LBH GP Ansor Kendal Bekali Peserta PKD Singorojo Materi Kesadaran Hukum: Bekal Penting Kader Masa Depan

Table of Contents
LBH GP Ansor Kendal Bekali Peserta PKD Singorojo Materi Kesadaran Hukum
LBH GP Ansor Kendal Bekali Peserta PKD Singorojo Materi Kesadaran Hukum: Bekal Penting Kader Masa Depan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pendidikan Kader Dasar (PKD) yang diselenggarakan oleh GP Ansor PAC Singorojo, Kabupaten Kendal, pada 3–5 Juli 2026, telah sukses menjadi ruang penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah serta keorganisasian. Selain materi pokok tersebut, salah satu sesi paling krusial dalam acara yang berlangsung di TPQ Al-Firdaus, Desa Merbuh ini adalah pembekalan materi mengenai kesadaran hukum bagi para kader.

Sesi bertajuk “Melek Hukum untuk Kader Ansor” ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman hukum sebagai landasan utama dalam pengabdian kepada agama, organisasi, masyarakat, dan negara. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kabupaten Kendal dipercaya untuk memberikan paparan langsung dalam forum tersebut.

Urgensi Kesadaran Hukum bagi Kader Ansor

Dalam dinamika organisasi saat ini, kader Ansor dituntut untuk tidak hanya memiliki militansi dalam perjuangan organisasi, tetapi juga kecakapan serta kesadaran hukum yang mumpuni. Hal ini menjadi langkah preventif agar setiap aktivitas kader tetap berada dalam koridor konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ketua LBH GP Ansor Kabupaten Kendal, Agus Sulisyono, menegaskan bahwa pemahaman hukum adalah syarat mutlak bagi kader modern di era keterbukaan informasi. Dengan memahami hukum, kader diharapkan mampu menjadi pelopor ketertiban dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat luas terkait mekanisme hukum yang berlaku.

Materi Strategis dari LBH GP Ansor

Urgensi Kesadaran Hukum bagi Kader Ansor

Didampingi oleh Sekretaris LBH GP Ansor Kabupaten Kendal, Joko Sudrajat, materi yang disampaikan mencakup topik-topik yang sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang. Fokus utama materi meliputi pengenalan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional terbaru serta hak dan kewajiban warga negara di hadapan hukum.

Selain pemahaman yuridis formal, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai etika bermedia digital yang sangat penting di era media sosial. Materi ini menekankan pentingnya menolak penyebaran hoaks dan mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah serta jalur hukum yang benar.

Para peserta diajak untuk mendiskusikan berbagai persoalan hukum yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari melalui sesi interaktif. Pendekatan ini membuat materi terasa lebih aplikatif sehingga kader muda Ansor dapat memahami konsep hukum dengan cara yang mudah dan praktis.

Antusiasme dan Harapan bagi Kader Masa Depan

Tingginya antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi diskusi berlangsung. Semangat ini menunjukkan bahwa kader muda Ansor memiliki kemauan kuat untuk menjadikan hukum sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas organisasi maupun pengabdian sosial.

LBH GP Ansor Kabupaten Kendal berharap kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader yang memiliki integritas tinggi dan menjunjung supremasi hukum. Kehadiran kader yang sadar hukum diharapkan mampu menghadirkan ketertiban, keadilan, serta kemaslahatan di tengah-tengah masyarakat.

Kader Ansor yang melek hukum diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka diharapkan mampu mengawal nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dengan pendekatan yang tetap santun, konstitusional, dan berkeadaban di mata publik.

Baca Juga

Loading...