PC ISNU Sukoharjo 2026-2030 Dikukuhkan: Perkuat Tradisi Intelektual dan Globalisasi
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Sukoharjo masa khidmat 2026–2030 telah resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026). Peristiwa ini menandai dimulainya babak baru bagi organisasi intelektual Nahdliyin tersebut untuk memperkuat peran strategisnya di tingkat daerah maupun nasional.
Prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ISNU, Prof. Phil H. Kamaruddin Amin. Dalam susunan pengurus periode 2026-2030, Prof. H. Toto Suharto dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua, sementara posisi Sekretaris dijabat oleh Prof. H. Zainul Abas.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni pengukuhan kepengurusan baru, tetapi juga diisi dengan orasi ilmiah yang inspiratif. Orasi ini mengangkat tema sentral bertajuk "Menguatkan Aswaja, Menggerakkan Sarjana, dan Mengglobalkan ISNU".
Fokus pada Penguatan Ekosistem Keilmuan
Tema tersebut menegaskan tantangan masa depan organisasi sarjana NU yang tidak lagi terbatas pada penguatan kelembagaan semata. Fokus utama saat ini adalah membangun ekosistem keilmuan yang adaptif dan mampu memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat di era globalisasi.
ISNU memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, profesional, teknokrat, hingga pelaku usaha dari kalangan Nahdliyin. Kekuatan kolektif ini perlu dikonsolidasikan agar dapat melahirkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa.
Selain memperkokoh tradisi akademik, ISNU juga didorong untuk memperluas jejaring keilmuan hingga ke tingkat internasional. Upaya mengglobalkan ISNU bukan hanya tentang eksistensi, melainkan membawa nilai-nilai Islam moderat dan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah ke kancah global.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia Nahdlatul Ulama di bidang sains, teknologi, dan riset menjadi agenda mendesak dalam orasi tersebut. Organisasi intelektual ini diharapkan mampu melahirkan ilmuwan dan peneliti unggul yang mampu menjawab tantangan kemajuan peradaban modern.
ISNU dituntut untuk tidak hanya unggul dalam kajian keislaman, tetapi juga berkiprah aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguasaan sains modern dipandang sebagai instrumen penting untuk meningkatkan daya saing umat serta menyelesaikan berbagai problematika sosial dan lingkungan.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, turut memberikan sambutan hangat mengenai kehadiran ISNU di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa ISNU adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk kemajuan daerah. Ia berharap para sarjana Nahdliyin mampu menghadirkan pemikiran moderat, ilmiah, dan aplikatif, khususnya dalam pendidikan, penguatan moderasi beragama, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukoharjo, KH. Khomsun Nur Arif, mengungkapkan bahwa pelantikan ini adalah momentum penting kebangkitan organisasi. Ia berharap ISNU dapat menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh intelektual Nahdliyin agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh umat.
Rangkaian kegiatan pelantikan kemudian ditutup dengan arahan dari jajaran Syuriyah PCNU Kabupaten Sukoharjo. Mereka menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan akhlak, dan teguh memegang prinsip Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.