Misteri Ibu Pengganti dan Komedi Remaja di Hulu: Phony Mengguncang Persepsi
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Serial drama komedi terbaru Hulu, Phony, membawa penonton pada sebuah perjalanan menegangkan yang dimulai dari insiden tragis. Sonny Cooke, yang diperankan oleh Sam Nivola, harus menghadapi kenyataan pahit saat ia terbangun dari koma pasca kecelakaan mobil parah. Di sisinya, hadir sosok ibunya, Ellen (Connie Britton), namun Sonny yakin ada sesuatu yang janggal. Keyakinannya bahwa wanita yang ada di hadapannya bukanlah ibu kandungnya menjadi titik tolak misteri keluarga yang kompleks, mengupas tema identitas, gejolak masa remaja, dan dinamika hubungan orang tua-anak yang terus berubah.
Serial delapan episode ini berhasil memadukan ketegangan ala thriller psikologis dengan humor segar serta tekanan sosial yang akrab di kalangan pelajar SMA. Jurnalis Rob Owen dari Trib Total Media, dalam ulasannya yang terbit pada 19 Oktober 2026, menyoroti eksplorasi mendalamnya terhadap hubungan ibu dan anak, sementara TIME, pada 20 Oktober 2026, memuji pendekatan uniknya terhadap genre televisi yang sudah familier.
Di Balik Tabir Identitas Sang Ibu
Sebelum kecelakaan yang mengubah hidupnya, Sonny digambarkan sebagai siswa populer yang luwes bergaul di berbagai kelompok sosial.
Hubungannya dengan Ellen, seorang kepala sekolah SMA sekaligus ibu tunggal, tampak stabil dan penuh kedekatan.
Namun, pandangannya berubah drastis setelah ia menghabiskan seminggu di rumah sakit.
Saat siuman, Sonny mulai merasakan ada perbedaan halus pada diri wanita yang selama ini ia kenal sebagai ibunya.
Sonny bersikeras bahwa Ellen telah digantikan oleh orang lain.
Namun, orang-orang di sekitarnya, termasuk sahabatnya Vogel (Maliq Johnson), lebih cenderung mengaitkan kecurigaan Sonny sebagai efek samping dari trauma kecelakaan.
Di tengah keraguan tersebut, Mallory (Grace Brennan) dan sepupunya, Weldon (Colter Lee), justru terpanggil untuk membantunya menyelidiki kebenaran di balik kejanggalan yang dialami ibunya.
Berbagai Kemungkinan yang Menggantung
Phony sengaja menyisakan ruang untuk berbagai interpretasi mengenai transformasi Ellen. Kemungkinan yang ditawarkan mencakup aksi kriminal, peristiwa supernatural, hingga konsekuensi psikologis dari trauma yang dialami Sonny. Menurut tinjauan Rob Owen untuk Trib Total Media, empat episode awal serial ini menyajikan berbagai petunjuk tanpa memberikan motif yang jelas di balik dugaan pergantian sosok ibu tersebut. Pendekatan ini, sebagaimana dicatat oleh TIME, menghindari penggunaan formula thriller konvensional secara eksklusif.
Diciptakan oleh Nick Paley, yang dikenal lewat karya Marcel the Shell With Shoes On, dan diproduseri bersama Anthony King dari The Afterparty, serial ini memasukkan elemen-elemen yang sangat lekat dengan kehidupan remaja. Mulai dari percakapan canggung, pesta sekolah, kegalauan romantis, hingga relasi antar teman yang mudah dikenali, semuanya hadir melengkapi narasi misteri.
Narasi Sonny: Dari Kepercayaan Diri Menuju Keraguan Diri
Melalui narasi Sonny, penonton diajak memahami kepercayaan dirinya dalam menavigasi kehidupan SMA sebelum insiden kecelakaan meruntuhkan dunianya.
"Saya sebenarnya suka SMA," ucap Sonny di awal serial, menjelaskan kemampuannya mempertahankan popularitas berkat pemahamannya terhadap kebutuhan sosial teman-temannya.
"Saya tahu apa yang perlu didengar orang, dan orang mempercayai saya dengan masalah mereka," tambahnya.
