MI Takhasus Ma'arif NU Pedan Lepas 84 Siswa, Cetak Generasi Qurani

Table of Contents
MI Takhasus Ma’arif NU Pedan Lepas 84 Siswa dan Gelar Khatmil Qur’an 71 Santri
MI Takhasus Ma'arif NU Pedan Lepas 84 Siswa, Cetak Generasi Qurani

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Takhasus Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kaligawe, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, sukses besar dalam menyelenggarakan agenda akbar Haflah Akhirussanah dan Khatmil Qur’an pada hari Kamis (11/6/2026). Bertempat di Gedung Marsudi Utomo Kedungan, Klaten, perhelatan sakral akhir tahun ajaran ini berlangsung dengan penuh khidmat serta dihadiri oleh ratusan wali murid, tokoh masyarakat setempat, dan pengurus cabang NU.

Dalam kegiatan yang dikemas dengan nuansa religius tersebut, pihak madrasah secara resmi melepas sebanyak 84 siswa kelas VI angkatan ke-8 Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk melanjutkan studi mereka. Pada saat yang bersamaan, diselenggarakan pula prosesi Khatmil Qur’an bagi 71 siswa kelas V angkatan ke-9 yang telah berhasil menuntaskan seluruh target hafalan kitab suci mereka.

Capaian Prestasi Akademik dan Program Tahfidz Unggulan

Kepala MI Takhasus Ma’arif NU Pedan, Agus Setiawan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi luar biasa atas capaian istimewa para siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar. Beliau menyatakan, “Hari ini adalah hari yang membanggakan untuk kami karena anak-anak kelas 5 menyelesaikan program tahfidz juz 30 bil ghoib, dan kelas 6 lulus dengan nilai memuaskan serta lulus 100 persen.”

Program unggulan tahfidz tersebut mewajibkan seluruh santri kelas V untuk menghafalkan Juz Amma secara bil ghoib yang berarti mereka harus melafalkannya secara lancar tanpa melihat mushaf Al-Qur'an. Keberhasilan pelaksanaan program khusus ini menjadi bukti konkret komitmen madrasah dalam meletakkan dasar keagamaan serta akhlak mulia sejak anak-anak usia dini.

Di samping keberhasilan luar biasa di bidang hafalan Al-Qur'an, tingkat kelulusan siswa kelas VI pada tahun ajaran ini juga sukses menyentuh angka sempurna yakni 100 persen. Prestasi akademik yang membanggakan ini diharapkan mampu menjadi bekal kuat serta motivasi besar bagi para alumni untuk terus berprestasi di sekolah menengah.

Pesan Hangat Kepala Madrasah dan Harapan Wali Santri

Kepada para lulusan kelas VI yang telah menyelesaikan masa pendidikan dasar selama enam tahun, Agus Setiawan mengingatkan bahwa waktu tersebut tidaklah singkat bagi tumbuh kembang anak. Beliau menuturkan, “Menyaksikan tumbuh kembang kalian yang luar biasa adalah hal menakjubkan bagi kami, dan kami harus ikhlas melepas kalian agar dapat melanjutkan pendidikan serta mencapai cita-cita.”

Sementara kepada siswa kelas V yang telah menuntaskan hafalan Juz Amma, Agus berpesan agar mereka tidak menghentikan langkah belajar dan cepat berpuas diri dengan hafalan saat ini. Ia berpesan, “Untuk anak-anakku kelas 5 yang baru selesai menyelesaikan Program Tahfidz Al Qur’an jangan puas diri, tetap semangat belajar dan menghafalkan Al-Qur’an selanjutnya.”

Perwakilan wali santri, Purwanto, maju ke podium untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh jajaran guru yang telah sabar mendidik anak-anak. Ia menilai dedikasi para pendidik di madrasah ini telah sukses membentuk karakter disiplin serta kepribadian islami yang kuat pada diri para siswa.

Capaian Prestasi Akademik dan Program Tahfidz Unggulan

Ia juga mendoakan agar para lulusan tumbuh menjadi generasi unggul yang senantiasa membawa kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat luas, hingga bangsa Indonesia. Purwanto memungkasi harapannya, “Semoga mereka menjadi generasi dengan pribadi yang taat dan patuh kepada orang tua, serta menjadi orang yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.”

Prosesi Sungkeman Haru dan Kemeriahan Pentas Seni Siswa

Salah satu rangkaian acara yang berlangsung paling khidmat dan diwarnai linangan air mata haru dari para hadirin adalah prosesi sungkeman massal di tengah aula. Baik siswa kelas V yang telah mengkhatamkan Juz Amma maupun siswa kelas VI tampak bersimpuh takzim di hadapan kedua orang tua mereka masing-masing.

Momen kedekatan batin yang sakral ini menjadi wujud nyata dari nilai penghormatan dan ungkapan terima kasih yang tulus atas segala perjuangan orang tua. Banyak wali murid yang tidak mampu menahan tangis bahagia saat merangkul erat putra-putri mereka seraya membisikkan doa restu untuk masa depan.

Selain dipenuhi dengan momen emosional yang menyentuh hati, perayaan Haflah Akhirussanah dan Khatmil Qur’an ini juga disemarakkan oleh berbagai unjuk kreativitas seni dari siswa. Panggung utama tampak semarak saat beberapa perwakilan siswa membawakan pidato tiga bahasa yang dilafalkan secara lancar dan penuh percaya diri.

Para tamu undangan yang hadir juga dibuat terpukau oleh atraksi seni bela diri Pencak Silat Pagar Nusa yang ditampilkan secara dinamis oleh pesilat muda madrasah. Kombinasi jurus fisik yang rapi dan bertenaga khas organisasi Nahdlatul Ulama ini langsung disambut tepuk tangan riuh dari ratusan penonton.

Komitmen MI Takhasus Ma'arif NU Pedan Mencetak Generasi Unggul

Suksesnya penyelenggaraan acara tahunan ini semakin memperkokoh posisi MI Takhasus Ma’arif NU Kaligawe Pedan sebagai salah satu madrasah percontohan di Kabupaten Klaten. Pihak madrasah berjanji untuk terus berinovasi dalam mengintegrasikan kurikulum pendidikan nasional dengan muatan lokal kepesantrenan yang berkualitas tinggi.

Sinergi yang harmonis antara pihak sekolah, komite wali murid, serta Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Klaten menjadi kunci utama dari keberhasilan seluruh program kerja. Kolaborasi lintas sektor ini diyakini akan terus mampu melahirkan generasi muda Nahdliyin yang cerdas secara akademik sekaligus kokoh secara spiritual.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian prosesi wisuda ini, pintu perjuangan baru kini resmi terbuka bagi 84 lulusan angkatan ke-8 di tingkat sekolah menengah. Harapan besar disematkan agar seluruh alumni tetap memegang teguh nilai kesopanan, kedisiplinan, dan ketakwaan yang telah tertanam erat selama di madrasah.

Baca Juga

Loading...