Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Reruntuhan Rumah di Kota Medan

Table of Contents
Tim SAR gabungan evakuasi korban reruntuhan rumah di Kota Medan - ANTARA News Bengkulu
Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Reruntuhan Rumah di Kota Medan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan saat ini tengah melakukan operasi evakuasi intensif terhadap para korban reruntuhan rumah di Kawasan Perumahan Grand Polonia, Kota Medan. Pengerahan personel tambahan dilakukan secara cepat untuk mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Operasi Penyelamatan di Kawasan Grand Polonia

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi bahwa operasi penyelamatan ini dilakukan dengan strategi terstruktur untuk menemukan korban yang tersisa. Tim SAR gabungan telah menyisir titik-titik krusial yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban di bawah material bangunan.

Strategi pencarian di lapangan dibagi menjadi empat tim, atau yang dikenal dengan istilah Search and Rescue Unit (SRU), dengan pembagian tugas yang spesifik. Setiap tim dibekali dengan peralatan teknis untuk memaksimalkan efektivitas pencarian di balik reruntuhan beton dan material berat.

SRU I bertanggung jawab penuh melaksanakan pencarian serta identifikasi awal korban menggunakan drone thermal untuk memantau panas tubuh di sekitar area kejadian. Kemudian, SRU II bergerak melakukan pencarian dan evakuasi menggunakan metode ASR 1 pada cakupan area yang lebih luas untuk mengidentifikasi potensi bahaya susulan.

Di sisi lain, SRU III melakukan pencarian cepat melalui metode ASR 3 dengan fokus utama pada struktur bangunan yang masih dianggap labil dan berbahaya. Tim ini menggunakan peralatan ekstrikasi khusus untuk menembus material bangunan guna menjangkau korban yang diduga masih terjebak.

SRU IV memegang peran vital dengan melakukan evakuasi material reruntuhan secara fisik menggunakan dukungan berbagai alat berat. Penggunaan crane, mobil tangga pemadam kebakaran, serta ekskavator menjadi krusial dalam membuka akses jalan menuju titik-titik yang sulit dijangkau.

Operasi Penyelamatan di Kawasan Grand Polonia

Data Korban dan Prosedur Identifikasi

Berdasarkan data sementara yang dihimpun tim di lapangan, terdapat tujuh orang korban yang terdampak dalam insiden runtuhnya bangunan perumahan tersebut. Empat orang di antaranya berhasil diselamatkan, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian aktif.

Hery Marantika menyatakan bahwa tim SAR berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 15.40 WIB. Korban yang ditemukan tersebut kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak pemangku kebijakan terkait.

Peralatan dan Profesionalisme Tim Penyelamat

Kesuksesan operasi penyelamatan ini sangat bergantung pada dukungan peralatan canggih yang dioperasikan oleh para personel terlatih di lapangan. Basarnas Medan memastikan bahwa berbagai instrumen pendukung, mulai dari rescue truck hingga peralatan medis, disiapkan secara lengkap untuk menunjang kebutuhan operasi.

Perlengkapan komunikasi dan peralatan mountaineering juga disiagakan untuk menjaga keselamatan para penyelamat selama proses pembongkaran reruntuhan yang berisiko. Kerja sama lintas sektoral dalam tim SAR gabungan ini membuktikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi situasi darurat di wilayah urban.

Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan masih terus dilanjutkan dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap memberikan ruang gerak bagi petugas agar proses evakuasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun non-teknis.

Baca Juga

Loading...