Alas Roban The Series: Misi Wisata Batang Lampaui Hiburan Horor
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - BATANG – Penayangan perdana serial "Alas Roban The Series" di Alun-Alun Batang pada Senin, 19 Oktober 2026, tidak hanya menyedot perhatian ribuan warga yang memadati area tersebut, tetapi juga membawa misi besar bagi Pemerintah Kabupaten Batang. Di balik suguhan cerita horor yang lekat dengan citra kawasan Alas Roban, pemerintah daerah memiliki agenda strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Batang kepada khalayak yang lebih luas melalui medium populer ini.
Acara nonton bareng tersebut turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah pemain utama yang berhasil menarik antusiasme penonton.
Bintang-bintang seperti Michelle Ziudith, yang memerankan karakter Sita, dan Fara Shakila sebagai Gendis, tampak hadir menyapa masyarakat.
Mereka didampingi oleh aktor lain seperti Arie Andika, Dosma, Kiwil, Tenno Ali, serta Rio Dewanto, yang kehadirannya semakin menambah semarak malam peluncuran serial yang disutradarai oleh Sondang Pratama ini.
Gangguan Teknis, Bukan Mistis
Meskipun demikian, momen istimewa ini sempat diwarnai insiden teknis.
Pada awal pemutaran, dialog film mendadak menghilang, menyisakan alunan musik latar yang berhasil membangun suasana mencekam.
Kejadian tak terduga ini sontak memicu perbincangan di antara ribuan penonton yang hadir.
Namun, Bupati Batang, M.
Faiz Kurniawan, dengan sigap menepis anggapan bahwa insiden tersebut berkaitan dengan unsur mistis.
"Enggak, enggak, enggak, itu hanya kesalahan teknis, bukan mistis, ya, Pak, ya?
Ya, teknis saja," ujar Bupati Faiz sambil tertawa menanggapi kekhawatiran warga, menegaskan bahwa gangguan tersebut murni disebabkan oleh masalah teknis dan bukan hal gaib.
Misi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Di luar insiden kecil tersebut, Bupati Faiz menekankan bahwa produksi "Alas Roban The Series" memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan atau cerita misteri.
Ia melihat serial ini sebagai sebuah platform potensial untuk promosi daerah.
Melalui narasi yang kuat dan popularitas yang diharapkan dari serial ini, Kabupaten Batang berupaya menggali potensi ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisatanya.
Serial yang mengangkat legenda dan mitos kawasan Alas Roban ini diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan menggandeng aktor dan aktris ternama, promosi mengenai keindahan alam, budaya, dan produk lokal Batang dapat menjangkau audiens yang lebih luas, melampaui batas-batas geografis.
Potensi Transformasi Budaya Lokal
Bupati Faiz secara spesifik menyatakan harapannya agar produksi film semacam ini dapat menjadi katalisator bagi perkembangan industri kreatif di Batang.
Ia melihat bahwa seni peran dan produksi film dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi yang membuka lapangan kerja baru, baik di sektor produksi maupun sektor pendukung lainnya seperti pariwisata.
"Nilai penting produksi film ini tidak berhenti pada hiburan maupun cerita misteri," tegas Bupati Faiz, menggarisbawahi visi besarnya.
Ia ingin agar "Alas Roban The Series" tidak hanya menghibur tetapi juga menjadi duta bagi Kabupaten Batang, mempromosikan warisan budaya dan keindahan alamnya agar semakin dikenal dan dikunjungi oleh masyarakat luas.
