berinisial Z.MD tersebut, jangan hanya berani main gusur, main bongkar terhadap pedagang kecil saja,”kata Yusril lagi.

Celakanya lagi lanjut Yusril, diduga pemilik usaha sering membohongi konsumennya, modusnya pelaku usaha tidak memberikan informasi yang jelas kalau menyuci mobil atau sepeda motor di tempat tersebut 6 kali cuci, satu kali gratis. Berdasarkan Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Kewajiban pelaku usaha harus memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur, ini kan abu-abu, pasang spanduk untuk mengelabui konsumen, ujar Yusril

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril Koto

“Saya sendiri dibohongi, saya pelanggan sudah berkali-kali menyuci di Car Wash ini baru tahu ada spanduk bertuliskan 6 X cuci, Gratis 1 x. Sambil kelakar saya Tanya,” Saya sudah berkali-kali cuci, kalu gitu 1 x gratis donk?” Tapi apa yang terjadi, saya dapat jawaban tidak mengejutkan, sambil merepet ngomong” Bapak ada member nggak”. Saya bukan ngotot minta 1 x gratis,  tapi saya tersinggung dengan jawaban anda, jangan bilang keluarga jaksa lah dan mengaku Pegawai Pemko. Kayak hebat kali,”kata Yusril.

Yusril menambahkan, dirinya tidak ngoto mau minta 1 x gratis, tapi hendaknya pelaku usaha jangan ngomong kasar,”Lho saya sering cuci disini, tapi selama ini nggak diberitahu ada member, lalu dengan gaya arogan pelaku usaha mengatakan,” Kalau nggak mau cuci disini jangan cuci  disini. Inilah Car Wash yang membuat kecewa pelanggannya,”terang Yusril.

Penulis : Rendi wartawan RM Batam

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Pemkab Natuna Diminta Untuk Membenahi Pasar Ranai

Riski perdana

HUT RI ke-74, Bupati Garut H. Rudy Gunawan Mengajak Masarakat Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

pimred pimred

Proyek BSPS Senilai Rp 8 M Jadi Sumber KKN

pimred pimred