Bagaimana Peran Cody Gakpo di Liverpool Musim 2026-27?
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Liverpool Football Club tengah mempersiapkan strategi matang untuk menghadapi kompetisi musim 2026-27 dengan memfokuskan perhatian pada lini serang mereka. Pertanyaan besar kini mengemuka mengenai bagaimana Cody Gakpo akan berintegrasi ke dalam skema taktis manajer Andoni Iraola pada musim mendatang.
Pada musim 2024-25 di bawah asuhan Arne Slot, pemain internasional Belanda ini tampil luar biasa dengan mencetak 18 gol dan memberikan tujuh assist dari 49 pertandingan. Kontribusi signifikan tersebut sukses membawa The Reds meraih gelar juara Liga Inggris dan mengamankan posisi tawar sang pemain di level tertinggi.
Performanya yang impresif membuat manajemen Liverpool menyodorkan kontrak jangka panjang baru pada musim panas 2025. Laporan internal menyebutkan bahwa penyerang berusia 27 tahun tersebut sangat bahagia berkomitmen di Anfield untuk waktu yang lama.
Namun, grafik performa Gakpo mengalami penurunan yang cukup signifikan pada kampanye kompetisi musim 2025-26 lalu. Meskipun bermain dalam tiga pertandingan lebih banyak, ia hanya mampu membukukan sembilan gol dan enam assist di seluruh kompetisi.
Penurunan produktivitas gol ini terjadi di tengah performa kolektif skuad Liverpool yang memang sedang mengalami masa-masa sulit. Kendati demikian, mantan bintang PSV Eindhoven ini menyadari sepenuhnya bahwa ia harus segera meningkatkan kontribusinya di lapangan.
Taktik Sektor Kiri dan Kerja Sama dengan Milos Kerkez
Secara taktis, Gakpo lebih memilih untuk beroperasi dari sektor sayap kiri guna menusuk ke area pertahanan lawan. Namun, jalannya musim 2025-26 menunjukkan bahwa kemitraannya dengan bek kiri Milos Kerkez masih membutuhkan banyak pembenahan.
Kedua pemain dinilai belum maksimal dalam memanfaatkan overlap atau pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh Kerkez. Koordinasi taktis di koridor kiri ini menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan oleh staf pelatih.
Kabar baiknya, pengertian taktis di antara keduanya dilaporkan terus membaik seiring berjalannya waktu pada akhir musim lalu. Terlebih lagi, Kerkez kini bereuni dengan mantan manajernya di Bournemouth, Andoni Iraola, yang diharapkan mampu mempercepat adaptasinya.
Perkembangan Kerkez di bawah asuhan Iraola diyakini akan memberikan dampak instan bagi kebebasan bergerak Gakpo di lapangan. Kolaborasi taktis yang matang di sisi kiri diprediksi menjadi kunci utama pembongkaran pertahanan rapat tim-tim lawan.
Rekor Sejarah dan Fleksibilitas Posisi di Lini Depan
Rekor Sejarah dan Fleksibilitas Posisi di Lini Depan
Sejauh ini, Gakpo telah mengoleksi total 50 gol dari 180 penampilan kompetitif bersama raksasa Merseyside tersebut. Pencapaian ini membuatnya menjadi pemain Belanda kedua setelah Dirk Kuyt yang berhasil mencapai tonggak sejarah 50 gol untuk Liverpool.
Fleksibilitas posisinya menjadi aset berharga karena ia selalu menjadi pilihan utama di lini serang ketika berada dalam kondisi bugar. Manajemen klub tetap memandang pemain serbabisa ini sebagai penyerang teruji yang mampu menjalankan berbagai peran taktis.
Kebutuhan akan fleksibilitas Gakpo semakin mendesak menyusul cedera parah yang menimpa penyerang muda Hugo Ekitike. Pemain Prancis tersebut divonis menderita robek ligamen Achilles dan diprediksi harus absen hingga awal tahun 2027 mendatang.
Absennya Ekitike memaksa Andoni Iraola untuk merotasi skuad dan memaksimalkan opsi penyerang tengah yang tersedia. Gakpo, yang fasih bermain sebagai penyerang tengah maupun false nine, kini menjadi solusi paling logis bagi tim medis dan kepelatihan.
Eksperimen taktis selama sesi latihan pramusim menunjukkan bahwa memosisikan Gakpo di area sentral mampu menarik perhatian bek tengah lawan. Hal ini membuka ruang bagi penyerang sayap lain untuk menusuk langsung ke dalam kotak penalti.
Prospek dan Integrasi Taktis Musim 2026-27
Memasuki musim kompetisi 2026-27, peran Gakpo diprediksi akan bertransisi menjadi lebih sentral akibat dinamika cedera skuad. Integrasi ini akan sangat bergantung pada bagaimana Iraola merancang sistem transisi cepat dari lini tengah ke lini serang.
Publik Anfield kini menanti apakah sang penyerang mampu mereplikasi ketajamannya seperti pada era kepelatihan Arne Slot dahulu. Dengan persiapan pramusim yang matang, Gakpo memiliki segala modal untuk kembali menjadi pahlawan di lini depan Liverpool.