InJourney Airports Jadikan Hari Pelanggan Momentum Tingkatkan Layanan Bandara
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan di 37 bandara yang dikelolanya di seluruh Indonesia. Peringatan yang jatuh pada Jumat (4/9/2026) ini ditandai dengan turunnya jajaran direksi perseroan langsung ke lapangan untuk menyapa dan berdialog dengan penumpang pesawat serta pengguna jasa bandara.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyatakan bahwa suara pelanggan atau voice of customer menjadi prioritas utama perusahaan dalam merancang fasilitas dan layanan bandara. Menurutnya, pendekatan ini memastikan setiap perbaikan dan inovasi yang dilakukan benar-benar relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Suara Pelanggan Jadi Kompas Utama Transformasi Bandara
"InJourney Airports menempatkan suara pelanggan sebagai prioritas utama supaya fasilitas dan pelayanan bandara selalu relevan dengan kebutuhan pelanggan, pengunjung dan pengguna jasa bandara serta penumpang pesawat," kata Mohammad R. Pahlevi melalui keterangannya, Jumat (4/9/2026). Pernyataan ini menegaskan bahwa perusahaan pengelola bandara terbesar di Indonesia tersebut tidak sekadar merayakan Harpelnas secara seremonial, melainkan menjadikannya ajang evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Mohammad R. Pahlevi juga menekankan pentingnya program Listen-Care-Act yang terus diperkuat sebagai kerangka kerja utama dalam mengelola aspirasi pelanggan. Program ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendengarkan setiap masukan, memahami kebutuhan di baliknya, lalu menindaklanjuti secara cepat dan terukur.
Direksi Turun Langsung ke Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai
Pada peringatan Harpelnas 4 September 2026, jajaran manajemen termasuk direksi perseroan hadir secara langsung di dua bandara utama Indonesia. Mereka menyapa dan membuka dialog terbuka dengan pengguna jasa bandara di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
"Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan dua bandara terbesar di Indonesia serta menjadi pilot project dari transformasi bandara," ujar Mohammad R. Pahlevi. Ia menambahkan bahwa dialog langsung di kedua bandara tersebut menghasilkan masukan-masukan berharga yang dipastikan akan ditindaklanjuti secara cepat untuk peningkatan pelayanan di seluruh bandara kelolaan InJourney Airports.
Pemilihan dua bandara tersebut bukan tanpa alasan strategis. Sebagai gerbang utama penerbangan domestik dan internasional, Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai melayani jutaan penumpang setiap tahunnya sehingga menjadi barometer kualitas layanan penerbangan nasional.
Survei Kepuasan Pelanggan Digelar di 7 Bandara Serentak
Selain interaksi langsung dengan penumpang, InJourney Airports juga menggelar survei Customer Satisfaction (CSAT) secara serentak di tujuh bandara besar. Ketujuh bandara tersebut adalah Bandara Internasional Yogyakarta, Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Kualanamu Deli Serdang, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Sultan Aji Mahmud Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
Survei CSAT ini dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna jasa bandara secara komprehensif, mulai dari kenyamanan fasilitas terminal hingga responsivitas petugas di lapangan. Data yang terkumpul akan menjadi dasar perusahaan dalam menyusun strategi perbaikan layanan yang lebih tepat sasaran di seluruh jaringan bandara.
Program Customer Appreciation Cart sebagai Bentuk Terima Kasih
Bersamaan dengan pelaksanaan survei, ketujuh bandara tersebut juga menjalankan program Customer Appreciation Cart sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Melalui program ini, petugas membagikan secara gratis berbagai souvenir berupa amenities, little treats, dan sweet treats kepada penumpang serta pengunjung bandara.
Program pembagian souvenir ini menjadi simbol penghargaan perusahaan terhadap loyalitas dan kepercayaan pelanggan yang terus menggunakan jasa bandara-bandara kelolaan InJourney Airports. Langkah ini juga dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional antara pengelola bandara dan masyarakat pengguna jasa.
Membangun Kedekatan Melalui Berbagai Saluran Komunikasi
InJourney Airports tidak hanya mengandalkan momen Harpelnas untuk menjaring aspirasi pelanggan. Perusahaan terus membangun kedekatan dengan pengguna jasa melalui berbagai program dan saluran komunikasi sepanjang tahun, termasuk platform digital dan interaksi tatap muka di area bandara.
Pendekatan multikanal ini mencerminkan kesadaran pengelola bandara bahwa ekspektasi penumpang terhadap kualitas layanan terus meningkat seiring pertumbuhan industri penerbangan nasional. Dengan mengelola 37 bandara di berbagai wilayah Indonesia, konsistensi standar pelayanan menjadi tantangan sekaligus prioritas yang harus dijaga.
Transformasi Layanan Bandara Berbasis Data Pelanggan
Pemanfaatan data dari survei CSAT dan masukan langsung pelanggan menjadi fondasi penting dalam proses transformasi layanan bandara yang tengah dijalankan InJourney Airports. Setiap temuan dan rekomendasi dari lapangan diolah menjadi rencana aksi yang terukur dengan target waktu penyelesaian yang jelas.
Dengan menjadikan Hari Pelanggan Nasional sebagai momentum strategis, InJourney Airports menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan bandara bukanlah sekadar jargon. Komitmen ini dibuktikan melalui aksi nyata berupa kehadiran direksi di lapangan, pelaksanaan survei terstruktur, serta program apresiasi yang menyentuh langsung pengalaman penumpang di bandara.
