Inter Milan Siap Alihkan Dana Palestra Demi Rekrut Nico Paz
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Rencana pergerakan transfer Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini mengalami perubahan arah yang sangat dramatis menyusul kegagalan mereka dalam mengamankan tanda tangan bek kanan berbakat asal Italia, Marco Palestra. Manajemen klub berjuluk Nerazzurri tersebut kini dilaporkan siap mengambil langkah taktis dengan mengalihkan seluruh sisa dana anggaran belanja mereka untuk memboyong gelandang serang masa depan milik Real Madrid, Nico Paz.
Sebelumnya, manajemen Inter Milan sangat optimistis bisa mendaratkan Palestra yang baru saja menyelesaikan masa peminjamannya yang sangat impresif bersama Cagliari sepanjang musim kompetisi 2025-26. Namun, harapan besar juara bertahan Serie A tersebut terpaksa kandas setelah sang pemain muda memutuskan untuk menerima pinangan menggiurkan dari raksasa Liga Utama Inggris, Chelsea.
Pemain muda berbakat tersebut dilaporkan telah menyetujui kesepakatan transfer fantastis senilai €60 juta menuju Stamford Bridge dengan durasi kontrak kerja berjangka panjang antara lima hingga enam tahun. Di klub barunya nanti, Palestra akan menerima paket gaji bersih yang nilainya ditaksir mencapai dua kali lipat dari apa yang sanggup ditawarkan oleh Inter Milan.
Strategi Rekonstruksi Finansial Oaktree dan Dampak Penjualan Denzel Dumfries
Grup kepemilikan Inter Milan, Oaktree Capital Management, pada awalnya telah menyisihkan dana segar sebesar €50 juta yang dialokasikan khusus demi memuluskan kedatangan Palestra ke Giuseppe Meazza. Kebijakan finansial yang ketat dari pemilik baru ini menetapkan bahwa setiap tambahan rekrutmen pemain baru di luar anggaran tersebut harus didanai secara mandiri melalui penjualan pemain yang ada saat ini.
Pada saat yang hampir bersamaan, bek sayap andalan mereka asal Belanda, Denzel Dumfries, dipastikan akan segera berseragam Real Madrid setelah klub raksasa Spanyol tersebut mengaktifkan klausul rilisnya awal bulan ini. Kepindahan Dumfries ke Santiago Bernabeu tersebut akan menghasilkan keuntungan finansial tambahan bagi kas internal Nerazzurri dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €20 juta.
Dengan batalnya transfer Palestra ke Milan serta masuknya dana segar dari penjualan Dumfries, Inter kini memiliki anggaran belanja yang sangat longgar sebesar €70 juta sebelum melakukan penjualan pemain lainnya. Surat kabar olahraga terkemuka Italia, Corriere dello Sport, melaporkan bahwa dana melimpah inilah yang kini diproyeksikan sepenuhnya oleh direksi klub untuk mendatangkan Nico Paz.
Klausul Rumit Real Madrid dan Kegemilangan Nico Paz di Serie A
Nico Paz sendiri bukanlah sosok yang asing bagi publik sepak bola Italia karena ia telah menghabiskan waktu selama dua musim terakhir bermain dengan status pinjaman di Serie A bersama Como. Performa gemilangnya di atas lapangan hijau bahkan berhasil membawanya memenangkan penghargaan bergengsi sebagai Pemain Terbaik U23 Serie A untuk musim kompetisi 2025-26.
Meskipun saat ini ia bermain untuk Como, Real Madrid memiliki hak eksklusif berupa klausul pembelian kembali (buy-back option) dengan nilai yang sangat murah, yaitu berkisar antara €10 juta hingga €11 juta saja pada musim panas ini. Manajemen Los Blancos dilaporkan berencana untuk segera mengaktifkan klausul murah tersebut, kemudian langsung menjual kembali sang pemain dengan harga pasar komersial yang diperkirakan menembus angka €60 juta.
Persaingan Sengit di Bursa Transfer Antara Inter Milan dan Como
Kondisi ini memicu terjadinya persaingan sengit dan negosiasi yang rumit antara Inter Milan dan Como yang sama-sama berambisi kuat untuk mengamankan jasa pemain tim nasional Argentina tersebut. Direktur Olahraga Como, Carlalberto Ludi, dikabarkan telah mendarat di ibu kota Spanyol untuk melakukan pertemuan intensif dengan para petinggi Real Madrid guna membahas masa depan sang pemain.
Pihak Como menaruh harapan besar agar mereka dapat meyakinkan manajemen Real Madrid untuk membiarkan Paz bertahan di Stadion Sinigaglia setidaknya untuk satu musim kompetisi lagi. Dalam rencana kerja sama tersebut, Como membujuk Real Madrid agar baru mengaktifkan klausul pembelian kembali mereka pada bursa transfer musim panas tahun depan.
Skenario penundaan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi Real Madrid karena nilai pasar komersial Paz diprediksi akan melonjak jauh melampaui angka €60 juta yang ada saat ini. Terlebih lagi, pemain muda berbakat tersebut akan mendapatkan pengalaman berharga bermain di kompetisi elit Liga Champions Eropa di bawah arahan taktis pelatih legendaris Cesc Fabregas.
Langkah Diplomasi Lautaro Martinez dan Konsekuensi bagi Target Lain
Di kubu berseberangan, Inter Milan mengharapkan skenario yang sepenuhnya bertolak belakang dengan meminta Real Madrid segera mengaktifkan klausul pembelian mereka pada musim panas ini juga. Manajemen Nerazzurri sangat menginginkan agar raksasa Spanyol tersebut bersedia langsung melakukan negosiasi penjualan permanen Nico Paz ke Giuseppe Meazza tanpa penundaan lebih lama.
Guna memuluskan langkah transfer prestisius ini, kapten sekaligus striker andalan Inter Milan, Lautaro Martinez, diharapkan dapat menjalankan peran diplomasi penting untuk membujuk juniornya tersebut. Momentum kebersamaan mereka di dalam kamp pelatihan tim nasional Argentina menjelang turnamen akbar Piala Dunia 2026 diyakini akan dimanfaatkan secara optimal oleh Lautaro untuk merayu Paz.
Kendati demikian, laporan dari Corriere dello Sport memberikan peringatan keras bahwa keberhasilan mendatangkan gelandang serang berbakat asal Argentina ini akan membawa konsekuensi besar bagi rencana transfer lainnya. Jika kesepakatan transfer dengan Nico Paz berhasil dicapai, maka Inter Milan dipastikan akan langsung mencoret nama gelandang andalan Liverpool, Curtis Jones, dari daftar belanja utama mereka.