Hendi Buka Suara Soal Isu Gabung PSI: Masih Setia di PDIP dan Fokus Bisnis
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Isu mengenai kepindahan Hendrar Prihadi, atau yang akrab disapa Hendi, ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipastikan tidak benar. Mantan Wali Kota Semarang dua periode ini secara tegas membantah spekulasi yang beredar luas di media sosial tersebut.
Hendi menegaskan bahwa hingga saat ini status keanggotaannya di PDI Perjuangan masih tetap aktif. Ia menyatakan masih mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP sebagai bukti komitmennya terhadap partai berlambang banteng tersebut.
Klarifikasi Hendi Terkait Spekulasi Politik
Klarifikasi ini muncul setelah rumor Hendi merapat ke PSI menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Spekulasi liar tersebut mencuat tak lama setelah beredarnya kabar mengenai pertemuan Hendi dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Kota Solo.
Di tengah berbagai dugaan yang bermunculan, Hendi menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk berpindah partai politik. Ia juga menyatakan ingin menjaga jarak dari polemik politik yang tidak substansial agar tidak mengganggu ketenangannya.
Keputusan Fokus Pada Dunia Usaha
Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang selama dua periode ini menegaskan bahwa perhatian utamanya saat ini berada di luar aktivitas politik. Hendi memilih untuk mencurahkan energi dan waktunya untuk menjalankan roda usaha pribadinya.
Ia meminta kepada publik dan media agar namanya tidak lagi dikaitkan dengan isu perpindahan partai maupun dinamika politik yang sedang berkembang. Hendi ingin fokus menjalani kehidupannya di luar panggung politik praktis untuk saat ini.
Saat dimintai tanggapan mengenai rumor bergabung dengan PSI, Hendi memberikan jawaban singkat dan padat melalui pesan singkat. "Mboten (tidak), saya masih ber-KTA PDIP," tulisnya dengan tegas untuk menepis kabar miring tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa berita yang menyudutkan atau mengaitkan dirinya dengan partai lain adalah tidak berdasar. "Nggih, berita itu hoax. Saya fokus usaha mawon, jangan dikaitkan politik nggih," ujar Hendi menegaskan posisinya.
Respons PSI Terhadap Dinamika Politik
Di sisi lain, isu mengenai kemungkinan bergabungnya Hendi ke PSI turut mendapat perhatian dari kalangan internal partai berlambang kepala gajah tersebut. Anggota DPRD Jawa Tengah dari PSI, Muhammad Farchan, memberikan tanggapan terkait isu yang sempat menghebohkan publik ini.
Farchan menyampaikan pandangannya seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, pada Rabu (8/7/2026). Ia menilai bahwa perpindahan kader dari satu partai ke partai lain merupakan hal yang lazim terjadi dalam dinamika politik nasional.
Menurut Farchan, keputusan seorang tokoh politik untuk berpindah partai sepenuhnya merupakan hak pribadi yang bisa diambil kapan saja. Ia melihat perpindahan ini sebagai respons alami ketika seseorang tidak lagi menemukan kecocokan di rumah lamanya.
"Di panggung politik semua bisa terjadi, kalau mereka sudah tidak nyaman di rumah yang lama, bisa saja pindah cari rumah yang baru," kata Farchan. Pernyataan tersebut seolah menegaskan bahwa secara politis, PSI terbuka terhadap siapa saja yang memiliki visi sejalan.
Kesimpulan Terhadap Isu Tersebut
Pernyataan dari kedua belah pihak, baik dari Hendi maupun perwakilan PSI, memberikan kejelasan mengenai status terkini sang mantan Wali Kota. Hendi tetap teguh pada pendiriannya untuk tetap berada di PDI Perjuangan meskipun ada spekulasi pertemuan dengan tokoh nasional.
Kini, publik diharapkan tidak lagi berspekulasi mengenai masa depan politik Hendrar Prihadi yang telah menegaskan fokusnya pada dunia usaha. Klarifikasi ini sekaligus mengakhiri perdebatan di ruang publik terkait potensi kepindahan partai tersebut.
