Sunat Ceria MWCNU Ngawen: Khitan Massal Inklusif Layani 40 Anak
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, sukses menyelenggarakan kegiatan khitan massal bertajuk Sunat Ceria. Acara ini berlangsung dengan khidmat di Klinik Restu Medika pada hari Ahad, 28 Juni 2026.
Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi strategis dari berbagai pihak demi melayani masyarakat. Organisasi yang terlibat meliputi MWCNU Ngawen, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), LAZISNU PCNU Kabupaten Klaten, Jamaah Wasilah Ngawen, serta dukungan penuh dari Klinik Restu Medika.
Persiapan acara ini dilakukan secara matang dalam jangka waktu satu bulan sebelum pelaksanaan. Hasilnya, kuota sebanyak 40 peserta terpenuhi berkat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi di wilayah tersebut.
Ketua Panitia, Mujiyono, mengungkapkan bahwa sosialisasi melalui platform media sosial seperti grup WhatsApp dan Facebook terbukti sangat efektif. Melihat animo masyarakat yang besar, panitia kini mempertimbangkan untuk menambah kuota peserta pada penyelenggaraan tahun depan.
Wujud Nyata Inklusivitas dan Semangat Kebinekaan
Ketua MWCNU Ngawen, Zainuri Hamid, menegaskan bahwa Sunat Ceria adalah agenda tahunan yang bersifat terbuka bagi seluruh kalangan. Pihaknya berkomitmen untuk tidak membedakan latar belakang peserta demi melayani masyarakat secara luas.
Bukti konkret dari semangat tersebut terlihat dari partisipasi anak-anak dari latar belakang lintas agama, termasuk penganut Kristen Protestan. Selain itu, kegiatan ini juga memfasilitasi anak difabel tunarungu sebagai wujud nyata kebinekaan dalam kehidupan berbangsa.
Khitan Sebagai Syiar dan Layanan Sosial
Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Klaten, Muhammad Cahyanto, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat tolong-menolong. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi nyata dari perintah Allah untuk saling membantu antar sesama manusia.
Ia juga menambahkan bahwa khitan merupakan bagian penting dari syiar Islam dan fitrah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim, khitan termasuk ke dalam lima perkara fitrah yang harus dilakukan seorang Muslim.
Kesan Mendalam dari Para Peserta
Salah seorang peserta, Exel Nazareu Mahendra, mengaku mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial Facebook. Ia merasa bersyukur bisa mengikuti program ini setelah mendapatkan izin dari tim panitia yang sangat terbuka.
Peserta lainnya, Krisna Widhi Nugroho, seorang penyandang disabilitas tunarungu dari Desa Mayungan, juga mendapatkan kesempatan emas ini. Kerabat yang mendampinginya merasa sangat terbantu karena acara ini memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan layanan medis.
Komitmen Klinik dalam Pelayanan Berkelanjutan
Direktur Klinik Restu Medika, dr H Nuril Ahmadi, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh keberlangsungan program ini di masa depan. Klinik berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas layanan apabila jumlah peminat Sunat Ceria terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya.
Melalui Sunat Ceria, MWCNU Ngawen berharap dapat terus menghadirkan layanan sosial yang bermanfaat dan berdaya guna bagi masyarakat. Semangat kepedulian, kebersamaan, dan khidmah Nahdlatul Ulama akan terus dijaga melalui program-program kemanusiaan serupa di masa depan.