Gus Yasin Sambangi Tiga Pesantren di Kendal, Beri Bisyarah kepada 25 Hafiz

Table of Contents
Sehari Sambangi Tiga Pesantren di Kendal, Gus Yasin Serahkan Bisyarah kepada 25 Hafiz Al-Qur'an
Gus Yasin Sambangi Tiga Pesantren di Kendal, Beri Bisyarah kepada 25 Hafiz

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal pada hari Ahad, 28 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyerahkan tali asih atau bisyarah kepada 25 santri penghafal Al-Qur'an sebagai bentuk apresiasi nyata pemerintah provinsi.

Kegiatan ini merupakan wujud konkret komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung para penghafal kitab suci di wilayahnya. Kunjungan Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur, dilakukan secara maraton di tiga lokasi berbeda dalam waktu hanya satu hari.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin di Kecamatan Patebon. Selain itu, beliau juga menyambangi Pondok Pesantren Fatkhu Ulumil Qur'an di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring, serta Pesantren Daar Al-Qur'an di Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung.

Apresiasi untuk Penghafal Kitab Suci

Kunjungan di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin juga bertepatan dengan momen khidmat Haflah Haul dan Khotmil Qur'an. Kehadiran Wagub di acara ini memberikan motivasi tersendiri bagi para santri yang sedang berjuang menyelesaikan hafalan mereka.

Dalam sambutannya, Taj Yasin menegaskan bahwa program tali asih ini memiliki jangkauan yang inklusif dan tidak terbatas pada satu agama saja. Beliau menyampaikan bahwa apresiasi tersebut ditujukan bagi siapa saja yang menghafalkan kitab suci sesuai dengan keyakinan agamanya masing-masing.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat yang berdedikasi menjaga kemurnian kitab suci. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar para hafiz tetap semangat dalam menjaga dan mengamalkan hafalannya.

Apresiasi untuk Penghafal Kitab Suci

Taj Yasin menekankan bahwa kebijakan ini terbuka luas dan tidak membedakan latar belakang agama bagi para penerimanya. Penghormatan diberikan kepada setiap individu yang mampu menunjukkan komitmen kuat dalam menghafal kitab suci mereka.

Peran Strategis Pesantren dalam Mencetak Generasi

Selain memberikan bantuan, Gus Yasin juga memberikan apresiasi khusus kepada para pengasuh pondok pesantren di Kendal. Beliau mengakui bahwa peran para kyai dan pengasuh sangat krusial dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlakul karimah.

Pemahaman mendalam tentang Al-Qur'an dianggap sangat penting sebagai bekal kehidupan bagi masa depan para santri. Taj Yasin berharap para santri tidak hanya terpaku pada pencapaian 30 juz, namun tetap konsisten menjaga dan membaca Al-Qur'an setiap harinya.

Beliau berpesan agar semangat menghafal terus dipupuk agar semakin sering santri mampu mengkhatamkan Al-Qur'an. Konsistensi dalam menjaga hafalan menjadi kunci utama dalam memelihara keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Di hadapan para ulama dan warga yang hadir, Gus Yasin juga memohon doa restu untuk kelancaran jalannya pemerintahan di Jawa Tengah. Beliau berharap agar setiap pelayanan publik yang diberikan pemerintah selalu mendapatkan keberkahan dan kemudahan.

Kunjungan ini pun diakhiri dengan harapan bahwa semangat untuk menghafal kitab suci dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen akan terus berupaya hadir untuk mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang positif bagi kemaslahatan umat.

Baca Juga

Loading...