Ada Haji Isam Hingga Boy Thohir di IPO RANS Terbaru
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026. Perusahaan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini berkode saham RANS dan langsung menarik perhatian para investor raksasa nasional.
Pengusaha terkemuka asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsad atau Haji Isam, tampak hadir langsung untuk menekan bel pembukaan perdagangan di Gedung BEI Jakarta. Kehadiran taipan tersebut didampingi oleh jajaran direksi serta sejumlah tokoh bisnis papan atas tanah air lainnya.
Di antara jajaran tamu penting, terlihat pula Axton Salim selaku generasi ketiga pemilik Salim Group dan Garibaldi "Boy" Thohir yang memimpin Adaro. Kehadiran mereka dilengkapi dengan kedatangan Ketua Kadin Anindya Bakrie serta CEO SCTV Sutanto Hartono di lokasi acara resmi.
Dukungan Konglomerat Indonesia di IPO RANS
Raffi Ahmad mengonfirmasi secara langsung bahwa Haji Isam memiliki porsi kepemilikan saham sebesar satu persen di dalam struktur perseroan RANS. Selain berperan sebagai pemegang saham, pengusaha batubara tersebut juga diakui Raffi sebagai salah satu mentor bisnis utamanya selama ini.
Kehadiran Haji Isam dalam prosesi penekanan bel pembukaan pasar dinilai sebagai simbol dukungan nyata dari konglomerasi Indonesia terhadap industri kreatif domestik. Raffi berharap keterlibatan tokoh besar ini mampu memotivasi pelaku usaha lain untuk ikut memajukan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Kinerja Saham Perdana dan Rekor ARA RANS
Melalui aksi korporasi Penawaran Umum Perdana Saham ini, perseroan melepas sebanyak 2.525.000.000 lembar saham baru kepada masyarakat luas. Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 20,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran perdana sebesar Rp170 per lembar.
Dari proses penawaran umum perdana tersebut, RANS berhasil menghimpun dana segar dari pasar modal dengan nilai total mencapai Rp429,25 miliar. Saat perdagangan perdana dibuka, saham emiten baru ini langsung melesat ke posisi harga Rp228 per lembar saham.
Lonjakan harga saham perdana tersebut menandai kenaikan signifikan sebesar 34,12 persen dibandingkan harga awal yang ditawarkan perseroan. Kenaikan instan ini secara otomatis memicu mekanisme Auto Reject Atas pada menit-menit pertama pembukaan lantai bursa.
Visi Profesionalisme dan Kreativitas Nagita Slavina
Direktur Utama RANS Nagita Slavina menegaskan bahwa momentum penawaran umum ini merupakan bukti nyata transformasi dari model bisnis ekonomi kreator. Langkah strategis ini diharapkan mampu menunjukkan kepada publik bahwa unit usaha kreatif dapat dikelola secara transparan dan akuntabel.
Nagita mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi talenta kreatif di dalam negeri yang dinilai sangat melimpah namun membutuhkan wadah profesional. Melalui tata kelola korporasi yang baik, potensi tersebut diharapkan mampu berubah menjadi kekayaan intelektual bernilai ekonomi tinggi.
Pengembangan bisnis yang terstruktur ini ditargetkan mampu menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Pihak manajemen berharap model perjalanan bisnis RANS dapat menginspirasi kreator lain untuk mendirikan badan usaha yang kompetitif secara global.
Alokasi Strategis Dana Hasil IPO RANS
Rencana penggunaan dana hasil penawaran saham perdana akan dialokasikan mayoritas untuk mendukung pertumbuhan ekspansif jangka panjang perseroan. Sekitar 37,61 persen atau senilai Rp161,5 miliar disiapkan untuk mendanai berbagai penyelenggaraan konser musik berskala besar di masa mendatang.
Perseroan juga menganggarkan dana sebesar Rp85 miliar atau setara 19,80 persen untuk mengakuisisi kepemilikan 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Selain itu, dana sebesar Rp80 miliar atau setara 18,64 persen akan dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan wahana edukasi Cipungland.
Sektor teknologi kecerdasan buatan turut mendapatkan porsi investasi sebesar Rp35 miliar melalui kerja sama strategis bersama PT Feedloop Global Teknologi. Sisanya akan digunakan untuk melunasi kredit investasi sebesar Rp29,95 miliar serta menambah modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera senilai Rp37,8 miliar.
