Mahasiswa IPB University Optimalkan Potensi Bio Slurry untuk Pertanian Berkelanjutan di Desa Tegal Waru

Table of Contents
Mahasiswa IPB University Optimalkan Potensi Bio Slurry untuk Pertanian Berkelanjutan di Desa Tegal Waru
Mahasiswa IPB University Optimalkan Potensi Bio Slurry untuk Pertanian Berkelanjutan di Desa Tegal Waru

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Mahasiswa IPB University yang tergabung sebagai penerima Beasiswa Sobat Bumi (SOBI IPB) telah sukses melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui inisiatif Desa Energi Berdikari (DEB) di Desa Tegal Waru, Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 3 hingga 4 Agustus. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan potensi bio slurry yang dihasilkan dari instalasi biogas guna mendukung praktik pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut.

Rangkaian program pengabdian ini terdiri atas dua pilar utama, yaitu Bio Kreasi dan Bio Tani, yang dilaksanakan dengan dukungan penuh dari para volunteer Energize Squad. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah meningkatkan nilai tambah limbah ternak melalui pengolahan menjadi pupuk organik cair (POC) dan pupuk hayati yang bermanfaat bagi produktivitas lahan petani lokal.

Menggali Potensi Limbah Menjadi Nilai Ekonomi

Selama ini, pemanfaatan limbah ternak di Desa Tegal Waru hanya berfokus pada sumber energi biogas, sementara residu berupa bio-slurry belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Padahal, bio-slurry sebenarnya menyimpan kandungan unsur hara esensial serta mikroorganisme menguntungkan yang sangat efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.

Rani Fauzia Handiani, selaku perwakilan mahasiswa, menegaskan bahwa program Desa Energi Berdikari hadir sebagai langkah nyata dalam mendorong konsep ekonomi sirkular yang inklusif di tingkat desa. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk mengubah limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna menjadi solusi bagi sektor pertanian, sekaligus berperan aktif dalam mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh penumpukan limbah ternak.

Inovasi Program Bio Kreasi bagi Petani Lokal

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan program Bio Kreasi, sebuah sesi sosialisasi komprehensif mengenai teknik pemanfaatan bio-slurry menjadi pupuk organik cair (POC) dan pupuk hayati berkualitas. Program edukatif ini berhasil menarik perhatian 24 petani di Desa Tegal Waru yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang sesi berlangsung, mencerminkan keinginan kuat masyarakat untuk menerapkan inovasi teknologi pertanian.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan mendalam mengenai POC bio-slurry, analisis manfaat penggunaan pupuk organik bagi produktivitas tanaman, rincian alat dan bahan yang diperlukan, hingga panduan mekanisme pembuatan pupuk yang sederhana. Selain mendapatkan pengetahuan teoretis, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai potensi penerapan pupuk organik pada lahan pertanian mereka masing-masing guna menyelesaikan kendala yang selama ini dihadapi.

Menggali Potensi Limbah Menjadi Nilai Ekonomi

Implementasi Bio Tani dan Praktik Lapangan

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan melalui program Bio Tani, yang memfokuskan pada praktik aplikasi langsung POC bio-slurry pada salah satu demplot tanaman ubi jalar milik petani setempat di Desa Tegal Waru. Melalui demonstrasi ini, para petani dapat memahami secara teknis dosis yang tepat, waktu aplikasi yang optimal, serta pengamatan langsung terhadap manfaat penggunaan POC bagi pertumbuhan tanaman ubi jalar.

Sebagai bentuk dukungan konkret, para petani juga mendapatkan POC bio-slurry secara gratis yang bisa langsung diaplikasikan pada lahan pertanian mereka masing-masing setelah sesi pelatihan berakhir. Inisiatif pembagian produk ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi petani untuk mulai beralih menggunakan pupuk organik sebagai alternatif pupuk kimia yang lebih ramah lingkungan.

Keberlanjutan Pertanian dan Dampak Lingkungan

Aspek keberlanjutan menjadi fokus utama dari rangkaian kegiatan Desa Energi Berdikari, sehingga langkah tindak lanjut pasca-kegiatan menjadi sangat krusial bagi keberhasilan program. Sebagai evaluasi, tim akan melakukan uji coba penggunaan POC bio-slurry pada tiga demplot tanaman cabai milik petani di Desa Tegal Waru guna mengukur efektivitasnya secara lebih luas.

Uji coba lanjutan ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat efektivitas POC terhadap produktivitas tanaman cabai, sekaligus menjadi dasar pengembangan pemanfaatan bio-slurry secara lebih masif di masyarakat. Data yang diperoleh dari demplot ini nantinya akan digunakan sebagai bukti empiris yang kuat untuk meyakinkan lebih banyak petani mengenai keuntungan beralih ke praktik pertanian organik.

Komitmen Mahasiswa IPB untuk Solusi Lingkungan

Rani Fauzia Handiani menegaskan bahwa melalui rangkaian program Bio Kreasi dan Bio Tani, pihaknya berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi lingkungan yang memiliki dampak nyata dan terukur bagi masyarakat pedesaan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan petani mengenai pengelolaan limbah ternak, program ini juga bertujuan mendorong terciptanya ekosistem pertanian yang lebih ramah lingkungan, produktif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Harapannya, pemanfaatan bio-slurry ini dapat terus berkembang pesat sehingga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Desa Tegal Waru dan wilayah sekitarnya. Dengan sinergi antara akademisi, relawan, dan petani, masa depan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Baca Juga

Loading...