Pasar Jaya Gencarkan Penataan PKL Pasar Kramat Jati Lewat Edukasi

Table of Contents
Pasar Jaya gencarkan sosialisasi penataan PKL untuk masuk pasar - ANTARA News
Pasar Jaya Gencarkan Penataan PKL Pasar Kramat Jati Lewat Edukasi

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya kini tengah menggencarkan kegiatan sosialisasi serta edukasi yang mendalam kepada para pedagang ikan dan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di luar kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Langkah persuasif ini bertujuan agar para pedagang tersebut secara sukarela memindahkan kegiatan operasional mereka ke dalam area gedung pasar demi ketertiban bersama.

Kebijakan penataan ini diambil sebagai bentuk tindak lanjut konkret atas instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, yang meminta agar jalan raya di sekitar area pasar bersih dari aktivitas pedagang liar. Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggarisbawahi bahwa keberadaan lapak ilegal di bahu jalan tersebut telah memicu kemacetan parah dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Selain masalah kemacetan, urgensi relokasi ini semakin mendesak setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas tragis yang menyebabkan meninggalnya seorang pelajar bernama Hammamshidqi Hammamut (18) pada Senin (17/8) lalu. Insiden mematikan tersebut mendorong otoritas terkait untuk segera mengambil tindakan tegas guna membenahi fasilitas jalan umum dan meminimalkan risiko kecelakaan serupa di kawasan Kramat Jati.

Direktur Keuangan Perumda Pasar Jaya, Deni Alfianto Amris, menegaskan pentingnya mengedepankan pendekatan kemanusiaan (humanity) dalam menangani proses relokasi para pelaku usaha informal ini. Penjelasan tersebut disampaikan secara langsung oleh Deni saat memberikan keterangan kepada awak media ANTARA di Kantor Perumda Pasar Jaya, Jakarta, pada hari Senin.

"Pasti kita sosialisasikan, jadi PKL inilah yang jadi tugas kita untuk dicarikan satu pendekatan humanity-nya agar masuk ke dalam," tutur Deni saat menjelaskan metode pendekatan yang mereka pilih. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang terbuka dan penuh empati sangat penting untuk mencegah timbulnya gesekan atau konflik sosial di lapangan selama proses penataan berlangsung.

Urgensi Komunikasi Persuasif dan Skema Usaha Baru bagi PKL

Menurut Deni, merelokasi pedagang yang terbiasa berjualan di jalanan membutuhkan pendekatan yang jauh berbeda dibanding mengelola pedagang formal yang sudah ada di dalam gedung. Pihak Pasar Jaya harus mampu meyakinkan para PKL bahwa berjualan di dalam area resmi justru memberikan jaminan keamanan usaha yang lebih baik dalam jangka panjang.

Program sosialisasi ini dirancang tidak hanya sekadar melarang pedagang berjualan di trotoar, melainkan juga memaparkan berbagai solusi bisnis yang konkret dan menguntungkan. Petugas di lapangan akan menjelaskan secara rinci tentang skema usaha, tarif sewa lapak yang terjangkau, fasilitas penunjang, hingga berbagai layanan prima yang bisa diakses pedagang.

"Kalau yang di luar ini ya memang harusnya jadi rencana jangka panjang di Pasar Jaya untuk selalu berkoordinasi terhadap PKL," tambah Deni. Dengan koordinasi yang matang, diharapkan kesadaran para pedagang dapat tumbuh secara mandiri tanpa harus melalui tindakan penertiban aparat yang koersif.

Mengurai Kemacetan Jakarta Timur Melalui Pembentukan Tim Khusus

Urgensi Komunikasi Persuasif dan Skema Usaha Baru bagi PKL

Guna mempermudah transisi para pedagang kaki lima ini, Perumda Pasar Jaya berencana membentuk tim khusus yang akan mengawal proses pemindahan secara bertahap. Tim ini bertugas memberikan bimbingan langsung kepada pedagang ikan dan komoditas lainnya agar proses administrasi masuk pasar berjalan tanpa hambatan birokrasi.

"Jadi dari koordinasi itu penting, ada yang namanya semacam tim agar yang di luar itu pindah ke dalam," papar Deni lebih lanjut mengenai rencana teknis tersebut. Keberadaan tim ini diharapkan mampu mengurai kemacetan parah dan menekan tingkat kepadatan lalu lintas (crowded) yang kerap dikeluhkan pengguna jalan di luar Pasar Kramat Jati.

Selain itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga dilaporkan memperketat pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan, terutama di area jalan licin akibat ceceran air dari aktivitas pedagang ikan liar. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan solusi komprehensif bagi keselamatan warga sekaligus ketertiban wilayah administratif Jakarta Timur.

Tuntutan Kompetensi Kepala Pasar dalam Memberikan Layanan Prima

Dalam skema penataan baru ini, para kepala pasar dituntut untuk berperan aktif dan tidak hanya fokus pada pengelolaan administratif di dalam area pasar saja. Mereka wajib memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta rutin memantau perkembangan wilayah luar sekitar pasar guna mengantisipasi kemunculan lapak liar baru.

"Kepala pasar itu harus bermazhab sales atau service excellence, atau ada ruang komunikasi," tegas Deni memaparkan kriteria kompetensi kepemimpinan yang dibutuhkan saat ini. Dengan orientasi pada pelayanan prima, kepala pasar diharapkan mampu merangkul para PKL dan mendengarkan aspirasi serta keluhan mereka secara langsung.

Pengawasan rutin secara berkala juga perlu ditingkatkan agar keberadaan pedagang liar di bahu jalan dapat diidentifikasi dan ditangani sejak awal oleh manajemen pasar. Deni mengingatkan bahwa membiarkan PKL berjualan di luar pasar dalam jangka panjang hanya akan menciptakan kebiasaan buruk yang semakin sulit ditertibkan di kemudian hari.

Menjaga Keberlangsungan Ekonomi Pedagang Melalui Relokasi Tertib

Perumda Pasar Jaya berharap bahwa pola pendekatan edukatif ini dapat melahirkan kesepahaman bersama yang menguntungkan kedua belah pihak. Hal ini penting agar proses relokasi tidak dipandang sebagai ancaman bagi mata pencaharian mereka, melainkan sebagai langkah peningkatan kualitas usaha.

"Dengan demikian, penataan PKL tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas usaha para pedagang," pungkas Deni. Langkah taktis ini diharapkan menjadi preseden baik bagi pengelolaan dan penataan pasar tradisional lainnya di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga

Loading...