JAWA BARAT PENDIDIKAN PERISTIWA

Oknum Guru SD Negeri 1 Jahiang, Salawu Tasikmalaya Lecehkan Wartawan Rakyat Media

TASIKMALAYA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Dalam menjalankan profesi sebagai jurnalis selaku sosial kontrol, juga di tuntut untuk mengedepankan berita yang aktual, terpercaya serta sesuai pakta dalam menyajikan informasi kepada masyarakat publik, serta tunduk pada Undang-Undang dan hukum yang berlaku, serta mematuhi kode etik jurnalis,akan tetapi masih saja terjadi tindakan tidak menyenangkan kerap dialami pada saat bertugas.

Seperti yang dialami salah satu awak media cetak dan online RAKYAT MEDIA di kala bertugas ke salah satu Sekolah, namun mendapat perlakuan body shaming (mengejek fisik), yang di duga dilakukan oleh oknum guru berinisial DD berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) bertugas sebagai guru pengajar di SD Negeri 1 Jahiang, Desa Sukarasa, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Oknum guru yang bernaung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Salawu, body shaming terjadi di ruang kelas oleh oknum guru, di depan para guru dan kepala sekolah, hal tersebut sungguh sangat disayangkan, seorang guru sebagai profesi terhormat dan seharusnya menjadi contoh teladan bagi siswa/siswi baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat justru bersikap tidak terpuji.

Panca Yusuf selaku Kabiro Koran Rakyat Media Kabupaten Tasik Malaya sangat menyayangkan kejadian tersebut, apalagi di ruang kelas tempat menuntut ilmu, malah dijadikan ajang body shaming (mengejek fisik) orang lain,”Padahal kami datang ke sekolah itu secara baik baik dengan sopan santun.ungkapnya

Menurut Panca, ia berharap kepada pihak sekolah khususnya Kepada UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN SALAWU, agar memberikan bimbingan dan pengertian terkait tata kerama,sopan santun dan menjunjung tinggi kode etik guru, apalagi DD berstatus PNS sebagai pegawai ASN harus bersikap dan bertugas profesional. Hal ini agar menjadi perhatian bagi guru yang lain, jika ini di biarkan maka akan mencoreng dan menodai citra guru di mata masyarakat dan publik.harapnya

“Kami sempat menanyakan langsung kepada DD oknum guru yang mengakui perbuatannya kepada RAKYAT MEDIA mengatakan, saya tidak tahu namanya, jadi saya minta maap saja.” Kata Panca menirukan lasan oknum DD.***

Penulis : Panca/Yos

Editor : Mawardi

 

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Telur Ayam Bertuliskan Lailahaillallah Gegerkan Warga

rakyatme

Ditjen Imigrasi Sebut 177 WNI di Filipina Korban Penipuan

rakyatme

KPK Serahkan Rp497 Miliar ke Negara dari Kasus Korupsi 2016

Riski perdana