Dimas Baam Kini Banting Setir Jadi Penjual Donat Susu Turin

Table of Contents
Dimas Baam Kini Banting Setir Jadi Penjual Donat
Dimas Baam Kini Banting Setir Jadi Penjual Donat Susu Turin

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Dimas Ahmad, pemuda yang sempat viral karena kemiripan wajahnya dengan presenter ternama Raffi Ahmad, kini dikabarkan tengah banting setir ke dunia kuliner dengan berjualan donat. Pria yang akrab disapa Dimas Baam ini memutuskan untuk mengurangi aktivitasnya di panggung hiburan demi memfokuskan waktu serta energinya untuk merintis usaha mandiri bersama kekasihnya, Nia.

Usaha kuliner yang diberi nama Donat Turin tersebut memfokuskan penjualan pada produk donat susu lembut dengan berbagai varian rasa menarik bagi masyarakat. Saat ditemui oleh awak media di kawasan Trans TV pada hari Selasa (23/6), Dimas menjelaskan bahwa ia kini menghabiskan sebagian besar waktu produktifnya setiap hari untuk mengelola operasional bisnis tersebut secara konsisten.

Dari Panggung Hiburan Menuju Dapur Kuliner

Meskipun statusnya adalah seorang figur publik yang dikenal luas oleh pemirsa televisi, ia tidak ragu untuk terjun langsung ke dapur dalam proses produksi pembuatan donat susu tersebut. Dimas mengaku bertanggung jawab secara langsung pada tahap pemberian pugasan atau topping guna memastikan setiap produk yang dikirim ke pelanggan memiliki kualitas visual dan rasa yang terbaik.

"Sekarang lagi sibuk nopping sih kita tuh ya, hari-hari nopping karena kebetulan kita punya usaha donat," ujar Dimas dengan nada antusias saat menceritakan rutinitas barunya di luar industri kreatif. Ia menambahkan bahwa produk kuliner andalannya ini memiliki tekstur yang sangat empuk serta cita rasa susu yang khas sehingga sangat layak untuk bersaing di pasar kuliner lokal.

Nama Donat Turin sendiri sengaja dipilih untuk memberikan identitas yang unik dan mudah diingat oleh para pencinta jajanan manis di tanah air. Melalui strategi promosi yang konsisten di media sosial, Dimas optimis bisnis kulinernya ini dapat tumbuh berkelanjutan serta diterima dengan hangat oleh target pasar yang dituju.

Strategi Harga Terjangkau dan Varian Topping

Dalam menentukan harga jual produknya, pasangan kekasih ini sepakat untuk mematok harga yang sangat bersahabat agar dapat dijangkau oleh seluruh lapisan ekonomi masyarakat. Varian rasa yang ditawarkan dijual dengan rentang harga mulai dari Rp6.000, Rp7.000, Rp8.000, hingga maksimal Rp10.000 per biji tergantung tingkat kesulitan pembuatan topping pilihan konsumen.

Pilihan harga murah meriah ini sengaja diterapkan agar produk kuliner buatan mereka dapat dinikmati oleh anak-anak sekolah hingga pekerja kantoran dengan mudah. Keputusan bisnis tersebut terbukti sangat efektif untuk menarik minat pembeli dari berbagai latar belakang sosial yang penasaran dengan kelezatan Donat Turin.

Dari Panggung Hiburan Menuju Dapur Kuliner

Bagi para pelanggan yang ingin memesan, Donat Turin menawarkan berbagai pilihan rasa kekinian yang bervariasi mulai dari cokelat premium yang lumer hingga ekstrak buah segar bertekstur lembut. Setiap variasi rasa diproduksi secara higienis menggunakan bahan baku pilihan berkualitas tinggi demi menjaga kepuasan jangka panjang para pelanggan setia mereka.

Kolaborasi Bisnis Bersama Sang Kekasih

Di balik kesuksesan operasional harian bisnis kuliner ini, kehadiran sang kekasih yang bernama Nia memiliki peran yang sangat krusial dalam manajemen logistik usaha. Nia senantiasa membantu mengelola aspek administratif serta strategi pemasaran digital agar seluruh pesanan pelanggan dapat terdata dengan rapi tanpa ada kekeliruan.

Kendati kini terlihat sangat kompak mengelola usaha kuliner bersama, Nia mengungkapkan fakta menarik bahwa bisnis donat susu ini pada mulanya bukanlah proyek kolaborasi sejak awal. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru ikut terlibat secara aktif setelah melihat perkembangan volume penjualan yang cukup pesat dan membutuhkan bantuan manajemen tambahan.

"Kebetulan ini awalnya tuh bukan usaha bareng, tapi ke sini aku bantulah, jadi ikut terlibat," tutur Nia menjelaskan awal mula kontribusinya dalam operasional harian Donat Turin. Kehadiran Nia di sisi Dimas tidak hanya mempererat hubungan asmara mereka tetapi juga menjadi pilar pendukung utama dalam menghadapi dinamika dunia wirausaha yang penuh tantangan.

Sistem Pre-Order untuk Menjaga Kualitas Produk

Seiring dengan meningkatnya popularitas usaha mereka di kalangan warganet, keterbatasan tenaga kerja produksi menjadi salah satu hambatan utama yang harus mereka hadapi setiap hari. Tingginya antusiasme dari para pembeli baru membuat tim produksi sering kali kewalahan jika harus melayani pembelian secara langsung tanpa persiapan matang.

Guna mengatasi kendala operasional tersebut, pasangan wirausahawan muda ini akhirnya memutuskan untuk menerapkan sistem pemesanan khusus berupa pre-order (PO). Langkah strategis ini diambil agar kualitas adonan donat susu tetap konsisten dan proses pengiriman produk ke tangan konsumen dapat dijadwalkan dengan lebih presisi.

"Untuk sekarang sistemnya pre-order, karena ya masih keteteran bikinnya kalau dadakan," pungkas Nia secara terbuka mengenai kendala dapur produksi yang mereka alami saat ini. Sistem pemesanan terencana ini terbukti mampu meminimalkan risiko kerugian akibat bahan baku terbuang sekaligus menjaga loyalitas pelanggan yang menginginkan produk segar.

Langkah berani Dimas Baam meninggalkan zona nyaman di industri hiburan demi berbisnis donat membuktikan komitmen kuatnya untuk mandiri secara finansial di luar panggung keartisan. Dengan kerja keras dan manajemen yang tertata bersama pasangannya, usaha Donat Turin berpotensi tumbuh menjadi salah satu merek waralaba kuliner lokal yang sukses di masa depan.

Baca Juga

Loading...