Humor dalam serial ini juga banyak muncul dari karakter pendukungnya.
Salah satunya adalah kekasih Sonny, Chloe (Mahaela Park), yang dalam sebuah percakapan canggung dengan Mallory menjelaskan keputusannya menjadi vegan dengan alasan yang unik.
"Saya memutuskan jadi vegan ketika saya tahu bahwa sapi punya sahabat baik.
Lalu saya melihat seekor sapi dipenggal kepalanya," ujar Chloe.
Lebih jauh dari intrik misteri ibu pengganti, perilaku Sonny sendiri mengungkap konflik batin lain: kecenderungannya untuk menyesuaikan pendapat demi menyenangkan orang lain.
Kekhawatiran untuk membuat semua orang nyaman ternyata merambah hingga hubungannya dengan Chloe, terkadang mengesampingkan preferensi pribadinya sendiri.
"Saya bahkan tidak punya opini yang kuat!" seru Sonny.
Perjalanan Menemukan Jati Diri
TIME berpendapat bahwa keraguan diri ini memberikan dimensi coming-of-age pada serial ini, melampaui pertanyaan utama tentang identitas Ellen. Sonny dipaksa untuk menghadapi sejauh mana kepribadiannya dibentuk oleh keinginan untuk mendapatkan persetujuan.
Dalam konferensi pers virtual yang dilaporkan Trib Total Media, Nick Paley menjelaskan bahwa misteri tersebut menjadi sarana untuk mengeksplorasi bagaimana anak mulai melihat orang tua mereka sebagai individu, bukan lagi sebagai figur ideal.
"Ini adalah sesuatu yang sangat ingin saya jelajahi melalui genre ini, lensa misteri, karena saya pikir ini sangat relevan, di mana hubungan Anda dengan orang tua terus berubah sepanjang hidup Anda, dan misteri adalah cara untuk mendramatisir kehilangan itu.
Anda memiliki seseorang yang Anda kagumi seperti dewa, lalu Anda kehilangan itu. … Kami ingin misteri ini terasa semakin mengungkap kedalaman karakter dan hubungan, serta mengarah pada tikungan menarik berikutnya.
Saya juga sangat menyukai metafora apa yang terjadi, terutama di masa remaja antara ibu dan anak, yaitu ada pemisahan alami dan penting yang terjadi, dan dengan pemisahan itu datanglah duka di kedua belah pihak," ujar Paley.
Anthony King menambahkan tema ini dengan pengalamannya membesarkan dua putri remaja, menggambarkan penyesuaian emosional yang dihadapi orang tua saat anak-anak mereka menjadi lebih mandiri.
"Melihat, mengalami semua hal yang dulu normal—proyeksi cinta disambut dengan memutar mata atau tatapan kosong atau helaan napas—itu sangat aneh, karena Anda tahu secara intelektual apa yang terjadi dan mengapa, dan bahwa itu sebenarnya baik, tetapi itu juga menyakitkan," kata King.
Ia menggambarkan penerimaan perubahan itu sebagai bagian dari pengasuhan yang sulit namun perlu.
"Anda harus menelan itu," ujarnya.
Connie Britton, yang juga membesarkan seorang putra berusia 15 tahun, turut berbagi pandangannya mengenai perubahan pola asuh seiring bertambahnya usia anak.
Ia membandingkan kemudahan merawat bayi dengan ketidakpastian membesarkan remaja.
"Mengasuh saat anak-anak masih bayi itu sangat mudah.
Sekarang sangat rumit.
Seseorang memberi tahu saya bahwa mereka mendengar rekomendasi agar orang tua memperlakukan remaja seperti tanaman hias, Anda tidak bisa mengharapkan lebih dari yang Anda dapatkan dari tanaman hias.
Anda hanya perlu menjaga mereka tetap hidup.
Itu sangat benar," tutur Britton.
Trib Total Media melaporkan bahwa Hulu merilis dua episode pertama sebelum menayangkan episode-episode berikutnya setiap Selasa.
Kedua ulasan yang ada saat ini hanya mencakup sebagian dari delapan episode musim ini, sehingga resolusi akhir dari kecurigaan Sonny dan arah jangka panjang serial ini masih belum dapat ditentukan.
