DOMPAK KEPRI PENDIDIKAN

Ketua DPRD Jumaga Nadeak.SH, Peringatkan Disdik : Penerimaan PPDB di Kepri Kisruh

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah daerah Provinsi Kepri kisruh, banyak orang tua murit yang mengeluh anaknya tidak diterima masuk di sekolah negeri. Padahal nilai anaknya sudah sesuai yang ditentukan. Kekisruhan yang terjadi disejumlah daerah inilah yang menjadi perhatian serius ketua DPRD Kepri.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengingatkan, selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kepri tidak ada satu anak pun yang tidak bersekolah. Peringatan tersebut disampaikan Jumaga Nadeak kepada Disdik Kepri di tengah orang tua dan peserta didik sibuk mengurus PPDB di tahun ajaran baru.”Itulah yang kita pastikan. Jangan ada kita temukan anak tidak sekolah satu orang pun,” kata Jumaga Nadeak kepad wartawan Rabu (03/07/2019).

Gejolak PPDB saat ini yang terjadi di setiap Kabupaten/Kota di Kepri ini juga turut jadi perhatian. Jumaga Nadeak menyampaikan, permasalahan tersebut bisa diminimalisir bila tahapan evaluasi dialakukan secara maksimal.”Seharusnya Disdik sudah melakukan evaluasi dari tahun sebelumnya di mana mengantisipasi kemungkinan terjadi.

Misalnya, menghitung kouta siswa yang harus ditampung, dan jumlah sekolahnya,” ujar Jumaga Nadeak.

Selain itu, para sekolah juga senantiasa selalu memberikan penyuluhan kepada para wali murid. Dengan itu, tidak ada lagi pemikiran untuk menyekolahkan anak ke sekolah favorit atau unggulan.”Para orang tua juga tidak bisa memaksakan kehendak untuk memasukkan anaknya bersekolah ke sekolah unggulan atau favorit,” ucap Jumaga Nadeak.

Jumaga Nadeak menyampaikan, pendidikan menjadi pokok pikiran utama DPRD Provinsi Kepri. Artinya, apapun yang berhubungan demi kemajuan pendidikan menjadi prioritas DPRD Kepri untuk mengusulkan.”Kalau memang ruang kelas kurang. Kita siap mendukung untuk mengusulkan anggaran pembangunan. Bukan hanya ruang kelas, sekolahnya bila perlu,” tegas Ketua DPRD Kepri itu.

Informasi yang dihimpun media ini, Rencana Daya Tampung (RDT) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, dan SMK Negeri di Kepri sebagai berikut: Kota Tanjungpinang ada sebanyak 53 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,908 siswa. Kota Batam ada sebanyak 127 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 4,572 siswa.

Kabupaten Bintan ada sebanyak 40 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,440 siswa. Kabupaten Karimun ada sebanyak 72 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 2,592 siswa. Kabupaten Natuna ada sebanyak 44 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,584 siswa.

Kabupaten Lingga ada sebanyak 42 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,512 siswa. Kabupaten Anamabas ada sebanyak 17 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 612 siswa. Total keseluruhan SMA Negeri se Kepri sebanyak 395 Rombel, dengan masing masing siswa per Rombel 36 orang, menampung sebanyak 14,220 siswa.

Kota Tanjungpinang ada 53 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,908 siswa. Kota Batam 87 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 3,132 siswa. Kabupaten Bintan sebanyak 26 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 936 siswa. Kabupaten Karimun 33 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 1,188 siswa.

Kabupaten Natuna 12 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 432 siswa. Kabupaten Lingga 8 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 288 siswa. Kabupaten Anambas ada 9 Rombongan Belajar (Rombel), dengan siswa per Rombel sebanyak 36 siswa, dengan jumlah 324 siswa. Total keseluruhan SMK Negeri se Kepri sebanyak 228 Rombel, dengan masing masing siswa per Rombel 36 orang, menampung sebanyak 8,208 siswa.

Bila dijumlahkan, ada 587 jumlah Rombel dari siswa per Rombel 36 siswa ini mampu menampung siswa sebanyak 22,428 siswa se Kepri untuk SMA dan SMK Negeri saja Pendaftaran PPDB dimulai , Senin 1 Juli hingga 5 Juli 2019.  Oleh karena itu bagi yang ingin mendaftar agar segera mungkin mendaftar. Dalam papan pengumuman tata cara pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Kepri.

SMAN 2 Tanjungpinang, Kepri sudah ramai didatangi para calon siswa. Rata rata, calon siswa membawa para orang tuannya, Senin (01/07/2019). Bahkan para orang tua yang mengenakan pakaian dinas juga ikut mendaftarkan anaknya. Dalam verifikasi berkas, SMAN 2 Tanjungpinang memberikan syarat-syarat sebagai berikut dalam verivikasi sekolah. Hasil print pendaftaran online  Ijzah asli dan fotocopy SMP, SKHU asli dan fotocopy SMP, KK/surat domisili, KI, Sertifikat prestasi(jalur prestasi, Surat pindah orang tua (jalur pindah tugas orang tua, Map merah (laki-laki), dan map kuning (perempuan).

Sementara Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali, hingga berita ini naik cetak belum berhasil dikonfirmasi terkait kekisruhan penerimaan Peserta Dididk Bari (PPDB) di sejumlah daerah Provinsi Kepri. Ketika dihubungi nomor ponsel Kepala Disdik kepri tersebut tidak aktif.***

Editor  : Mawardi

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Related posts

Penderita HIV di Batam Tahun 2018 Mencapai 6,522 Orang

pimred pimred

Pungli Marak di Imigrasi Gedung Sumatera Batam Centre, Biaya Pengurusan Kitas Dipatok Rp 6 Hingga Rp 7 Juta

Riski perdana

Pemko Batam Tunda Lanjutkan Pembangunan Sekolah 2016

Trianto