Panduan NEET PG 2026 Exam Day Guidelines, Reporting Time, Dos and Don’ts

Table of Contents
NEET PG 2026 Exam Day Guidelines, Reporting Time, Dos and Don’ts
Panduan NEET PG 2026 Exam Day Guidelines, Reporting Time, Dos and Don’ts

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Badan Penyelenggara Ujian Medis Nasional India (NBEMS) secara resmi telah menetapkan pelaksanaan ujian National Eligibility cum Entrance Test for Post-Graduation (NEET PG) 2026 pada tanggal 30 Agustus 2026 mendatang. Terkait ujian ini, penting bagi peserta untuk memahami NEET PG 2026 Exam Day Guidelines, Reporting Time, Dos and Don’ts agar proses tes berjalan dengan lancar.

Mengingat tingginya persaingan dan ketatnya aturan pengawasan, NBEMS mengimbau seluruh kandidat untuk mencermati panduan hari ujian yang tercantum pada kartu ujian masing-masing. Pemahaman yang komprehensif mengenai regulasi ini sangat penting guna mencegah kesalahan teknis maupun administratif yang berujung pada pembatalan keikutsertaan peserta secara sepihak.

Jadwal Rilis Kartu Ujian dan Informasi Lokasi

Kartu informasi kota lokasi ujian (City Intimation Slip) sendiri telah dibuka aksesnya secara daring bagi para peserta sejak tanggal 10 Agustus hingga 26 Agustus 2026. Fasilitas ini diberikan agar para kandidat dapat merencanakan akomodasi dan perjalanan menuju lokasi ujian dengan matang tanpa tergesa-gesa.

Setelah mengetahui perkiraan lokasi ujian, para kandidat dapat mengunduh kartu ujian resmi (admit card) yang diterbitkan secara berkala menjelang hari pelaksanaan tes. Dokumen resmi tersebut memuat rincian penting seperti nomor registrasi, waktu pelaksanaan, serta alamat lengkap laboratorium komputer yang menjadi tempat ujian.

Waktu Pelaporan (Reporting Time) di Pusat Ujian

Gerbang utama di setiap pusat ujian akan ditutup secara rapat pada pukul 08.30 pagi, dan tidak ada toleransi bagi keterlambatan dengan alasan apa pun. Oleh karena itu, para peserta sangat disarankan untuk tiba di lokasi minimal satu hingga dua jam sebelum gerbang ditutup demi menghindari penumpukan antrean verifikasi keamanan.

Setelah memasuki area gerbang utama, seluruh peserta diwajibkan untuk melewati meja registrasi khusus guna melakukan pemindaian biometrik sidik jari secara digital. Proses biometrik dan verifikasi identitas resmi ini akan ditutup secara total tepat 30 menit sebelum ujian dimulai, yaitu pada pukul 08.30 pagi.

Dokumen Wajib yang Harus Dibawa Peserta

Setiap peserta wajib membawa dokumen fisik berupa hasil cetak kartu ujian NEET PG 2026 yang telah ditempeli pasfoto berwarna ukuran 35x45 milimeter. Foto tersebut harus menggunakan latar belakang putih bersih dengan proporsi wajah dan kepala menutupi setidaknya 75 persen area foto, serta mencantumkan nama peserta dan tanggal pengambilan gambar.

Selain kartu ujian tersebut, peserta juga diharuskan membawa fotokopi dokumen registrasi resmi dari Medical Council of India (MCI) atau State Medical Council (SMC) baik yang bersifat permanen maupun sementara. Dokumen pendukung ini sangat vital untuk membuktikan keabsahan kualifikasi medis dasar yang dimiliki oleh masing-masing peserta ujian.

Jadwal Rilis Kartu Ujian dan Informasi Lokasi

Kartu identitas asli yang sah, berfoto, dan belum kedaluwarsa seperti Aadhaar Card, Passport, PAN Card, Driving License, atau Voter ID wajib ditunjukkan kepada petugas pengawas di gerbang masuk. Pihak panitia menegaskan bahwa peserta yang gagal menunjukkan kartu identitas asli tidak akan diizinkan memasuki ruang ujian dalam kondisi apa pun.

Ketentuan khusus juga diberlakukan bagi warga negara India atau pemegang kartu OCI lulusan luar negeri, seperti lulusan kedokteran dari Indonesia, yang diwajibkan membawa sertifikat kelulusan FMGE asli. Dokumen kelulusan Foreign Medical Graduate Examination tersebut harus dicetak resmi menggunakan kop surat dari pihak National Board of Examinations (NBE).

Aturan Barang Bawaan (Dos and Don’ts)

NBEMS menerapkan aturan sterilisasi yang sangat ketat di dalam ruang ujian dengan melarang keras pembawaan semua jenis perangkat elektronik seperti ponsel, kalkulator, dan jam tangan pintar. Peserta juga dilarang membawa alat tulis pribadi seperti pulpen, pensil, penghapus, penggaris, kertas coretan, maupun buku catatan ke dalam area ujian.

Segala jenis makanan ringan, bekal makanan rumahan, minuman manis, hingga botol air minum mineral kemasan juga tidak diperkenankan melewati batas pemeriksaan keamanan. Barang-barang pelengkap penampilan seperti tas jinjing, dompet kulit, ikat pinggang berkepala logam, topi, serta berbagai jenis kantong penyimpanan wajib ditinggalkan di luar area steril.

Ketentuan Berbusana (Dress Code)

Terkait aturan berbusana (dress code), panitia penyelenggara menyarankan para peserta menggunakan pakaian kasual atau formal yang sederhana demi menunjang kenyamanan fisik selama tiga setengah jam ujian. Pakaian dengan desain rumit, memiliki banyak kantong besar, maupun pakaian pesta yang mencolok sangat dilarang untuk menghindari potensi penyembunyian alat bantu ilegal.

Peserta wanita diimbau untuk tidak mengenakan perhiasan berbahan logam seperti kalung, anting, gelang, atau cincin guna mempermudah proses pemindaian detektor logam di pintu masuk. Bagi peserta pria, aturan melarang penggunaan ikat benang suci keagamaan serta penggunaan sepatu tertutup rapat yang menutupi seluruh bagian kaki.

Sistem Penilaian dan Prosedur Pasca Ujian

Sistem evaluasi NEET PG 2026 menerapkan skema pengurangan poin untuk setiap jawaban salah (negative marking) guna menguji ketepatan analisis klinis para peserta secara akurat. Dengan demikian, para peserta sangat dianjurkan untuk tidak melakukan spekulasi jawaban dan membiarkan soal tetap kosong jika tidak meyakini kebenaran jawabannya.

Selama ujian berlangsung, segala bentuk tindakan mencurigakan, kecurangan akademis, atau perilaku tidak kooperatif di dalam ruangan akan ditindak tegas berupa pembatalan kepesertaan secara permanen. Pengawas ujian memiliki wewenang penuh untuk mengeluarkan peserta yang terbukti mengganggu jalannya ketertiban ujian tanpa kompromi.

Setelah lembar jawaban digital dikirimkan secara online, para peserta diwajibkan untuk tetap menyimpan kartu ujian fisik mereka dengan aman hingga seluruh rangkaian konseling selesai. Dokumen tersebut akan terus digunakan sebagai bukti otentik kelulusan dan persyaratan utama saat melakukan registrasi ulang di institusi pendidikan kedokteran pilihan.

Baca Juga

Loading...