Bisa Kena Denda Rp51 Juta, Ini Alasan Kota Cinque Terre Larang Wisatawan Pakai Sandal
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pemerintah daerah bersama pihak pengelola Taman Nasional Cinque Terre di Italia secara resmi menerapkan aturan ketat mengenai pelarangan penggunaan sandal jepit bagi semua turis yang datang berkunjung. Bagi para pelanggar aturan keselamatan ini, bersiaplah karena Anda bisa kena denda Rp51 juta atau setara dengan 2.500 Euro jika kedapatan nekat menggunakan alas kaki tidak standar tersebut.
Cinque Terre sendiri merupakan salah satu destinasi wisata pesisir paling populer di Italia yang terkenal dengan panorama laut biru yang indah serta deretan desa warna-warni di atas tebing pantai. Untuk dapat menikmati keindahan tersebut secara menyeluruh, para wisatawan diwajibkan melakukan pendakian atau trekking menyusuri tebing yang menghubungkan satu desa dengan desa lainnya.
Alasan Utama Larangan Penggunaan Sandal Jepit
Otoritas Taman Nasional Cinque Terre memberlakukan larangan penggunaan sandal jepit, sandal bertali terbuka, serta berbagai jenis alas kaki tipis sejenis demi meminimalkan risiko kecelakaan fatal. Keputusan ini diambil setelah banyaknya kasus wisatawan yang mengalami cedera serius akibat terpeleset saat mendaki jalur berbatu yang sangat terjal.
Kebijakan keselamatan yang telah diperkenalkan sejak tahun 2019 ini menjadi langkah konkret pemerintah setempat untuk menekan biaya evakuasi darurat yang sering kali melibatkan helikopter penyelamat. Banyak turis asing sebelumnya salah mengira bahwa jalur perbukitan di kawasan pantai ini merupakan jalan santai yang aman dilalui dengan alas kaki kasual.
Direktur Taman Nasional Cinque Terre, Patrizio Scarpellini, menjelaskan secara detail bahwa sejumlah jalur trekking di wilayah ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Beliau menegaskan karakteristik rute setapak di Cinque Terre sebenarnya hampir menyerupai jalur pendakian pegunungan Alpen yang berbatu dan licin.
Sanksi Denda Administratif yang Sangat Tinggi
Bagi para pelancong yang mengabaikan aturan keselamatan ini dan tetap nekat memakai sandal terbuka, pihak berwenang tidak segan-segan menjatuhkan denda administratif yang sangat besar. Besaran denda yang diterapkan berkisar antara 50 Euro hingga batas maksimal mencapai 2.500 Euro atau setara dengan Rp51 juta rupiah.
Petugas kepolisian hutan setempat bersama relawan diposisikan secara berkala di gerbang masuk jalur trekking untuk menyaring setiap pengunjung yang melintas. Proses pemeriksaan ini dilakukan demi kebaikan para pelancong sendiri agar terhindar dari bahaya cedera patah tulang di tengah rute terisolasi.
Sanksi denda yang fantastis ini sengaja dipublikasikan secara luas guna memberikan efek jera serta membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan berkendara kaki. Pihak pengelola taman nasional juga mengingatkan bahwa keselamatan jiwa para pelancong adalah prioritas utama yang sama sekali tidak dapat ditawar.
Tantangan Jalur Trekking di Cinque Terre
Jalur lintas alam yang membentang di Cinque Terre memiliki tantangan geografis yang cukup ekstrem berupa jalan setapak sempit di tepi jurang yang curam. Kontur tanah di kawasan pesisir ini juga sangat dipengaruhi oleh cuaca, di mana kondisi tanah dapat berubah menjadi sangat licin saat kelembapan udara meningkat.
Banyaknya batuan lepas dan kerikil tajam di sepanjang rute pendakian berpotensi merusak sol sandal jepit biasa dan menyebabkan pengguna kehilangan keseimbangan. Tanpa perlindungan optimal dari sepatu gunung yang kokoh, pergelangan kaki pelancong sangat rentan mengalami keseleo atau bahkan luka robek yang serius.
Panduan Persiapan Wisata Aman di Pesisir Italia
Bagi Anda yang berencana mengunjungi Cinque Terre dalam waktu dekat, sangat dianjurkan untuk mempersiapkan sepatu trekking berkualitas dengan sol karet yang tebal. Mempersiapkan perlengkapan pendakian yang sesuai standar akan memastikan liburan Anda berjalan lancar tanpa hambatan cedera maupun masalah hukum.
Selain memperhatikan masalah alas kaki, para wisatawan juga sangat diimbau untuk selalu membawa pasokan air minum yang cukup selama perjalanan. Teriknya sinar matahari di pesisir pantai Italia dapat dengan cepat menguras cairan tubuh pelancong yang sedang berjalan kaki menyusuri tebing.
Barang bawaan penting lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah tabir surya ber-SPF tinggi, topi pelindung kepala, serta kacamata hitam guna menghalau radiasi sinar ultraviolet. Beberapa rute trekking tidak memiliki pepohonan pelindung sehingga wisatawan akan langsung terpapar cuaca panas ekstrem selama berjam-jam.
Terakhir, pastikan Anda juga membawa perbekalan makanan ringan yang cukup seperti cokelat atau biskuit sebagai sumber energi tambahan di tengah jalan. Hal ini penting disiapkan mengingat sepanjang jalur tebing Cinque Terre tidak tersedia fasilitas warung makan atau toko kelontong bagi pengunjung.
