Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Ini Alasan Kesehatan dan Penggantinya

Table of Contents
BGN Chief Nanik S Deyang Resigns
Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Ini Alasan Kesehatan dan Penggantinya

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan puncak lembaga tersebut. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung melalui akun Facebook pribadinya pada hari Rabu.

Keputusan untuk mundur diambil lantaran kondisi kesehatan Nanik yang saat ini sedang memburuk. Nanik mengungkapkan bahwa dirinya sedang berjuang melawan penyakit jantung dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut di luar negeri.

Dia berencana untuk segera bertolak ke luar negeri guna mendapatkan opini kedua terkait kondisi kesehatannya. Nanik pun dikabarkan sudah memiliki rencana untuk meninggalkan Indonesia pada hari yang sama saat pengumuman dibuat.

Dalam pesan perpisahannya, dia menyampaikan permohonan maaf karena harus meninggalkan tanggung jawab sebagai pimpinan BGN. Dia juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan restu sekaligus menaruh simpati atas kondisi kesehatannya.

Peran Nanik dalam Dewan Pengawas BGN

Meskipun mengundurkan diri, Nanik mengungkapkan bahwa Presiden memintanya untuk tetap memantau kinerja lembaga tersebut. Prabowo tampaknya mempertimbangkan pembentukan dewan pengawas untuk mengawal program-program strategis pemerintah.

Nanik mengakui bahwa Presiden Prabowo Subianto secara khusus telah memintanya untuk memimpin dewan pengawas tersebut nantinya. Sembari berkelakar, dia menyebutkan bahwa dirinya masih sanggup untuk memberikan teguran atau masukan meskipun dalam kondisi sakit.

Peran Nanik dalam Dewan Pengawas BGN

Pernyataan menarik lainnya muncul ketika Nanik menyinggung urusan anggaran dalam lembaga tersebut. Dia mengaku merasa trauma dan takut jika harus kembali berurusan dengan pengelolaan uang dalam menjalankan tugas.

Status BGN dan Latar Belakang Jabatan

Kabar pengunduran diri ini telah dikonfirmasi kebenarannya oleh salah satu staf khusus atau aide Presiden Prabowo, yakni Dirgayuza Setiawan. Hingga saat ini, pihak pemerintah dikabarkan belum menunjuk pengganti untuk mengisi posisi Kepala BGN yang kosong.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait mundurnya pimpinan mereka. Lembaga ini merupakan ujung tombak dari program makan bergizi gratis yang menjadi inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Program makan gratis ini merupakan inisiatif yang memerlukan anggaran besar dan sempat menghadapi berbagai tantangan operasional di lapangan. Sebelum menjabat sebagai kepala, Nanik sempat menduduki posisi sebagai wakil kepala di badan yang sama.

Perjalanan Nanik memimpin BGN dimulai setelah pendahulunya, Dadan Hindayana, ditahan oleh Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi. Sebagai informasi, Nanik dikenal sebagai pendukung setia Prabowo Subianto pada pemilihan presiden periode sebelumnya.

Terkait aspek hukum, Kejaksaan Agung sebelumnya sempat membuka peluang untuk memanggil Nanik dalam rangkaian penyidikan kasus tersebut. Status pengganti Nanik kini menjadi perhatian publik di tengah berjalannya program prioritas pemerintah ini.

Baca Juga

Loading...