Della Rahmawati Peneliti SGU Masuk Daftar Bergengsi Asian Scientist 100
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Della Rahmawati, SSi MSi PhD, seorang akademisi dari Swiss German University (SGU), baru saja mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Namanya secara resmi tercatat dalam daftar elit Asian Scientist 100 yang mengakui dedikasi serta kontribusi para ilmuwan terbaik di Asia.
Pengakuan Internasional bagi Peneliti SGU
Penghargaan bergengsi yang diterbitkan oleh Asian Scientist Magazine ini diberikan kepada individu dengan rekam jejak signifikan dalam bidang sains dan inovasi. Apresiasi ini menyoroti kepemimpinan akademik serta terobosan industri yang selama ini dijalankan oleh Della, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Prestasi ini menjadi pelengkap deretan penghargaan bergengsi yang telah diraih oleh Kepala Program Studi S1 Food Technology, Faculty of Life Sciences and Technology SGU tersebut. Pada tahun 2024, ia juga dianugerahi L’Oréal-UNESCO For Women in Science Award berkat dedikasinya meneliti solusi nutrisi berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dan anak-anak.
Fokus Riset Pangan Lokal Bernutrisi
Della telah memulai konsistensi penelitiannya terhadap potensi pangan lokal sejak tahun 2014. Fokus utamanya adalah menciptakan produk bernutrisi tinggi yang dapat diakses dengan mudah dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu inovasi menarik yang berhasil dikembangkan adalah furikake berbahan kelakai, sejenis tanaman paku khas dari Palangkaraya. Produk taburan makanan ini dirancang dengan standar kualitas tinggi untuk menjawab tantangan gizi dan ketahanan pangan di masyarakat.
Selain pemanfaatan tanaman paku, Della juga berfokus pada pengembangan tempe non-kedelai dengan memanfaatkan berbagai jenis kacang-kacangan lokal. Inovasi ini merupakan bagian dari usahanya mencari alternatif pangan sehat yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Eksplorasi Langsung ke Habitat Asli
Guna mendalami karakteristik tanaman, Della tidak ragu melakukan penjelajahan langsung ke berbagai wilayah terpencil di Indonesia. Ia bahkan menelusuri kawasan hutan gambut untuk mendapatkan data akurat mengenai potensi sumber daya alam yang melimpah.
Pengalaman turun ke lapangan tersebut memberikan perspektif mendalam bagi Della mengenai kekayaan hayati Indonesia. Ia meyakini bahwa pemahaman langsung di habitat asli adalah kunci untuk memetakan potensi pangan lokal agar bisa diolah menjadi produk bernilai tambah.
Dampak Inovasi bagi Kesehatan Masyarakat
Penelitian Della kini telah berkembang lebih luas hingga merambah ke bidang metabolomik untuk memahami profil nutrisi secara mendalam. Selain itu, ia juga tengah mematangkan pengembangan produk pangan berbasis sayuran lokal bersama tim riset SGU.
Produk inovasi seperti furikake kelakai kini telah memiliki legalitas lengkap berupa izin edar resmi. Sertifikasi halal pun telah dikantongi berkat kolaborasi erat dengan teaching factory PT Tumbuh Sukses Nastari (TSN).
Bagi Della, publikasi ilmiah bukanlah tujuan akhir dari setiap riset yang ia lakukan di laboratorium. Ia menekankan pentingnya menciptakan solusi konkret bagi masalah kesehatan, terutama terkait isu gizi ibu dan anak di Indonesia.
Rektor SGU, Assoc Prof Dr Dipl.-Ing Samuel P Kusumocahyo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian membanggakan tersebut. Pihak universitas menilai bahwa hasil riset Della memberikan dampak nyata dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat luas melalui pendekatan sains yang solutif.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapakah Della Rahmawati?
Della Rahmawati, SSi MSi PhD, adalah Kepala Program Studi S1 Food Technology di Faculty of Life Sciences and Technology, Swiss German University (SGU), yang dikenal sebagai peneliti berprestasi di bidang pangan lokal.
Apa prestasi internasional yang baru saja diraih oleh Della Rahmawati?
Della Rahmawati berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi Asian Scientist 100, sebuah apresiasi dari Asian Scientist Magazine bagi ilmuwan terbaik di Asia yang memiliki kontribusi besar dalam sains dan inovasi.
Apa saja fokus penelitian utama Della Rahmawati?
Fokus penelitiannya meliputi potensi pangan lokal bernutrisi tinggi, seperti pengembangan furikake berbahan kelakai (tanaman paku khas Palangkaraya) dan tempe non-kedelai berbasis kacang-kacangan lokal.
Apa tujuan utama dari penelitian yang dilakukan Della Rahmawati?
Tujuan utamanya adalah menciptakan solusi konkret bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan nutrisi ibu dan anak di Indonesia melalui produk pangan yang sehat dan terjangkau.
