Profil Donny Ermawan dan Yos, Petinggi Universitas Republik Indonesia

Table of Contents
Profil Donny Ermawan dan Yos, Petinggi Universitas Republik Indonesia
Profil Donny Ermawan dan Yos, Petinggi Universitas Republik Indonesia

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitoyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI). Pelantikan dua tokoh penting ini dilaksanakan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 22 Juli 2026.

Agenda pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengangkatan politikus Partai Gerindra, Sudaryono, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sudaryono menggantikan posisi Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Penunjukan Donny dan Yos didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi arah kebijakan pendidikan di institusi tersebut.

Visi di Balik Pembentukan Universitas Republik Indonesia

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Universitas Republik Indonesia dirancang sebagai lembaga strategis untuk mencetak pemimpin bangsa masa depan. Institusi ini mengadopsi model pendidikan kepemimpinan yang sudah teruji efektif di sejumlah negara maju.

Menurut Prasetyo, negara-negara lain telah lebih dulu mengadopsi lembaga serupa yang secara khusus bertugas mempersiapkan calon pemimpin untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang pemerintah dalam mencetak kader-kader yang kompeten.

"Itu sudah kita persiapkan lama, namun waktunya memang baru tepat sekarang, nanti akan ada waktunya saya jelaskan detailnya," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan. Pernyataan ini menegaskan bahwa URI bukanlah proyek baru, melainkan rencana yang telah dimatangkan.

Profil Donny Ermawan Taufanto

Visi di Balik Pembentukan Universitas Republik Indonesia

Sebelum mengemban amanah sebagai Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto dikenal memiliki karier yang moncer di sektor pertahanan dan militer. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Sjafrie Sjamsoeddin sejak 21 Oktober 2024.

Donny merupakan tokoh militer dari matra TNI Angkatan Udara (AU) dengan pangkat terakhir sebagai Marsekal Kehormatan. Ia juga sempat menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Jenderal Kemhan saat Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2020-2024.

Kualitas kepemimpinan Donny terbukti sejak awal kariernya sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara angkatan 1988 yang meraih medali Adhi Makayasa. Di luar militer, ia juga memiliki latar belakang pendidikan akademis yang solid dengan gelar sarjana manajemen dari Universitas Gajayana Malang.

Selain itu, Donny juga meraih gelar master dalam studi pembangunan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Tesisnya yang berjudul 'Kesadaran Pertahanan Nasional Masyarakat Pesisir dalam Konteks Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Natuna sebagai Garda Terdepan Republik Indonesia' menunjukkan kepeduliannya terhadap strategi ekonomi di wilayah perbatasan.

Profil Yos Sunitoyoso

Di posisi Wakil Gubernur, Yos Sunitoyoso membawa keahlian akademik yang mumpuni sebagai Guru Besar Pemodelan Keputusan Bisnis di Sekolah Bisnis & Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Institusi tempat ia berkarya ini merupakan lembaga pendidikan terakreditasi AACSB di Indonesia.

Yos menempuh jenjang pendidikan tinggi yang sangat komprehensif, dimulai dari sarjana teknik industri di ITB yang diselesaikan pada tahun 2000. Ia kemudian melanjutkan studi ke luar negeri dengan meraih gelar Magister Teknik dari Nagaoka University of Technology, Jepang, pada 2004.

Pendidikan doktoralnya diselesaikan di University of the West of England (UWE) Bristol, Inggris, pada tahun 2007. Pengalaman internasional ini didukung dengan posisinya sebagai peneliti pascadoktoral di Transportation Research Group, University of Southampton, selama periode 2008 hingga 2009.

Sejak bergabung dengan SBM ITB pada 2010, Yos telah menorehkan berbagai prestasi di bidang akademik. Ia tercatat pernah menerima penghargaan dari ITB untuk kategori Pengajaran pada 2016, Pengembangan Kelembagaan pada 2017, serta Riset dan Inovasi pada 2024.

Baca Juga

Loading...