Kalteng Membara: Titik Api Melonjak di Tengah Penurunan Nasional

Table of Contents
Sebaran Titik Api di 6 Provinsi Hari Ini, Kalteng Tertinggi
Kalteng Membara: Titik Api Melonjak di Tengah Penurunan Nasional

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Jakarta - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menunjukkan tren penurunan secara nasional. Hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat sebanyak 270 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di seluruh negeri. Angka ini menandai penurunan signifikan sebanyak 84 titik dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, di balik gambaran penurunan nasional tersebut, data pemantauan Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kemenhut mengungkapkan adanya lonjakan dramatis di salah satu provinsi.

Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan utama karena jumlah titik panasnya meroket dari 19 menjadi 92 titik hanya dalam kurun waktu 24 jam.

Kalimantan Tengah Jadi Pusat Perhatian

Lonjakan kasus karhutla di Kalimantan Tengah ini menempatkannya sebagai provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak di Indonesia pada periode tersebut.

Peningkatan tajam ini berbanding terbalik dengan kondisi enam provinsi prioritas penanganan karhutla lainnya, yang secara keseluruhan mengalami pengurangan jumlah titik panas dari 177 menjadi 125 titik.

Kemenhut menegaskan bahwa meskipun angka nasional menurun, kewaspadaan dan penguatan operasi di lapangan tetap menjadi prioritas, terutama di wilayah yang menunjukkan peningkatan kasus.

"Meski secara nasional menurun, kondisi setiap wilayah berbeda karena di Kalimantan Tengah hotspot justru meningkat dari 19 menjadi 92 titik sehingga operasi lapangan tetap diperkuat dan kewaspadaan tidak dikurangi," ujar Kemenhut dalam keterangan resmi yang diunggah melalui akun Instagram @kemenhut pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kalimantan Tengah Jadi Pusat Perhatian

Sebaran Titik Api di Enam Provinsi Prioritas

Selain Kalimantan Tengah yang mendominasi dengan 92 titik panas, provinsi lain yang juga terpantau memiliki titik api dengan tingkat kepercayaan tinggi antara lain Kalimantan Barat dengan 22 titik, dan Sumatera Selatan dengan sembilan titik.

Kalimantan Selatan mencatat dua titik panas.

Sementara itu, Provinsi Jambi dan Riau dilaporkan nihil titik panas.

Strategi Penanganan Karhutla yang Diterapkan

Menghadapi situasi karhutla yang dinamis ini, Kemenhut terus mengintensifkan upaya penanggulangan.

Operasi pengeboman air (water bombing) terus dikerahkan untuk memadamkan api di titik-titik yang terdeteksi.

Selain itu, inovasi dalam modifikasi cuaca juga menjadi bagian dari strategi, termasuk penggunaan dry ice untuk membantu mengurangi kabut asap dan memulihkan jarak pandang.

Khusus di Sumatera Selatan, Kemenhut berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melanjutkan operasi modifikasi cuaca sejak 16 Oktober 2026.

Upaya sinergis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meredakan bencana asap yang seringkali menyertai karhutla.

Baca Juga

Loading...