Sambang Pesantren di Cilacap: RMI PWNU Jateng Perkuat Sinergi Pesantren, TPQ, dan Madin

Table of Contents
Sambang Pesantren di Cilacap, RMI PWNU Jateng Perkuat Sinergi Pesantren, TPQ, dan Madin
Sambang Pesantren di Cilacap: RMI PWNU Jateng Perkuat Sinergi Pesantren, TPQ, dan Madin

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah menggelar kegiatan Sambang Pesantren di Pondok Pesantren Nurul Islam Karangjati, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (13/6/2026). Agenda strategis ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mensinergikan program pondok pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dan madrasah diniyah (Madin) di wilayah tersebut.

Sebelum rangkaian acara resmi dimulai, para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Cilacap. Pelayanan medis yang disediakan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan dasar lainnya.

Peran Strategis Pesantren Sebagai Jantung Peradaban NU

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cilacap, KH Paiman Sahlan, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi program Sambang Pesantren tersebut. Beliau menegaskan bahwa pesantren, TPQ, dan madrasah diniyah memiliki fungsi krusial dalam mengawal tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“Pondok pesantren merupakan jantung peradaban Nahdlatul Ulama,” ujar Kiai Paiman dalam sambutan resminya di hadapan ratusan hadirin. Lebih lanjut, beliau memaparkan sejarah lahirnya Nahdlatul Ulama yang tidak terlepas dari peran aktif para pengasuh lembaga pendidikan tradisional tersebut.

Beliau menekankan pentingnya kehadiran RMI di tengah-tengah lembaga pendidikan keagamaan guna memastikan eksistensi pesantren tetap kokoh menghadapi perkembangan zaman. Upaya introspeksi internal pun dinilai mutlak dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

Menurut Kiai Paiman, pesantren harus terus mengoptimalkan perannya sebagai pusat pembelajaran agama (tafaqquh fid din) dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, lembaga ini dapat menjadi benteng moral sekaligus pusat pengembangan ilmu pengetahuan bagi warga Nahdliyin.

Peran Strategis Pesantren Sebagai Jantung Peradaban NU

Kampanye Citra Positif Melalui Saluran Media Digital

Di era digital ini, Kiai Paiman juga mengimbau seluruh elemen pesantren untuk memanfaatkan media sosial secara bijak guna membangun citra positif. Kampanye digital yang masif diharapkan mampu mengimbangi berbagai pemberitaan miring yang sering menyudutkan institusi pesantren.

Ketua RMI PCNU Cilacap, KH Ahmad Ashif Dahri, kemudian memaparkan laporan teknis mengenai pelaksanaan rangkaian kegiatan Sambang Pesantren kali ini. Beliau menjelaskan bahwa forum ini dirancang untuk memetakan potensi lokal serta menyusun jaringan kerja sama yang terintegrasi di Jawa Tengah.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai forum halaqah, mulai dari diskusi tim media pesantren hingga pertemuan musyrif-musyrifah. Selain itu, digelar pula halaqah khusus pengurus RMI tingkat kecamatan (MWCNU) dan forum silaturahmi para pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Cilacap.

Komitmen RMI PWNU Jawa Tengah Menyerap Aspirasi Daerah

Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Fadlullah Turmudzi, menegaskan bahwa kehadiran pengurus wilayah bertujuan menyerap langsung aspirasi dari tingkat akar rumput. Konsolidasi tatap muka ini diharapkan mempererat koordinasi kelembagaan antara jajaran pengurus wilayah dengan cabang di daerah.

Pasca seremonial pembukaan, seluruh delegasi langsung diarahkan untuk mengikuti sidang komisi yang membahas isu-isu strategis kepesantrenan. Beberapa topik krusial yang dibahas mencakup tata kelola kelembagaan, kurikulum madrasah diniyah, hingga optimalisasi sumber daya manusia.

Acara ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran PCNU Cilacap, perwakilan TPQ, pengelola madrasah diniyah, serta para kiai pengasuh pesantren NU. RMI PWNU Jawa Tengah berharap sinergi ini melahirkan keputusan konkret demi kemajuan peradaban umat di masa depan.

Baca Juga

Loading...